TORPEDO Pamungkas Poseidon Milik Rusia Bersiap Jika Terjadi Perang Besar Melawan Amerika & NATO
Torpedo pamungkas Poseidon milik Rusia bersiap jaga-jaga terjadi perang besar.
Editor: Candra Isriadhi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Torpedo pamungkas Poseidon milik Rusia bersiap jaga-jaga terjadi perang besar.
Di tengah serangan militernya ke Ukraina, Presiden Putin telah memerintahkan pasukan nuklirnya.
Putin menginstruksikan pasukan nuklirnya untuk siaga khusus menghadapi hal-hal yang tak diinginkan.
Pernyataan ini pun langsung meningkatkan kekhawatiran di seluruh dunia.
Sebagai informasi, Rusia memiliki berbagai senjata nuklir taktis di gudang senjatanya, yang dapat dikirim dari platform laut, udara, dan darat.
Satu di antaranya ada yang disebut 'Poseidon'.
Nama terakhir ini menimbulkan rasa penasaran di kalangan pakar militer Barat.
Namun, analis pertahanan terkemuka S.I. Sutton yakin Poseidon belum siap.
“Meskipun rumor sebaliknya, kami tidak percaya Poseidon telah dikerahkan. Sistemnya belum cukup siap,” katanya, menulis untuk Naval News.
Ia mengungkapkan, setidaknya hingga kini, tidak ada kapal selam yang "menjadi sarangnya" beroperasi sampai sekarang.
Sarov, misalnya, kapal selam uji yang dapat membawa satu putaran, saat ini dalam pelayanan/berpatroli.
Sedangkan Belgorod, kapal lain, belum ditugaskan.
Dikutip dari Eurasiantimes Poseidon adalah “torpedo otonom bertenaga nuklir antarbenua” atau drone kapal selam nuklir.
Ini adalah torpedo besar yang mampu mendatangkan malapetaka di kota-kota pesisir.
Pengamat percaya, meskin dari segi kecepatan senjata ini lebih lambat dibandingkan dengan rudal balistik antarbenua, tetapi jika benar diluncurkan nyaris mustahil untuk membendungnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/video-handout-yang-diambil-dan-dirilis-oleh-kementerian-pertahanan-rusia.jpg)