Breaking News:

Penanganan Covid

Menkes Ingatkan Masyarakat Tak Timbun Obat Terapi Covid-19: Biar Dibeli yang Membutuhkan, Kasian

Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta obat-obatan penanganan Covid-19 untuk tak ditimbun masyarakat sebagai stok.

Editor: ninda iswara
Sekretariat Presiden /capture video
Menteri Kesehatan RI Budi Gunadi Sadikin. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin meminta obat-obatan penanganan Covid-19 untuk tak ditimbun masyarakat sebagai stok.

Obat-obat terapi Covid-19 itu seperti Azithromycin, Oseltamivir, Favipiravir, Remdesivir, Atemra, dan Gammaraas.

Budi mengingatka,  obat-obat tersebut hanya bisa digunakan dengan resep dokter.

"Obat ini adalah obat yang harus diberikan dengan resep."

"Untuk tiga obat seperti Gammaraas, Atemra dan Remdesivir itu harus disuntikan, hanya bisa dilakukan di rumah sakit," kata Budi dalam konferensi persnya di YouTube Sekretariat Presiden, Senin (26/7/2021).

Ia pun meminta masyarakat untuk tak menimbun obat-obatan ini sembarangan.

Dikhawatirkan, obat-obatan ini hanya akan disimpan saja, bukannya digunakan sebagaimana mestinya.

Baca juga: JAGA Imun saat Pandemi Covid-19, Warga Rutin Berjemur & Tetap Patuhi Prokes: Waspada & Saling Jaga

Baca juga: Cek Obat Terapi Covid-19 di Apotek Lewat farmaplus.kemkes.go.id, Menjangkau Jakarta hingga Semarang

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin (KOMPAS.COM/KRISTIANTO PURNOMO)

"Kalau kita sebagai orang sehat ingin menyimpan obat, bayangkan 20 juta keluarga menengah pengen beli Azithromycin satu paket itu 5 tablet."

"Itu 100 juta obat akan tertarik dari apotek dan disimpan dirumah sebagai stok," ujar Budi.

Diharapkan, obat-obat ini digunakan masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Halaman
1234
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved