Breaking News:

Lawan Covid19

MENGAPA Kudus Pernah Tertinggi Positif Covid-19 Di Jateng? Penjelasan Bupati Ini Jadi Pelajaran

Mengapa Kudus pernah tertinggi angka positif Covid-19? Penjelasan dari Bupati HM Hartopo ini jadi pelajaran berharga kepala daerah lainnya.

Editor: Agung Budi Santoso
Istimewa
Ilustrasi - Mengapa Kudus pernah tertinggi angka positif Covid-19? Penjelasan dari Bupati HM Hartopo ini jadi pelajaran berharga kepala daerah lainnya. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM, JAKARTA - Mengapa Kudus pernah tertinggi angka positif Covid-19? Penjelasan dari Bupati HM Hartopo ini jadi pelajaran berharga kepala daerah lainnya.

Saat ini pandemi Covid-19 kabupaten Kudus, Jawa Tengah, berada di level 2. Padahal sebelumnya kasus terinfeksi virus SARS-CoV-2 di kabupaten itu cukup tinggi. 

Hal ini diungkapkan oleh Bupati Kudus, H.M Hartopo S, T. M.M, M.H. Puncak kasus terjadi pada 12 Juni 2021 yang saat mencapai 2300 kasus. 

"Rata-rata kasus perhari bisa paling banyak 500 kasus. Angka kematian bisa 34 orang perharinya. Banyak sirine yang lewat," ungkapnya secara daring, Selasa (31/8/2021). 

Bahkan Hartopo menyebutkan jika kasus infeksi positif di Kudus adalah yang tertinggi di Jawa Tengah. Menurut pemaparan Hartopo, lonjakan kasus disebabkan adanya sebuah tradisi yang dilakukan pada hari Raya Idul Fitri.

"Pada hari raya kemarin ada tradisi banyaknya warga yang kerja di luar kota mudik atau pulang kampung. Kemarin sudah dilarang pemerintah, penyekatan, pengetatan sudah dilakukan pemerintah," katanya lagi. 

Namun Hartopo menyebut jika masyarakat masih kucing-kucingan, sehingga bisa masuk dari luar kota ke desa. Saat bulan Syawal, kata Hartopo banyak keluarga yang menginginkan keluarga kumpul di rumah.

"Ada tradisi makan opor bersama, suguhan snack. Banyak orang di luar kota lepas dari protokol kesehatan, makan bersama sambil ngobrol ini menjadi potensi yang luar biasa," paparnya lagi.

Kala itu belum ada peningkatan dan kasus tidak terdeteksi. Namun setelah dua minggu berlalu, baru terasa dampaknya. Kemudian Kudus melakukan harus testing dan tracing. 

"Naik, naik terus termasuk kasus kematian," pungkasnya.  (Tribunnews.com/ Aisyah Nursyamsi) 

Sumber: Kini Berada di Level 2, Kudus Sempat Alami Lonjakan Kasus Covid-19 karena Hal Ini

Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved