Breaking News:

Karma Nyata Israel? Dibombardir Roket Hamas, Dalam Negeri Pecah Perang Saudara, PM Netanyahu Stres!

Perdana Menteri Israel dikabarkan pusing menghadapi 2 tekanan sekaligus, yakni dibombardir roket Hamas dan pecah perang saudara di Israel sendiri.  

Editor: Agung Budi Santoso
Istimewa
Pecah Perang Saudara di Kota Lod Israel 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Perdana Menteri Israel dikabarkan pusing menghadapi 2 tekanan sekaligus, yakni dibombardir roket Hamas dan pecah perang saudara di Israel sendiri.  

Israel yang tengah disibukkan oleh serangan Hamas dari Jalur Gaza dan bentrokan di kompleks Masjdi Al-Aqsa, kini harus membagi perhatiannya untuk kota Lod.

Ya, kini Israel tak hanya berhadapan dengan rakyat Palestina yang selama ini ditindasnya, tapi juga harus menghadapi warganya sendiri.

Kota Lod kini telah menjadi pusat dari perang saudara di Israel di mana terjadi bentrokan antara massa dan polisi.

Perang saudara ini sendiri dipicu ketika ribuan orang berduka di Kota Lod setelah seorang pria Arab diduga ditembak oleh seorang Yahudi.

Baca juga: Korban Tewas Palestina Berjatuhan, Dalam Negeri Israel Meletus Perang Saudara, Lebih Ngeri dari Gaza

Jacob Simona berdiri di depan mobilnya yang terbakar dalam kerusuhan antara etnis Arab dan polisi di kota Israel, Lod, pada 11 Mei 2021.
Jacob Simona berdiri di depan mobilnya yang terbakar dalam kerusuhan antara etnis Arab dan polisi di kota Israel, Lod, pada 11 Mei 2021. (AP Photo/ Heidi Levine)

Pertempuran yang terjadi di Lod ini sendiri pada akhirnya mengingatkan tentang tragedi yang jauh lebih mematikan di kota tersebut lebih dari setengah abad silam.

Peristiwa tersebut terjadi pada 30 Mei 1972, tepatnya di bandara internasional Lod (yang kini diberi nama bandara Ben Gurion), Tal Aviv, Israel.

Serangan tersebut dianggap sangat langka dan sungguh sulit dipercaya tak hanya oleh warga Israel, tapi juga hampir seluruh dunia.

Sebab, kewarganegaraan dari para penyerang dianggap mustahil terjadi jika merujuk pada alasan serangan mereka.

Ya, dengan penyebab serangan disebut karena ketidakadilan yang terjadi di Palestina, kewarganegaraan para penyerang dianggap tak lazim.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved