Breaking News:

Tak Ingin Ada Libur Panjang, Menteri Kesehatan Budi Gunadi: 'Terbukti Tingkatkan Kasus Covid-19'

Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengatakan bahwa dirinya tak ingin ada liburan panjang.

Editor: Irsan Yamananda
ANTARAFOTO/Rivan Awal Lingga
Menkes Budi Gunadi Sadikin saat rapat kerja bersama Komisi IX DPR di Parlemen, Senayan, (13/1/2021) 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Menteri Kesehatan Budi Gunadi mengatakan bahwa dirinya tak ingin ada liburan panjang.

Ia beralasan, libur panjang terbukti meningkatkan kasus Covid-19.

Berikut pengakuan selengkapnya.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin tak ingin ada liburan panjang selama pandemi Covid-19.

Sebab, berdasar pengalaman, libur panjang berakibat pada peningkatan kasus virus corona.

"Jangan sampai ada liburan panjang yang selalu terbukti secara empiris meningkatkan 30 sampai 50 persen, bahkan ada beberapa saat sampai 100 persen itu kita hindari," kata Budi dalam konferensi pers yang ditayangkan YouTube Sekretariat Presiden, Senin (5/4/2021).

 Komandan Brimob Meriang Lalu Meninggal 5 Hari Usai Divaksin, Kadinkes: Hipertensi & Positif Covid-19

 Ketika Menkes Budi Gunadi Sadikin Kelimpungan Pakai Data dari Kemenkes Kapok, Tak Sesuai Fakta

Ilustrasi virus corona masuk ke Indonesia
Ilustrasi virus corona masuk ke Indonesia (Kompas.com)

Budi mengatakan, saat ini, perkembangan penanganan Covid-19 di Indonesia sudah menunjukkan perkembangan yang baik.

Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro berdampak pada penurunan kasus aktif Covid-19, angka kematian pasien, dan tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit turun.

Budi meminta supaya hasil positif ini dapat terus dijaga dan semakin ditingkatkan.

"Ditambah dengan vaksinasi juga programnya kombinasi yang baik, tolong kita jaga," ujarnya.

HALAMAN SELANJUTNYA ===========>

KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved