Tanya Jawab Islam
Bermusuhan Lebih dari 3 Hari, Benarkah Termasuk Dosa Besar? Simak Penjelasan Ustaz Khalid Basalamah
Ustaz Khalid Basalamah beri penjelasan mengenai hukum bermusuhan lebih dari 3 hari.
Penulis: Apriantiara Rahmawati Susma
Editor: Apriantiara Rahmawati Susma
Reporter: Tiara Susma
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kita tentu pernah merasa marah saat berselisih dengan orang lain.
Saking marahnya, beberapa orang bahkan sampai bermusuhan selama berhari-hari.
Hingga akhirnya mereka saling mendiamkan dan memutus tali silaturahmi.
Sementara itu, memutus tali silaturahmi adalah sesuatu yang dimurkai oleh Allah SWT.
Dalam Islam, kita juga diajarkan untuk tidak bermusuhan selama lebih dari tiga hari.
Baca juga: BENARKAH Dosa Zina Tak Akan Diampuni Selama 40 Tahun? Buya Yahya Ingatkan Hal Ini soal Taubat
Baca juga: Apakah Orangtua Berdosa Membiarkan Anak Perempuannya Tak Berhijab? Ini Penjelasan Ustaz Abdul Somad
Pasalnya, mereka yang bermusuhan lebih dari 3 hari disebut akan menanggung dosa besar, benarkah demikian?
Ustaz Khalid Basalamah memberikan penjelasan terkait hal tersebut.
Hal itu seperti dilansir dari video yang diunggah di YouTube Kebumen Mengaji.
Ustaz Khalid Basalamah mengungkapkan boleh mendiamkan orang lain saat marah tapi tidak boleh lebih dari 3 hari.
Mendiamkan atau bermusuhan lebih dari 3 hari hukumnya haram dalam Islam.
"Jangan bermusuh-musuhan, kalaupun ada saudara kita terlalu melampaui batas perbuatan buruknya,
maka kita boleh tidak mengajak bicara, tidak bertemu sementara tapi maksimal 3 hari, lebih dari 3 hari tidak dibolehkan, diharamkan dalam Islam," ungkap Ustaz Khalid Basalamah.
Ustaz Khalid Basalamah menyebut Allah pernah berkata kepada Nabi Muhammad SAW bahwa malaikat selalu mendoakan, menurunkan rezeki kepada semua orang, kecuali mereka yang bermusuhan.
Sementara itu, bermusuhan dan memutus tali silaturahmi dikategorikan sebagai dosa besar.
Baca juga: Berzina Sebelum Menikah, Apakah Dosanya Akan Diampuni? Begini Penjelasan Buya Yahya
"Allah mengatakan kepada Nabi Muhammad SAW, tiap hari ada malaikat yang selalu mendoakan, menurunkan rezeki,
akan diberikan kepada orang-orang, diampuni dosa-dosanya, kecuali dua orang yang saling bertengkar atau saling memusuhi," ujar Ustaz Khalid Basalamah.
Disebutkan Ustaz Khalid Basalamah, Allah tidak akan memberikan kebaikan kepada orang-orang tersebut sebelum mereka saling berdamai.
"Kata Nabi Muhammad SAW, Allah berfirman, 'Jangan berikan fasilitas ini kepada keduanya sampai mereka saling baikan, jangan memberikan kebaikan yang Saya janjikan kepada kedua orang ini sampai mereka baikan'," pungkasnya.
Berikut video lengkapnya:
BENARKAH Dosa Zina Tak Akan Diampuni Selama 40 Tahun? Buya Yahya Ingatkan Hal Ini soal Taubat
Perbuatan zina tergolong dosa besar menurut pandangan Islam.
Berzina adalah perbuatan dimana laki-laki dan perempuan berhubungan seksual tanpa adanya ikatan pernikahan yang sah.
Mereka yang berzina akan mendapatkan dosa dan balasan yang pedih dari Allah SWT.
Meski zina merupakan dosa besar, hal itu bukan berarti mereka yang berzina tidak diberi kesempatan untuk bertaubat.
Allah SWT membuka pintu taubat seluas-luasnya untuk mereka yang pernah melakukan perbuatan zina.
Namun, ada beberapa orang berpendapat bahwa perbuatan zina tidak akan diampuni oleh Allah SWT selama 40 tahun, benarkah demikian?
Baca juga: Benarkah Teleponan dengan Lawan Jenis Bukan Mahram Termasuk Zina? Simak Penjelasan Buya Yahya
Baca juga: Apakah Anak Hasil Zina Bisa Menyelamatkan Orangtuanya dari Api Neraka? Begini Jawaban Buya Yahya
Buya Yahya memberikan penjelasan terkait hal tersebut.
Hal itu seperti dilansir dari video yang diunggah di YouTube Al-Bahjah TV pada 3 Agustus 2019.
Buya Yahya mengungkapkan dosa zina adalah dosa yang tidak mudah untuk dihapus.
Kendati demikian, hal itu bukan berarti Allah SWT tidak memberikan ampunan kepada orang yang pernah berzina.
"Zina adalah dosa besar dan kehinaan, zina adalah hina di diri dan keluarga.
Semua dosa begitu mudahnya dihapus kecuali zina," ujar Buya Yahya.
Buya Yahya menegaskan tidaklah benar dosa zina tidak diampuni selama 40 tahun.
Disebutkan Buya Yahya, Allah SWT akan langsung mengampuni dosa orang yang berzina jika mereka bertaubat secara sungguh-sungguh.
Dengan kata lain, tak perlu menunggu selama 40 tahun agar dosanya diampuni.
Baca juga: Bagaimana Jika Suami Sengaja Menyembunyikan Uang dari Istri? Begini Penjelasan Ustaz Abdul Somad
"Tidak benar kalau orang berzina tidak diampuni dosanya 40 tahun, kalau dia berzina lalu taubat langsung diampuni oleh Allah asalkan dia taubat, menangis, taubat yang sesungguhnya," ungkap Buya Yahya.
Sebaliknya, dosa zina tak akan diampuni jika pezina tersebut masih menyimpan dan mengingat hal-hal yang berhubungan dengan perbuatan zinanya di masa lalu.
"Yang menjadi masalah adalah bohong taubatnya, sudah taubat masih menyimpan hadiah orang yang zina,
sudah taubat masih menyimpan foto orang yang zina, pembohong itu, tidak akan diampuni oleh Allah," pungkasnya.
Berikut video lengkapnya:
(TribunnewsMaker.com/Tiara Susma)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/ustaz-khalid-basalamah-berduka-ayah-meninggal-dunia.jpg)