Breaking News:

TORPEDO Pamungkas Poseidon Milik Rusia Bersiap Jika Terjadi Perang Besar Melawan Amerika & NATO

Torpedo pamungkas Poseidon milik Rusia bersiap jaga-jaga terjadi perang besar.

Tayang:
Editor: Candra Isriadhi
Photo by Russian Defence Ministry / AFP
Video handout yang diambil dan dirilis oleh Kementerian Pertahanan Rusia pada 17 Februari 2022, menunjukkan peluncur roket ganda Grad menembaki target musuh tiruan selama latihan gabungan angkatan bersenjata Rusia dan Belarusia sebagai bagian dari inspeksi Angkatan Bersenjata Negara Serikat. Pasukan Respons, di lapangan tembak Obuz-Lesnovsky dekat kota Baranovichi di Belarus. - Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, sekutu Moskow, mengatakan pada 17 Februari 2022 bahwa negaranya akan siap meny 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Torpedo pamungkas Poseidon milik Rusia bersiap jaga-jaga terjadi perang besar.

Di tengah serangan militernya ke Ukraina, Presiden Putin telah memerintahkan pasukan nuklirnya.

Putin menginstruksikan pasukan nuklirnya untuk siaga khusus menghadapi hal-hal yang tak diinginkan.

Pernyataan ini pun langsung meningkatkan kekhawatiran di seluruh dunia.

Sebagai informasi, Rusia memiliki berbagai senjata nuklir taktis di gudang senjatanya, yang dapat dikirim dari platform laut, udara, dan darat.

Satu di antaranya ada yang disebut 'Poseidon'.

Nama terakhir ini menimbulkan rasa penasaran di kalangan pakar militer Barat.

Senjata jenis nuklir ini bisa dijatuhkan ke dasar laut oleh sebuah kapal selam atau kapal perang dan bisa melesat melewati pertahanan pantai hingga mencapai lokasi yang dituju. Kemudian, hulu ledaknya yang dirancang untuk meledak dan mengirimkan sebuah gelombang tsunami radioaktif ke sasaran di garis pantai.
Senjata jenis nuklir ini bisa dijatuhkan ke dasar laut oleh sebuah kapal selam atau kapal perang dan bisa melesat melewati pertahanan pantai hingga mencapai lokasi yang dituju. Kemudian, hulu ledaknya yang dirancang untuk meledak dan mengirimkan sebuah gelombang tsunami radioaktif ke sasaran di garis pantai. (TASS)

Namun, analis pertahanan terkemuka S.I. Sutton yakin Poseidon belum siap.

“Meskipun rumor sebaliknya, kami tidak percaya Poseidon telah dikerahkan. Sistemnya belum cukup siap,” katanya, menulis untuk Naval News.

Ia mengungkapkan, setidaknya hingga kini, tidak ada kapal selam yang "menjadi sarangnya" beroperasi sampai sekarang.

Sarov, misalnya, kapal selam uji yang dapat membawa satu putaran, saat ini dalam pelayanan/berpatroli.

Sedangkan Belgorod, kapal lain, belum ditugaskan.

Dikutip dari Eurasiantimes Poseidon adalah “torpedo otonom bertenaga nuklir antarbenua” atau drone kapal selam nuklir.

Ini adalah torpedo besar yang mampu mendatangkan malapetaka di kota-kota pesisir.

Pengamat percaya, meskin dari segi kecepatan senjata ini lebih lambat dibandingkan dengan rudal balistik antarbenua, tetapi jika benar diluncurkan nyaris mustahil untuk membendungnya.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/4
Tags:
TorpedoPoseidonRusia
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved