Cerita Viral
Pria Tak Sengaja Menelan Hp Nokia Jadul 3310, Dokter: Jika Dibiarkan Lama-lama Bisa Meledak
Seorang pria tidak sengaja menelan hp nokia jadul versi 3310, dokter sebut hp-nya terbagi menjadi tiga di perut
Penulis: Talitha Desena Darenti
Editor: Talitha Desena
Reporter: Talitha Desena Darenti
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang pria tidak sengaja menelan hp yang berukuran cukup besar.
Dikutip dari dnaindia.com pada 20 September 2021, pria warga negara Kosovo menelan hp nokia jadul versi 3310.
Hp nokia 3310 dikenal sebagai hp yang sangat kuat.
Hp tersebut berada di perut pria tersebut dan harus dioperasi.
Operasi besar harus dilakukan untuk mengeluarkan hp tersebut.
Disebut, hp tersebut terbagi menjadi 3 bagian ketika di dalam perut.
Baterai hp itu mengandung bahan-bahan berbahaya.
Baca juga: PENGANTIN Pria Mabuk saat Nikah & Buang Cincin, Sang Istri Emosi Pilih Kabur dengan Sepupu: Kecewa!
Baca juga: Handphone Miliknya Dicuri, Selebgram Ajudan Pribadi Malah Beri Uang ke Pelaku, Ada Alasan Mulia
Operasi dipimpin oleh Dr Teljaku dan berhasil.
Foto X-Ray dari perut tersebut kemudian diposting.
Dr Teljaku menceritakan hari dimana dirinya mendapat telepon mengenai pasien ini.
"Aku dapat telepon tentang seorang pasien,
Diberi tahu jika pasien ini baru saja menelan sesuatu,
Ketika discan, hp tampak terbagi menjadi 3 bagian,
Salah satunya adalah bagian baterai,
Jka dibiarkan lama-lama, baterai tersebut dapat meledak", ucapnya.
Media melaporkan jika pria tersebut yang datang sendiri ke rumah sakit bagian kota Pristina.
Dirinya mengelu perutnya sakit dan kemudian diperiksa.
Pria tersebut juga tidak menyebutkan bagaimana hp itu dapat tertelan.
Hp berhasil dikeluarkan setelah operasi selama 2 jam.
Kabar Lain, Ibu Ini Telantarkan Anaknya karena Asyik Berpesta
Tingkah seorang wanita di Inggris satu ini sangat tidak bertanggung jawab.
Wanita bernama Verphy Kudi asyik pesta selama seminggu.
Dirinya tega meninggalkan anaknya yang masih berusia 1 tahun.
Verphy Kudi terekam CCTV saat meninggalkan apartemen.
Kejadian ini terjadi pada tahun 2019 silam.
Anaknya berada di dalam apartemen seorang diri.
Verphy Kudi pergi untuk menghadiri acara ulang tahun kerabatnya.
Tak hanya sehari, pesta tersebut berlangsung selama 6 hari.
Mulai dari di London, Coventry, dan Solihull.
Suatu hari di tengah pesta, Verphy Kudi menangis.
Dirinya merindykan sang anak dan mengatakan tak terbiasa berjauhan.
Akhirnya, Verphy Kudi memilih untuk pulang dan mengecek sang anak.
Sampai apartemen, dirinya menemukan sang anak tidak bergerak.
Panik, Verphy Kudi langsung menghubungi nomor telepon darurat di Inggris.
Kemudian sang anak dilarikan ke Rumah Sakit Anak Royal Alexandria di Brighton.
Sayangnya, sang anak dinyatakan meninggal dalam perjalanan.
Rekaman CCTV menunjukkan saar Kudi berpesta di sebuah kelab malam pada 8 Desember 2019.
Tepat tiga hari setelah meninggalkan sang anak.
Kudi mengatakan anaknya sudah dijaga oleh ibunya.
Namun ternyata dirinya berbohong karena anaknya ditinggal sendirian.
Ketika dirinya pulang ke apartemen dan melihat anaknya tak bergerak, Kudi juga tak langsung mencari pertolongan.
Dirinya sempat menunggu di tong sampah selama tiga jam sebelum menelepon nomor darurat.
Kudi sempat berbohong dengan berkata bahawa anaknya memang tidak enak badan seharian,.
Lalu tertidur setelah makan pisang dan minum susu.
Namun rekaman kamera CCTV menunjukkan Kudi itu meninggalkan anak pada 5 Desember dan kembali enam hari kemudian.
Pemeriksaan menunjukkan jika korban menderita dehidrasi dan kelaparan.
Tak hanya itu, sang anak juga terkena flu.
Saking lemasnya, sang anak disebut sudah tidak memiliki tenaga untuk menangis.
Akhirnya pemeriksaan digelar untuk menyelidiki kasus ini.
Muncul pertanyaan apakah kematian sang anak sebenarnya bisa dicegah.
"Terdapat fakta bahwa dia (Verphy Kudi) pernah meninggalkannya.
Pemeriksaan ini untuk mengetahui seperti apa bentuk perawatannya," kata Henderson.
Verphy Kudi diketahui pernah meninggalkan anaknya enam kali.
Termasuk 2,5 hari saat merayakan ulang tahunnya di London.
Ibu muda itu juga dipenjara selama sembilan tahun pada Agustus lalu.
Dirinya mengaku bersalah untuk dakwaan pembunuhan tak berencana.
(Tribunnewsmaker.com/Talitha)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/pria-tak-sengaja-telan-hp-3310.jpg)