Breaking News:

Heboh Kabar Uang 900 Milyar Ditemukan di Bunker dalam Rumah Ferdy Sambo, Ini Kata Divisi Humas Polri

Beredar berita ditemukan uang 900 milyar dalam bunker di rumah Ferdy Sambo, Divisi Humas Polri buka suara

Editor: Talitha Desena
Youtube dan Kompas.com
Kabar uang 900 milyar di dalam bunker di rumah Ferdy Sambo, Divisi Humas Polri ucap ini 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Publik dikejutkan dengan berita ditemukannya uang 900 milyar dalam brankas di rumah Ferdy Sambo, Divisi Humas Polri ungkap kebenarannya.

Kasus pembunuhan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat masih terus menjadi perhatian masyarakat.

Polri masih menyelidiki kasus pembunuhan Brigadir J yang terjadi pada 8 Juli 2022 lalu.

Baru-baru ini, Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) memastikan bahwa informasi soal temuan bunker yang berisikan uang Rp 900 miliar di rumah mantan Kepala Divisi Profesi dan Pengamanan (Propam) Irjen Ferdy Sambo tidak benar.

Adapun informasi yang beredar menyebutkan bahwa tim khusus penanganan kasus penembakan Brigadir J Nofriansyah Yosua Hutabarat telah menemukan uang Rp 900 miliar saat menggeledah rumah Sambo.

"Berdasarkan informasi dari tim khusus yang melakukan penggeledahan di beberapa tempat Irjen FS, info soal bunker Rp 900 miliar tidaklah benar," kata Kepala Divisi Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo dalam keterangannya, Sabtu (20/8/2022).

Dedi menjelaskan, tim khusus memang melakukan penggeledahan di rumah Irjen Ferdy Sambo. Penyidik, menurut dia, juga melakukan penyitaan beberapa barang bukti.

Baca juga: Sebelum Tewas Mengenaskan Brigadir J Hanya Bisa Bertekuk Lutut di Hadapan Irjen Ferdy Sambo

Baca juga: Vera Simanjuntak Tak Sanggup Temui Keluarga Brigadir J, Sang Ayah Ungkap Kondisi Kesehatannya

Pakar soroti kejanggalan CCTV rumah Ferdy Sambo
Pakar soroti kejanggalan CCTV rumah Ferdy Sambo (Kolase Tribunnewsmaker)

Namun, Dedi menegaskan, tidak ada bunker berisikan uang Rp 900 miliar yang disita.

"Apa saja yang disita itu untuk pembuktian nanti di persidangan. Timsus melakukan penyidikan dengan langkah pro-justitia," ujar Dedi.

Lebih lanjut, Dedi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk tidak mudah percaya dengan informasi yang kebenarannya tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Polri masih terus berkomitmen mengusut perkara penembakan Brigadir J secara profesional, akuntabel dan transparan.

"Tim khusus terus bekerja. Mohon sabar dan dukungannya. Komitmen kami sejak awal mengusut perkara ini sampai tuntas dengan mengedepankan pendekatan Scientific Crime Investigation," tutup Dedi.

Sebagaimana diketahui, dalam kasus ini, Polri telah menetapkan lima tersangka, yakni Irjen Ferdy Sambo dan istrinya, Putri Candrawathi. 

Lalu Bharada E atau Richard Eliezer, Bripka RR atau Ricky Rizal, dan asisten rumah tangga Sambo, Kuat Ma’ruf.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved