Plastik Hitam 'Ciri Khas' Pembunuhan Berantai Bogor, Modus Serupa Jebak Siswi SMA & Janda Muda
Kasus pembunuhan itu diketahui berdasarkan penemuan mayat perempuan berinisial DS (18) dan EL (23) di dua lokasi yang berbeda.
Editor: Salma Fenty Irlanda
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Polisi berhasil menangkap MRI (21) pria di balik pembunuhan berantai di Bogor.
Modus pembunuhan MRI terungkap setelah ditilik adanya kesamaan dalam pembunuhan mayat wanita dalam plastik dan juga mayat janda yang ditemukan di Gunung Geulis.
Plastik hitam berukuran besar jadi 'ciri khas' pembunuhan berantai yang dilakukan pelaku.
Dua kasus pembunuhan di Kota Bogor dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat, terjadi dalam waktu yang berdekatan.
Kasus pembunuhan itu diketahui berdasarkan penemuan mayat perempuan berinisial DS (18) dan EL (23) di dua lokasi yang berbeda.
Jasad korban DS ditemukan di depan toko bangunan di Jalan Raya Cilebut, Kecamatan Tanah Sareal, Kota Bogor, pada 25 Februari 2021.
Korban DS ditemukan dengan kondisi kedua kaki terikat dan dimasukkan ke dalam kantong plastik sampah berukuran besar berwarna hitam.
Sementara itu, jasad korban EL ditemukan di area kebun kosong di Gunung Geulis, Kampung Cidadap, Desa Pasir Angin, Kecamatan Megamendung, Kabupaten Bogor, pada Rabu (10/3/2021) pagi.
Baca juga: Keterkaitan Tewasnya Siswi SMA dalam Plastik & Janda di Gunung Geulis, Ternyata Pembunuhan Berantai
Baca juga: Sebelum Ditemukan Tewas Dibungkus Plastik di Depan Toko Material, Diska Sempat Bikin Panik Keluarga
Kedua korban ternyata dibunuh oleh orang yang sama, yakni tersangka berinisial MRI (21).
MRI ditangkap di wilayah Depok, Jawa Barat, pada Rabu malam.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/pembunuhan-berantai-di-bogor.jpg)