Breaking News:

Tanya Jawab Islam

HUKUM Lanjut Tidur Setelah Sholat Subuh, Benarkah Menghambat Rezeki? Buya Yahya Beri Penjelasan

Penjelasan Buya Yahya mengenai hukum lanjut tidur setelah melaksanakan sholat subuh.

Tribun Timur
Ilustrasi sholat subuh 

Reporter: Tiara Susma

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Umat Muslim berkewajiban menjalankan sholat lima waktu, termasuk sholat Subuh.

Ada beberapa orang yang memiliki kebiasaan tidur lagi setelah sholat subuh.

Hal itu ternyata dinilai tidak baik dalam ajaran Islam.

Sejumlah ulama menyebut tidur setelah sholat subuh tak akan memberimu keberkahan.

Dari segi kesehatan, tidur setelah sholat subuh juga tidak dianjurkan.

Pasalnya, hal itu disebut-sebut dapat menimbulkan banyak macam penyakit.

Lantas, bagaimana hukumnya tidur setelah sholat subuh dalam ajaran Islam?

Baca juga: HUKUM Telat Mengerjakan Sholat Subuh karena Bangun Kesiangan, Dosakah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Baca juga: Apakah Orang yang Rajin Sedekah Tapi Tak Pernah Sholat Tetap Dapat Pahala? Ini Penjelasan Buya Yahya

Ilustrasi sujud
Ilustrasi sholat subuh (Freepik)

Buya Yahya memberikan penjelasannya terkait hal tersebut.

Hal itu dilansir dari video yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 19 Agustus 2017.

Buya Yahya menegaskan tidur setelah sholat subuh hukumnya makruh.

Makruh adalah perbuatan yang jika dilakukan tidak mendapat dosa, tapi jika ditinggalkan akan mendapat pahala.

"Tidak haram, tidur habis sholat subuh tidak haram, ulama mengatakan itu makruh," ujar Buya Yahya.

"Karena waktu itu adalah waktu untuk kita mendekatkan diri pada Allah, jadi tidak haram, hanya makruh," imbuhnya.

Meski begitu, Buya Yahya mengingatkan untuk tak menjadikan hal itu kebiasaan.

Pasalnya, kebiasaan tidur setelah sholat subuh bisa menghambat rezeki.

"Dia akan kehilangan banyak hal di antaranya rezeki, rezekinya sempit," kata Buya Yahya.

Baca juga: DOA & Sholawat Agar Diberi Kesehatan, Rezeki Lancar di Tengah Pandemi Covid-19, Amalkan Setiap Pagi

Buya Yahya juga membeberkan dua waktu istimewa yang sebaiknya tidak dilalaikan.

Di antaranya adalah waktu setelah sholat ashar sampai maghrib dan waktu sholat subuh sampai terbit matahari.

"Ada dua waktu yang jangan sampai kita lalaikan, yang pertama adalah habis sholat ashar sampai maghrib, yang kedua habis sholat subuh sampai terbit matahari," ungkapnya.

"Kalau habis sholat ashar sampai maghrib, kalau kita dengan Allah maka itu bisa jadi sebab kita diberi rezeki batin.

Kemudian bagi siapapun yang menghidupkan antara waktu sholat subuh sampai terbit matahari,

maka Allah akan berikan rezeki dzahir (uang)," pungkasnya.

Berikut video lengkapnya:

HUKUM Telat Mengerjakan Sholat Subuh karena Bangun Kesiangan, Dosakah? Ini Penjelasan Buya Yahya

Menjalankan sholat 5 waktu hukumnya wajib.

Namun, terkadang kita dihadapkan pada situasi dimana kita lalai atau lupa menjalankannya karena berbagai alasan.

Sholat Subuh kerap menjadi sholat yang dilalaikan.

Ada berbagai alasan sebagian umat Muslim terkadang lalai menjalankan ibadah sholat Subuh.

Salah satunya adalah bangun kesiangan.

Kita mungkin pernah berada di situasi dimana kita lalai menjalankan sholat Subuh karena bangun kesiangan.

Baca juga: Benarkah Orang Meninggal Bisa Mendengar Percakapan Orang yang Masih Hidup? Ini Kata Buya Yahya

Baca juga: Benarkah Orang yang Meninggal Akibat Covid-19 Termasuk Mati Syahid? Begini Penjelasan Buya Yahya

Ilustrasi Sholat Tahajud
Ilustrasi Sholat (Istimewa)

Seperti diketahui, ada larangan sholat bila matahari telah muncul.

Lantas, bagaimana hukumnya menjalankan sholat Subuh kesiangan ?

Apakah sholat Subuh kesiangan termasuk dosa?

Buya Yahya pernah memberikan penjelasan terkait hal tersebut.

Hal itu terlihat di video yang diunggah di kanal YouTube Al-Bahjah TV pada 29 Agustus 2016.

Sebelumnya, seseorang mengungkapkan dirinya pernah ketiduran hingga akhirnya bangun kesiangan untuk menjalankan sholat Subuh.

Ia lantas bertanya apakah hal itu termasuk dosa.

Buya Yahya pun menegaskan hal tersebut tidak termasuk dosa.

Jika orang ketiduran dan bangun kesiangan untuk sholat Subuh, maka hal itu diperbolehkan dan tidak dosa.

Baca juga: Bagaimana Jika Suami Rajin Beri Jatah Uang ke Ibu Tapi Itung-itungan ke Istri? Ini Kata Buya Yahya

Baca juga: Bagaimana Jika Suami Sengaja Menyembunyikan Uang dari Istri? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad

Ilustrasi sholat sunnah fajar
Ilustrasi sholat (Tribunnews.com)

"Jika ada seorang pulang bepergian jam 1 malam kemudian ketiduran sampai bangun jam 7, dia tidak dosa," ujar Buya Yahya.

"Termasuk uzur-nya orang meninggalkan sholat, jadi kalau orang lupa waktu kemudian tidak sholat, tidak dosa," imbuhnya.

Asalkan ketiduran tersebut tidak menjadi kebiasaan, menjalankan sholat Subuh kesiangan tidak termasuk dosa.

"Sama orang yang tidur, asalkan tidurnya sebelum waktunya," ungkap Buya Yahya.

"Kalau tidur sebelum waktunya dan tidak menjadi kebiasaan, kalau kebiasaan namanya kurang ajar itu," lanjutnya.

Baca juga: Bayar Utang Riba Atau Berinfaq ke Keluarga, Mana yang Didahulukan? Ini Penjelasan Ustaz Adi Hidayat

Buya Yahya mengungkapkan ada baiknya segera melaksanakan sholat Subuh setelah bangun dari tidur.

Meski bangun kesiangan, kita tak perlu menunggu waktu Subuh besok untuk menjalankan sholat Subuh.

"Apapun bentuknya kalau orang namanya ketiduran dimaafkan, setelah bangun nanti (sholat) di qadha.

Setelah bangun langsung melakukan sholat nggak usah nunggu waktu Subuh besok," tutur Buya Yahya.

"Bangun langsung melakukan sholat tidak dosa, karena dia tertidur, yang masalah apa sudah adzan Subuh dia langsung tidur, dosa dia ketinggalan sholat," pungkasnya.

Berikut video lengkapnya:

(TribunnewsMaker.com/Tiara Susma)

Berita dan artikel lainnya terkait Buya Yahya di sini

Tags:
Buya Yahyasholat subuhtidurTiara Susma
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved