Breaking News:

Saor Siagian Tanggapi Tuduhan Pelecehan Brigadir J, Tak Percaya Seberani Itu: Polisi Jangan Pelintir

Saor Siagian tanggapi tuduhan pelecehan Brigadir J, minta polisi tak pelintir. "Masa orang mau dibunuh tapi lakukan pelecehan?"

Editor: ninda iswara
Via Tribun Jambi
Saor Siagian tanggapi tuduhan pelecehan Brigadir J, minta polisi tak pelintir. "Masa orang mau dibunuh tapi lakukan pelecehan?" 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kordinator TIm Advokasi untuk Hukum dan Keadilan (TAMPAK), Saor Siagian, menanggapi tudingan pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J.

Saor Siagian menganggap tuduhan pelecehan yang dilakukan Brigadir J kepada Putri Candrawathi tak masuk akal.

Ia pun membeberkan sederet alasan tudingan itu terkesan aneh.

Bahkan menurut dia, tidak mungkin Brigadir J nekat melakukan pelecehan dalam kondisi terancam.

Apalagi pelecehan seksual itu dilakukan kepada istri atasannya, Kadiv Propam Polri nonaktif Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

“Kenapa kita bilang selama ini tuduhan pelecehan seksual itu menurut kami adalah simsalabim. Ada orang mau dibunuh, kemudian melakukan pelecehan seksual. Bagaimana orang sudah mau dibunuh tetapi melakukan pelecehan seksual?” kata Saor Siagian, dilansir dari Youtube Indonesia Lawyers Club, Senin (1/8/2022).

Ia pun menyebut bahwa tidak ada bawahan yang berani melakukan pelecehan terhadap atasannya.

Baca juga: Cari Tempat Sepi saat Ditelepon Pacar, Menit-menit Brigadir J Sebelum Tewas, Ajudan Lain Lakukan Ini

Baca juga: Sangat Clear! Komnas HAM Beber CCTV, Ferdy Sambo Gercep Lakukan Ini, Istri Nangis Brigadir J Tewas

Debat panas Saor Siagian dengan Eric S Paat soal kasus kematian Brigadir J.
Debat panas Saor Siagian dengan Eric S Paat soal kasus kematian Brigadir J. (YouTube Indonesia Lawyers Club)

“Saya selalu bilang, gak ada di dunia ini pelecehan seksual itu dilakukan oleh jongos kepada atasannya, gak ada lah,” tegasnya.

Ia pun meminta untuk tidak menggiring isu kematian Brigadir J ini jadi kasus pelecehan seksual.

“Polisi kita ingatkan jangan pelintir, tiba-tiba ngomong lagi soal pelecehan seksual, kasihan ibu ini nanti. Jangan sampai kehormanatan ibu ini kemudian diacak-acak lagi,” ujarnya.

Ia pun mendorong kepolisian untuk fokus menyelidiki kasus kematian Brigadir J.

“Karena hasil dari digital itu sudah sangat mudah, nah oleh karena itu kita dorong betul-betul kepolisian, fokus saja. Jangan lagi melintir-melintir, yang bayangan saya nanti polisi kemudian jadi korban lagi seperti katakanlah yang pertama ketika publik tidak terlibat,” tandasnya.

Menanggapi pernyataan itu, Anggota Advokat Perekat Nusantara, Eric S Paat menyebut kalau dugaan pembunuhan berencana adalah fitnah.

“Penghakiman adanya peristiwa pidana yang begitu bengis dan kejam. Pembunuhan berencana berarti ada sekelompok orang, dengan senagaja duduk, dengan penuh kesadaran, dengan penuh keinsyafan, mengetahui akibatnya. Ini kan luar biasa, akhirnya akan termakan. Ini akhirnya apa? Akhirnya menjadi fitnah, menjadi peristiwa hukum lagi,” bebernya.

Ia pun membantah pernyataan Saor Siagian yang menyebut kalau tidak mungkin ada bawahan yang berani melakukan pelecehan seksual kepada atasannya.

Namun, Saor Siagian membantah kalau dirinya membicarakan soal pembunuhan berencana.

Saor Siagian juga mempersilakan polisi untuk menyelidiki lebih lanjut soal dugaan pelecehan seksual tersebut.

Kondisi terbaru Putri Candrawathi dilaporkan masih mengalami trauma atas peristiwa yang terjadi di rumah dinasnya.

Putri sebelumnya mengaku telah mendapatkan pelecehan seksual dari Brigadir J, asisten sang suami.

Ia melalui kuasa hukumnya bahkan telah membuat laporan ke pihak kepolisian.

Pendiri Institut Perempuan, Valentina Sagala mengatakan Kepolisian Repubik Indonesia (Polri) harus tetap memproses kasus dugaan kekerasan seksual yang dialami oleh istri Irjen Ferdy Sambo, yakni PC.

Baca juga: Brigadir J Dituding Pernah Pakai Parfum Istri Ferdy Sambo, Kamaruddin Tantang: Orang Berhalusinasi

Baca juga: Jasad Diautopsi, Otak Brigadir J Tak Ditemukan di Kepalanya, Kamaruddin Bongkar Fakta: Ada di Dada

Brigadir J dituuh lakukan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi istri Irjen Ferdy Sambo
Brigadir J dituuh lakukan pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi istri Irjen Ferdy Sambo (Tribunnews.com)

Diduga, PC mendapat kekerasan seksual oleh Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.

“Terkait dengan dugaan tindak pidana kekeraan seksual pelecehan seksual ini, menurut saya pihak kepolisian tetap melakukan penyidikan,” kata Valentina Sagala saat dihubungi wartawan pada Senin, 1 Agustus 2022.

Menurut dia, kepolisian bisa mengacu pada Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (UU TPKS) Nomor 12 Tahun 2022.

Maka dari itu, kata dia, penyidik kepolisian harus mengungkap kasus dugaan kekerasan seksual ini secar tuntas agar menemukan keadilan.

“UU TPKS sudah mengatur pula substansi hukum acara, kiranya bisa dijalankan oleh penyidik agar kasus ini menemukan keadilan yang terang benderang. Kita tunggu bagaimana hasil penyidikan dari Kepolisian,” jelasnya

Cari Tempat Sepi saat Ditelepon Pacar, Menit-menit Brigadir J Sebelum Tewas, Ajudan Lain Lakukan Ini

Terkuak sederet momen sebelum Brigadir J tewas ditembak.

Berikut menit-menit Brigadir Nopryansah Yosua Hutabarat alias Brigadir J sebelum tewas di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo.

Ketua Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM), Taufan Damanik, membeberkan apa saja yang terjadi saat itu.

Dalam wawancara bersama Metro TV, Taufan merinci temuan Komnas HAM dari rekaman CCTV yang dilihat.

Dari rekaman itu, terlihat momen Brigadir J tiba dari Magelang, Jawa Tengah, bersama rombongan istri Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi.

Baca juga: Dari Jarak Dekat Bharada E Ngaku Masih Tembaki Brigadir J Meski Sudah Tiada: Korban Jatuh Terkapar

Baca juga: Ngawur! Kamaruddin Emosi Brigadir J Dituding Pernah Pakai Parfum Putri Candrawathi, Tagih Bukti

Menit-menit sebelum Brigadir J tewas
Menit-menit sebelum Brigadir J tewas (Handout)

Berikut ini menit-menit sebelum Brigadir J tewas seusai terlibat adu tembak dengan Bharada E:

Pukul 15.29 WIB

Irjen Ferdy Sambo tiba lebih dulu di rumah pribadi di Jalan Saguling, Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Pukul 15.40 WIB

Rombongan Putri Candrawathi tiba di rumah pribadi.

"Kelihatan ada Bharada E di situ, ada almarhum juga, Brigadir Joshua, ada ART juga, ada dua lagi staf-nya," terang Taufan dalam wawancara bersama MetroTV, dikutip Tribunnews.com, Senin (1/8/2022).

Pukul 15.43 WIB

Rombongan melakukan tes PCR.

"Kira-kira tiga menit setelah itu (tiba dari Magelang), mereka keluar dan PCR. Yang PCR itu Ibu, dengan ADC, asisten rumah tangga, dan Joshua, termasuk Bharada E," kata Taufan.

Baca juga: Satu Jam Sebelum Brigadir J Tewas, Vera Sempat Diteror Puluhan Missed Call, Kamarudin: Tak Beraturan

Baca juga: Jasad Diautopsi, Otak Brigadir J Tak Ditemukan di Kepalanya, Kamaruddin Bongkar Fakta: Ada di Dada

Brigadir J sempat cari tempat sepi saat ditelepon kekasih, Vera Simanjuntak
Brigadir J sempat cari tempat sepi saat ditelepon kekasih, Vera Simanjuntak (Facebook Kamarudin Simanjuntak)

Pukul 16.31 WIB

Kekasih Brigadir J, Vera Simanjuntak menghubungi almarhum.

Brigadir J mencari tempat lebih sepi, karena tengah berkumpul rekan ajudan yang lain.

Menurut Taufan, sesaat sebelum menerima telepon dari Vera, Brigadir J terlihat ngobrol dan tertawa-tawa bersama rekan-rekannya.

Pukul 16.37 WIB

Tes PCR selesai, rombongan Putri Candrawathi pindah ke rumah dinas yang berjarak 500 meter dari rumah pribadi Irjen Ferdy Sambo, tepatnya di Komplek Polri Jalan Duren Tiga Nomor 46.

Jeda beberapa menit, Irjen Ferdy Sambo juga keluar dari rumah pribadi.

Namun, ia tak menuju rumah dinas, melainkan ke arah berbeda.

Pukul 17.00 WIB

Mobil yang ditumpangi Irjen Ferdy Sambo berhenti, diduga saat Putri menelepon melaporkan peristiwa adu tembak di rumah dinas.

"Kata penyidik, ada telepon untuk Pak Sambo dari istrinya yang menjelaskan ada peristiwa itu," ujar Taufan.

Taufan menambahkan, sementara mobil dan patwal berusaha putar balik, Irjen Ferdy Sambo berlari menuju rumah dinas.

Sementara itu, Putri Candrawathi terlihat menangis ketika kembali ke rumah pribadi seusai insiden adu tembak.

"Dari CCTV satu lagi di rumah pribadi itu, kelihatan Ibu kembali ke rumah didampingi asisten yang menunjukkan wajahnya menangis," tandas Taufan.

Baca juga: MISTERI 3 HP Brigadir J, Belum Ditemukan, Pacar Dapat 23 Missed Call, Baju Hilang: Siapa Menguasai?

Baca juga: Brigadir J Sudah Tersungkur, Bharada E Masih Lepas 2 Peluru, Ini Kronologi Penembakan Versi Dirinya

Kadiv Propam, Jrjen Pol Ferdy Sambo, istri Ferdi Sambo dan Brigadir J.
Kadiv Propam, Jrjen Pol Ferdy Sambo, istri Ferdi Sambo dan Brigadir J. (Tribunnews.com)

Brigadir J Dituding Pakai Parfum Putri Candrawathi

Kuasa hukum keluarga Brigadir Nofriansyah Yosua Hutabarat atau Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, membantah soal tudingan yang mengatakan Brigadir J pernah memakai parfum milik Putri Candrawathi.

Sebelumnya, tudingan tersebut disampaikan kuasa hukum keluarga Irjen Ferdy Sambo, Arman Hanis.

Brigadir J dituding pernah menodongkan senjata api ke foto Irjen Ferdy Sambo.

Bahkan, Brigadir J disebut pernah memakai parfum Putri Chandrawathi.

Menanggapi tudingan tersebut, Kamaruddin Simanjuntak memberikan bantahan.

Kamaruddin mengatakan, pernyataan yang tidak didukung bukti, hanya akan menjadi omong kosong.

"Itu enggak bisa dipercaya kalau cuma dalil-dalil. Dalil-dalil tanpa bukti itu omong kosong," ujarnya, Minggu (31/7/2022), dilansir Tribunnews.com.

Kamaruddin lalu meminta pihak kuasa hukum Ferdy Sambo untuk menyertakan bukti.

"Tanggapan saya, tunjukkan buktinya. Tunjukkan bukti berupa rekaman CCTV, nah baru saya tanggapi ya nanti."

"Kalau kita kan, dalil kita semua ada buktinya toh," beber dia

Diberitakan Wartakotalive.com, Kamaruddin pun mempertanyakan mengapa dimunculkan spekulasi-spekulasi baru terkait kematian Brigadir J.

"Kenapa sekarang setelah meninggal orangnya baru dibuat karangan-karangan seperti itu?"

"Itu kan pembunuhan beralih ke parfum, beralih ke penodongan foto itu, makin ngawur itu," katanya, Minggu.

"Tapi enggak apa-apa, orang berhalusinasi enggak apa-apa, yang penting kalau ada bukti baru kita tanggapi," jelasnya.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W/Nuryanti/Abdi Ryanda Shakti, Wartakotalive.com)

Artikel ini telah tayang di TribunnewsBogor.com dengan judul Soal Dugaan Pelecehan Brigadir J ke Putri Candrawathi, Saor Siagian: Masa Mau Dibunuh Senekat Itu? dan di Tribunnews.com dengan judul Menit-menit Brigadir J Sebelum Tewas, Cari Tempat Sepi saat Ditelepon Kekasih, Vera Simanjuntak

Sumber: Tribun Bogor
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved