Pernah Menikah Selama 21 Tahun, Veronica Tan Sudah Lupa Kenangan dengan Ahok, Hanya Ingat Soal Ini
Veronica Tan mengaku sudah lupa berbagai kenangan dengan Ahok, mengaku kini hanya mengingat soal ini
Editor: Talitha Desena
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Veronica Tan mengaku sudah lupa dengan berbagai kenangan terkait mantan suaminya, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.
Meski Veronica Tan dan Ahok pernah menikah selama 21 tahun, Veronica Tan mengaku tak mengingat momen pernikaan mereka.
Veronica Tan juga sudah lupa mengenai kebiasaan atau sikap mantan suaminya itu.
Awalnya, Veronica Tan dan Nicholas Sean beradu argumen saat menjadi bintang tamu di acara FYP Trans7 yang tayang pada rabu (20/7/2022).
Veronica Tan mengaku sikap Sean yang kukuh untuk tidak menikah lagi hanyalah pemikiran seorang pemuda yang belum dewasa.
Vero yakin, jika Sean menemukan wanita yang tepat, ia akan mengubah prinsip tersebut.
Namun Sean mengaku tak akan mudah mengubah prinsip hidupnya.
Baca juga: Nicholas Sean Warisi Sifat Ahok Ini, Veronica Tan Sampai Debat dengan Anak: Bukan Munafik atau Tidak
Baca juga: Lihat Ulah Nicholas Sean Buat Veronica Tan Hanya Bisa Pasrah Mengikuti Kasus Hukum Putranya

Melihat Sean yang sangat berapi-api dalam berpendapat, Irfan Hakin sebagai host mengingat sikap Ahok.
"Mah mau nanya mohon maaf ya, kalau lihat Sean itu inget bapaknya (Ahok) ya," ujar Irfan Hakim.
"Mancing-mancing ya," sahut Vero.
"Enggak, caranya (bersikap) berapi-api gituloh mah," lanjut Irfan Hakim.
Sempat terdiam, Vero mengaku tak pernah ingat sikap mantan suami.
"Enggak inget saya," jawab Vero singkat sambil tersenyum.

Sean yang melihat sang ibunda canggung justru menertawakannya.
"Saya cuman ingat anak kok," lanjut Vero sambil mencairkan suasana.
Lebih lanjut Vero menjelaskan bagaimana menghadapi sikap keras kepala Sean.
"Kalau mau pengetahuan saya rasa anak sekarang sumbernya lebih banyak nggak kayak kita dulu,
Sebenarnya cara mendidik sekarang ya kita mau nggak mau harus mengerti pergaulan mereka seperti apa,
Tapi di belakang kita harus kontrol," jelas Vero.
Basuki Tjahaja Purnama dan Veronica Tan resmi bercerai pada 2018 menikah sejak tahun 1997.
Hanya butuh satu tahun, Ahok resmi mempersunting Puput Nastiti Devi.
Belum jelas penyebab perceraian Ahok dan Veronica Tan.
Namun Ahok pernah mengaku memergoki Vero memiliki Good Friend.
Meski Vero mengaku hanya teman dekat, namun Ahok meminta Veronica Tan untuk tidak berduaan dengan pria yang dia sebut good friend tersebut.
Awalnya, Ahok berusaha untuk mempertahankan rumah tangganya, namun langkah tersebut tak berhasil.
"Kenapa saya putuskan bercerai, karena dia hanya kasih saya dua opsi, cerai atau terima dia punya good friend,
Makanya bagi saya harus cerai dengan segala risiko disalahpahami orang," jelas Ahok dalam kanal YouTube Daniel Mananta.
Namun kini Ahok mengaku telah memaafkan sang mantan dan kini mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut telah bahagia hidup bersama wanita yang lebih muda, Puput Nastiti Devi dengan memiliki dua anak.
Ahok Ingin Pindah ke Kanada Gegara Indonesia Banyak Koruptor, Dilarang Sosok Ini

Blak-blakan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok mengaku ingin pindah ke Kanada.
Ahok kala itu ingin meneruskan karirnya di Kanada.
Namun ternyata keinginan Ahok ini tak bisa ia wujudkan lantaran terhalang restu ayah.
Suami Puput Nastiti Devi ini mengungkapkan, kala itu kondisi di Indonesia sedang tidak baik-baik saja, karena banyaknya koruptor.
"Waktu itu saya sempat mau pindah ke Kanada, karena korup, mau masukin barang juga ditekenkan, kontraktor juga begitu, saya mau pindah ke Kanadalah," kata Ahok dalam tayangan YouTube resminya @PanggilSayaBTP, dikutip Minggu (10/7/2022).
Dari rencana tersebut, Ahok mengaku mendapat penolakan dari sang Ayah.
Singkatnya, orang tuanya itu pengin kalau Ahok menjadi pemimpin di Indonesia.
"Bapak saya bilang kamu jangan pindah, rakyat butuh kamu, ya butuh kamu lah, kamu sudah sekolah tinggi di kampung aja dikerjain, gimana rakyat yang gak sekolah, terus saya bilang, muka minyak babi kaya kita, apa gunanya pak?" ucap Ahok .
Atas adanya penolakan itu, Ahok mengaku terlibat perdebatan dengan sang ayah karena tidak terima dirinya menyatakan hal demikian.
Hal itu dikarenakan Ahok merasa mustahil jika dirinya kelak akan menjadi seorang pemimpin di Indonesia.
Karena sadar posisinya sebagai anak, Ahok menyebut perdebatan itu tak berlangsung lama.
"Bapak saya marah, iya dong, kita kan cacatnya gampang banget nih, untuk neken saya kan dua aja kalau gak minyak babi ya Aseng asing China lah, kafirlah udah pokoknya percaya macem-macem lah"
"Tapi bapak saya bilang jangan, 'mamu percaya sama saya suatu hari kelak rakyat akan milih kamu untuk memperjuangkan hak mereka, kamu gaboleh pergi kamu harus stay di sini diem di sini' yaudah lah ngapain ribut sama bapak kan jadi saya diem," ungkapnya.
Tidak cukup di situ, Ahok juga menyatakan keinginannya untuk menjadi konglomerat atau pesohor ternama di tanah air dengan segudang harta.
Sebab kata dia, jika seseorang sudah menjadi konglomerat maka, setiap kehendak bisa dilakukan.
"Itu pikiran saya nih, kalau saya jadi konglomerat saya bisa punya partai politik lalu saya bisa tentukan siapa yang mau saya angkat jadi bupati supaya kasih bantuan ke orang miskin yang membutuhkan pokoknya pelajar, pendidikan, kesehatan perumahan, Infrastruktur itu diatur, gua punya partai," kata Ahok.
"Tapi saya inget kalimat bapak saya waktu itu zaman reformasi, bapak saya belum meninggal di jamannya orde baru, mana ada yang nguasain partai secara mayoritas, partai juga bisa ribut masing-masing," tukasnya.
(Tribunnews.com/ Siti N)(Tribunnews/TribunSolo)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Disinggung soal Masa Lalu tentang Ahok, Veronica Tan: Nggak Inget, Saya Cuman Inget Anak dan di Tribunnews.com dengan judul Ahok Sempat Ingin Pindah ke Kanada karena Banyak Koruptor di Indonesia, Begini Cerita Lengkapnya