Breaking News:

CURHAT PILU Enzy Storia, Ditinggal Ayah dan Sempat Ingin Mati saat Usia 9 Tahun, Bersyukur Ada Adik

Di balik sosoknya yang penuh tawa dan membawa keceriaan, Enzy Storia ternyata menyimpan masa lalu kelam.

Editor: ninda iswara
Instagram/ enzystoria
Enzy Storia 

Sejak ayahnya pergi, kehidupan keluarga Enzy semakin berat.

"Mungkin gini kali ya, mama waktu itu usianya masih muda, stres juga, kehidupannya berubah, pisah sama suaminya. Ini cuma pandangan aku ya," ujar Enzy.

"Mungkin banyak hal yang membuatnya stressful dan akhirnya berdampak juga ke aku. Satu-satunya pelarian dia, ya, aku," lanjutnya.

Enzy menyebut ada beberapa kemarahan dan kata-kata kasar ibunya yang tak bisa dilupakan sampai sekarang.

Baca juga: Bikin Haru, Enzy Storia Bantu Biaya Hidup Keluarga PDP & Positif Corona yang Jadi Tulang Punggung

Baca juga: Pengalaman Enzy Storia Jadi Penyanyi, Ungkap Alasan, Kemungkinan Kolaborasi dengan Vincent - Desta

Enzy Storia
Enzy Storia (Instagram/ enzystoria)

"Bule Kampung"

Keluarga Enzy juga mengalami kesulitan finansial.

Sejak ayahnya pergi, Enzy serta ibu dan adiknya harus tinggal di rumah kontrakan.

"Jadi karena kondisi ekonomi keluarga terpuruk banget, aku sempat banget tinggal di rumah kontrakan, petakan, kalau aku ke sekolah harus naik angkot. Sedangkan teman aku kebanyakan anak orang kaya," tutur Enzy.

Saat itu, Enzy bahkan merasa sangat malu lantaran sering disebut "bule kampung".

"Ada momen aku merasa malu. Di kompleks itu sering dikatain bule kampung. Sampai ada momen aku enggak mau bicara bahasa Inggris sama sekali. Aku juga enggak tahu kenapa aku diisengin, aku dilempar, dibully," lanjut Enzy sambil terisak.

Ingin mati

Menghadapi banyak tekanan, Enzy yang saat itu berusia 9 tahun bahkan ingin mati.

Namun kehadiran adiknya memberinya semangat baru.

"Aku juga beruntung punya adik aku. Jadi kayak adik aku penyelamat hidupku. Karena aku pikir dengan adanya dia aku jadi punya hope," ucap Enzy.

"Kalau enggak ada dia aku sempat pikir kayak aku mati aja, aku ngapain di dunia. Bayangin anak umur 9 tahun bisa pikir, 'aku mau mati aja Tuhan? Kenapa aku dilahirkan kalau gini keadaannya?" lanjut Enzy sambil terisak.

Halaman
123
Tags:
Enzy StoriaDaniel ManantaPolandia
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved