Breaking News:

Penanganan Covid

Pasien Positif Covid-19 Tanpa Gejala, Simak Prosedur Isolasi Mandirinya, Harus Diskusi dengan Dokter

Simak prosedur isolasi mandiri bagi pasien positif Covid-19. Diskusikan dengan dokter!

Tribunnews/Lita Febriani
Kegiatan Pasien OTG saat menjalani isolasi di Wisma Atlet Kemayoran, Jakarta Pusat. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Berikut ini pembahasan mengenai prosedur isolasi mandiri yang harus dilakukan pasien positif Covid-19 tanpa gejala.

Sebagian pasien Covid-19 menunjukkan adanya gejala, tetapi beberapa lainnya tidak mengalami gejala apapun.

Hal tersebut dikenal sebagai OTG atau orang tanpa gejala.

Pasien Covid-19 tanpa gejala atau OTG diarahkan untuk melakukan isolasi mandiri.

Lantas, seperti apa prosedur isolasi mandiri yang harus dilakukan?

Dokter spesialis paru RSUD Dr. Moewardi, dr Artrien Adhiputri, mengatakan, sebelum menentukan apakah harus isolasi mandiri atau dirawat di rumah sakit, sebaiknya konsultasi dulu ke dokter.

"Setelah swab dan hasilnya positif namun tanpa gelaja, sebaiknya konsultasi ke dokter, apakah harus isolasi mandiri atau bagaimana."

"Dalam artian disini isolasi mandiri tidak boleh seenaknya, intinya harus lapor dulu, diskusi ke dokter. Kalau dokter bilang jangan isolasi mandiri dan harus dirawat ya harus nurut," ujarnya dalam live streaming di Instagram @rsud.moewardi, Selasa (16/2/2021).

Baca juga: Ashanty, Aurel, Azriel dan Arsy Positif Covid-19, Simak 6 Faktanya: Kini Jalani Isolasi Mandiri

Baca juga: Tangis Cinta Kuya Ceritakan Detik-detik Seluruh Keluarganya Positif Covid : Sakit Hati Banget

Selain itu, jika keadaan di rumah sakit penuh atau tidak memungkinkan untuk melakukan isolasi, kemungkinan dokter akan memperbolehkan pasien isolasi mandiri di rumah, dengan catatan harus tetap lapor kondisi kesehatan pasien setiap harinya.

"Ingat, tetap diskusikan terlebih dahulu ke dokter, karena setiap pasien memiliki kondisi yang berbeda-beda, jangan membandingkan kondisi diri sendiri dengan pasien lainnya," jelas Artrien.

Pekerja migran Indonesia (PMI) dan warga negara Indonesia (WNI) yang baru tiba akan melakukan karantina di Wisma Atlet C2 Pademangan Jakarta, Sabtu (26/9/2020). Sebagai langkah mengantisipasi flat isolasi mandiri di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat mengalami kehabisan tempat OTG, Satuan Tugas Gabungan Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 mempersiapkan satu tower Wisma Atlet Pademangan yang terdiri dari 18 lantai dan mampu menampung sekitar 1. 500 pasien. TRIBUNNEWS/HERUDIN
Pekerja migran Indonesia (PMI) dan warga negara Indonesia (WNI) yang baru tiba akan melakukan karantina di Wisma Atlet C2 Pademangan Jakarta, Sabtu (26/9/2020). Sebagai langkah mengantisipasi flat isolasi mandiri di Wisma Atlet, Kemayoran, Jakarta Pusat mengalami kehabisan tempat OTG, Satuan Tugas Gabungan Rumah Sakit Darurat (RSD) Covid-19 mempersiapkan satu tower Wisma Atlet Pademangan yang terdiri dari 18 lantai dan mampu menampung sekitar 1. 500 pasien. (TRIBUNNEWS/HERUDIN)
Halaman
1234
Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved