Breaking News:

SOSOK Rahmat Effendi, Sopir Bus Jadi Wali Kota Bekasi, Pakai Kode 'Sumbangan Masjid' untuk Korupsi

Inilah rekam jejak Rahmat Effedi, Wali Kota Bekasi yang terjerat kasus korupsi. Pakai kode 'sumbangan masjid' pada kliennya.

Editor: octaviamonalisa
Dok Humas Pemkot Bekasi, Instagram, Kompas.com/Kristiato Purnomo
Rekam jejak Rahmat Effendi, mantan sopir bus jadi Wali Kota Bekasi kini terjerat korupsi 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah rekam jejak Rahmat Effendi, Wali Kota Bekasi yang ditangkap KPK atas kasus korupsi.

Rahmat Effendi kini telah ditetapkan sebagai tersangka kasus korupsi oleh KPK pada, Kamis (6/1/2022).

Wali Kota Bekasi yang akrab disapa Pepen ini diduga menerima suap untuk proyek pengadaan barang dan jasa serta lelang jabatan di lingkungan Pemkot Bekasi.

Kode 'sumbangan masjid' yang selama ini dipakai Rahmat Effendi pun ternyata hanyalah siasat untuk melancarkan aksinya melakukan korupsi.

Dari hasil Operasi Tangkap Tangan (OTT), KPK mengamankan uang total Rp 5 miliar dari Rahmat Effendi.

Kini terjerat korupsi, siapa sangka dulunya Rahmat Effendi adalah mantan sopir bus.

Baca juga: SOSOK Hafiz Fatur Adik Irwansyah, Jadi DPO Kasus Korupsi, Kawin Cerai 4 Kali, Diwarnai Isu Selingkuh

Baca juga: KABAR Novel Baswedan, Dulu Diberhentikan dari KPK, Kini Jadi ASN Polri, Ingin Bantu Masalah Korupsi

Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi jadi tersangka kasus korupsi
Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi jadi tersangka kasus korupsi (Kompas.com Kristianto Purnomo)

Sayang kenikmatan jabatan rupanya membuat Rahmat Effendi lupa akan amanah yang ia emban.

Orang kuat di Bekasi

Di Kota Bekasi, nama Pepen begitu disegani. Ia memang politikus kawakan di Kota Patriot itu.

Rahmat Effendi tercatat memulai karir politiknya di Bekasi sejak tahun 1999 sebagai anggota DPRD Kota Bekasi.

Karir Pepen lalu meningkat dengan menjabat sebagai Ketua DPRD Kota Bekasi 2004–2008. Pepen kemudian menjajal peruntungan dengan mencalonkan diri sebagai Wakil Wali Kota Bekasi pada 2008, berpasangan dengan Mochtar Mohammad.

Setelah menjabat sebagai Pelaksana Tugas Wali Kota, Pepen yang notabene kader Golkar maju sebagai Wali Kota berpasangan dengan politikus PKS yang kini anggota DPR RI, Ahmad Syaikhu, untuk periode 2013-2018.

Pada Pilkada 2018, pria kelahiran 1964 itu kembali menang, kali itu berpasangan dengan Tri Adhianto, eks ASN di Pemerintah Kota Bekasi yang telah menjadi kader PDI-P.

Posisinya sangat kuat di Bekasi, terlebih dia merupakan Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Kota Bekasi kala itu.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved