Breaking News:

Virus Corona

WASPADA Varian Omicron Mulai Merebak, Tingkat Penularan Lebih Cepat, Ini Surat Edaran dari Kemenkes

Penambahan kasus konfirmasi positif Omicron di Indonesia, didominasi oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari perjalanan luar negeri

hearingreview
Ilustrasi virus corona. Varian Omicron mulai merebak. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Pandemi Covid-19 belum juga berakhir, kini muncul varian baru, Omicron.

Varian Omicron juga terdeteksi di Indonesia dan perlu diwaspadai.

Ada penambahan kasus konfirmasi positif Omicron di Indonesia dan didominasi oleh Warga Negara Indonesia (WNI) yang baru kembali dari perjalanan luar negeri.

Hal itu diungkapkan oleh Juru Bicara vaksinasi Covid-19 Kementerian Kesehatan (Kemenkes), Siti Nadia Tarmidzi.

"Mayoritas (penularan) masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri. Dari hasil pemantauan, sebagian besar kondisinya ringan dan tanpa gejala."

"Gejala paling banyak adalah batuk (49%) dan pilek (27%)," kata dr Nadia, Selasa (4/1/2022), dikutip dari laman Kemenkes.

Omicron memiliki tingkat penularan yang jauh lebih cepat dibandingkan varian Delta.

Sejak ditemukan pertama kali pada 24 November 2021 di Afrika Selatan, kini Omicron telah terdeteksi di lebih dari 110 negara dan diperkirakan akan terus meluas.

Di level nasional, pergerakan Omicron juga terus meningkat sejak pertama kali dikonfirmasi pada 16 Desember 2021.

Untuk itu, Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.01/MENKES/1391/2021 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus Covid-19 Varian Omicron (B.1.1.529).

Halaman
123
Sumber: Tribun Jabar
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved