Breaking News:

Penanganan Covid

Vaksin Covid-19 di Indonesia Sisa 8 Juta Dosis, Menkes Sebut Cukup untuk 20 Hari, Tunggu Pengiriman

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengabarkan bahwa stok vaksin yang dimiliki pemerintah diperkirakan akan habis dalam 20 hari ke depan.

TRIBUN JABAR/GANI KURNIAWAN
Petugas kesehatan Puskesmas dibantu petugas kepolisian mengambil Vaksin Covid-19 Sinovac saat didistribusikan di Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jalan Supratman, Jawa Barat, Rabu (13/1/2021). Dinas Kesehatan Kota Bandung mendistribusikan 25 ribu dosis vaksin Covid-19 Sinovac ke 80 puskesmas, 34 rumah sakit serta klinik-klinik di Kota Bandung untuk kebutuhan vaksinasi tahap pertama bagi tenaga kesehatan. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Di tengah kewaspadaan pada lonjakan kasus Covid-19, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengabarkan bahwa stok vaksin yang dimiliki pemerintah diperkirakan akan habis dalam 20 hari ke depan.

Hal itu disampaikan Budi, dalam acara "Media Gathering Perkembangan Ekonomi Terkini dan Kebijakan PC-PEN", Jumat (23/4/2021).

Ia menuturkan, sampai saat ini total vaksin yang diterima Indonesia sebanyak 26,2 juta dosis baik yang dibeli langsung dari luar negeri atau melalui Bio Farma.

Dari 26,2 juta ini sekitar 18 juta sudah disuntikan.

"Jadi sekarang kita masih ada stok sekitar 8 juta dosis di mana stok 8 juta, sekitar 3 juta adalah merupakan produksi baru dari Biofarma yang segera akan kita kirim ke daerah," terangnya.

Budi melanjutkan, saat ini untuk laju penyuntikan berada pada angka 400 ribu suntikan per hari.

Sehingga untuk 8 juta stok vaksin yang ada akan habis selama 20 hari ke depan.

Baca juga: Penderita Malaria Ternyata Boleh Disuntik Vaksin Covid-19, Perhatikan Syaratnya!

Baca juga: Wapres Minta Menkes Lobi Arab Saudi dan China soal Vaksin Sinovac yang Belum Bisa Jadi Syarat Umrah

Ilustrasi vaksin (freepik.com)
Ilustrasi vaksin (freepik.com) (freepik.com)

"Kalau 8 juta stok itu 400 ribu suntik sehari kita punya stok sekitar 20 hari suntik ya. Mepet sebenarnya karena memang siklus produksi yang Biofarma untuk setiap kali menerima bahan baku itu 1 bulan. Jadi kita masih punya kira-kira 20 hari untuk suntik," sambung BGS, seperti yang TribunNewsmaker.com kutip dari TribunnewsBogor.com berjudul : Sisa 8 Juta Dosis Vaksin Covid-19 di Indonesia, Menkes Sebut Cukup untuk Suntik 20 Hari

Mantan wakil menteri BUMN ini menuturkan, total kebutuhkan vaksin yang akan digunakan sebagai 426 juta dosis, dimana sekitar 225 dosis telah berhasil didapat Indonesia.

"Jadi ya tinggal nunggu jadwal pengiriman tapi memang jadwal pengirimannya masih bisa geser geser tergantung dari masalah logistik, masalah produksi dan kadang-kadang masalah prioritas dari negara-negara produsen. Sisanya masih kita buat sebagai opsi, karena kita masih menunggu apakah vaksin gratis yang dari GAVI bisa lebih banyak dari yang sekarang," ungkap Budi.

(Tribunnews/Rina Ayu)

#vaksin #BudiGunadiSadikin #MenteriKesehatan

Ikuti kami di
Editor: ninda iswara
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved