Breaking News:

KENANGAN Jaket Mini Mouse Korban Sriwijaya Air SJ-182 yang Jatuh Setahun Lalu, Kisah Ibunya Pilu

Kecelakaan Sriwijaya Air SJ-182 yang jatuh tepat satu tahun lalu, ada kisah pilu dibalik jaket mini mouse korban

Editor: Talitha Desena
Instagram.com/ratihwindania & Instagram.com/kansar_jakarta
Penemuan jenazah Yumna bocah berjaket minimouse korban Sriwijaya Air SJ-182 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Jaket mini mouse korban Sriwijaya Air SJ-182 memiliki kisah pilu dibaliknya.

Tepat setahun lalu Sriwijaya Air SJ-182 jatuh ke Kepulauan Seribu pada 9 Januari 2021.

Salah satu kisah yang mengharukan dari korban Sriwijaya Air SJ-182 adalah ditemukannya jaket anak kecil motif mini mouse.

Meninggalkan Captain Afwan, kini jenazah bocah berjaket Minnie Mouse akhirnya berhasil diidentifikasi pada Jumat (22/1/2021).

Yumna Fanisyatuzahra, dialah bocah berjaket Minnie Mouse yang turut menjadi korban Sriwijaya Air SJ-182.

Yumna jadi korban jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 bersama anggota keluarga lainnya yakni Rahmawati, Toni Ismail, Ratih Windania, dan Athar Rizki

Penemuan jaket anak-anak berwarna pink dengan gambar Minnie Mouse sempat viral di media sosial.

Baca juga: Tepat Setahun, Komunikasi Terakhir Pilot Detik-detik Sriwijaya Air SJ-182 Jatuh di Kepulauan Seribu

Baca juga: KENANG Setahun Jatuhnya Sriwijaya Air SJ-182, Ini Cincin Kawin & Sajadah Korban yang Jadi Saksi Bisu

Irfansyah, paman Yumna kehilangan 5 anggota keluarga nahasnya Sriwijaya Air
Irfansyah, paman Yumna kehilangan 5 anggota keluarga nahasnya Sriwijaya Air (YouTube Beepdo, Tribunnews)

Sebab, kondisinya yang utuh mencuri perhatian sehingga membuat hati trenyuh.

Seluruh keluarga Yumna akhirnya terindentifikasi yakni Rahmawati, Toni Ismail, Ratih Windania, dan Athar Rizki.

Selain itu, tersimpan kisah pilu sang ibu Yumna, Ratih Windania yang sedang hamil lima bulan.

Identifikasi Yumna Fanisyatuzahra

Tim Disaster Victim Identification (DVI) berhasil mengidentifikasi dua jenazah korban Sriwijaya Air SJ-182 pada Jumat (22/1/2021).

Karumkit RS Polri Kramat Jati Brigjen Asep Hendradiana mengatakan kedua korban teridentifikasi lewat pencocokan data DNA antemortem dan postmortem.

"Pertama Yumna Fanisyatuzahra, perempuan berusia tiga tahun. Kedua Muhammad Nur Kholifatul Amin, laki-laki, 39 tahun," kata Asep di RS Polri Kramat Jati, Jumat (22/1/2021).

Halaman
1234
Sumber: TribunStyle.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved