Breaking News:

'Sudah Editan' 13 Menit di CCTV Ferdy Sambo Dihapus?, Pakar Soroti Keanehan Tingkah Putri: Ngapain?

Ahli digital forensik bongkar kejanggalan isi CCTV di rumah Ferdy Sambo. Terungkap ada kepalsuan di 13 menit ini momen Putri berganti dengan piyama.

Tayang:
Editor: octaviamonalisa
YouTube
Rekaman CCTV perlihatkan Brigadir J dan Istri Irjen Ferdy Sambo saat tiba di rumah pribadi Ferdy Sambo untuk PCR, pakar ungkap kejanggalannya 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Skenario Ferdy Sambo terkait CCTV di TKP akhirnya terungkap.

Siapa sangka, CCTV di rumah Ferdy Sambo yang selama ini beredar ternyata adalah hasil editan.

Ya, pakar digital fornsik, Abimanyu Wachjoewidajat membongkar semua kejanggalan di dalam CCTV di rumah komandan Brigadir J tersebut.

Menurutnya, video CCV yang beredar itu sudah di edit, termasuk soal bagian Putri Candrawathi agar terlihat seperti tidak terlibat.

“Selama ini kan dugaan yang masih selalu meluas adalah siapa dan alat apa yang rusak, di situ dimana Saya sudah bilang sempat sedikit, sempat bisa di bilang kameranya yang rusak atau controller-nya atau hardisknya,” tutur Ahli Digital Forensik Abimanyu Wachjoewidajat dikutip YouTube Kompas TV, Minggu (21/8/222).

Dilansir TribunnewsBogor.com dari YouTube Kompas TV pada Minggu (21/8/2022), saat ini dengan ditemukannya rekaman CCTV yang dapat di recovery, berarti sudah jelas bahwa bukan penyimpanan yang rusak.

Baca juga: BIASANYA Teleponan, Kini 40 Hari Brigadir J Tiada, Vera Kian Pilu, Kurus & Tak Mau Bicara: Putus Asa

Baca juga: Awalnya Diberi Hadiah Banyak Putri Candrawathi, Nasib Brigadjir J Kini Tewas di Tangan Ferdy Sambo

Ahli Digital Forensik sebut CCTV di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo sudah direcovery dan diedit. Abimanyu sebut rekaman CCTV tersebut terdapat durasi yang lebih panjang
Ahli Digital Forensik sebut CCTV di rumah dinas Irjen Ferdy Sambo sudah direcovery dan diedit. Abimanyu sebut rekaman CCTV tersebut terdapat durasi yang lebih panjang (KompasTV/Tribunnews.com)

Namun menurut Abimanyu, ada kemungkinan hanya controller yang rusak, sehingga data dapat direcovery atau dipulihkan kembali.

“Dengan controller rusak berarti hardisknya masih aman terbukti bisa di recover,” terang Abimanyu.

Lalu, Abimanyu menyebutkan kemungkinan kedua bahwa CCTV sempat dicadangkan ke dalam perangkat lain sebelum dimusnahkan atau dirusak.

Bahkan, Abimanyu pun menyebutkan hasil dari konferensi pers kepolisian kemarin yang mengungkap sejumlah barang bukti disita kepolisian, yakni terdapat empat hardisk eksternal merek WD, tablet, DVR CCTV yang ada di Duren Tiga, dan laptop merek Dell.

Di sisi lain, Abimanyu menilai rekaman CCTV yang tersebar luas di media sosial terkait kegiatan Irjen Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan para ajudan itu pun sudah tak lagi murni.

“Di live itu bagian dari editing ya.

Sekarang saya buka, saya bisa kasih lihat kalau kita sekarang melihat CCTV yang ada di garasinya FS itu yang kita lihat ada dua kendaraan ini bukan analisa saya saja biar masyarakat juga melihat logikanya.

Baca juga: RELA Adopsi Bayi Ferdy Sambo, Kamaruddin Ternyata Tak Mau Ini Terjadi: Anak Klien Kami Sudah Mati

Bahwa sekarang ini kendaraan yang warna hitam, itu kendaraannya terkompres,” jelas Abimanyu.

Kemudian dalam resolusi layar CCTV yang ditampilkan dalam rekaman tersebut, Abimanyu mengatakan bahwa kendaraan berwarna hitam itu sudah terkompres menjadi 1:1, dimana biasanya menampilkan layer lebar yakni ukuran 4:3 atau 16:9.

Sumber: Tribun Bogor
Halaman 1/2
Tags:
Ferdy SamboPutri CandrawathiBrigadir JCCTVAbimanyu Wachjoewidajat
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved