Kasus Ferdy Sambo
Kuat Maruf Sebut Pergoki Brigadir J Mengendap-endap, Putri Candrawathi Nangis, Begini Kata Kapolri
Kuat Maruf sebut melihat Brigadir J mengendap-endap, langsung lapor ke Ferdy Sambo, Putri Candrawathi menangis, begini kata Kapolri.
Editor: ninda iswara
Kedua adalah tanggal 7 Juli 2022 sore menjelang malam, Brigadir J kedapatan memasuki kamar Putri Candrawathi di lantai dua.
Baca juga: Kuat Maruf Sebut Lihat Brigadir J Gendong Putri Candrawathi, Picu Emosi Ferdy Sambo: Mengendap-endap
Baca juga: Tulisan Tangan Bharada E Buat Kuat Maruf Takut, Sopir Ferdy Sambo Berusaha Kabur, Ancam Brigadir J
Di momen tersebut, sopir yang juga salah satu tersangka pembunuhan, Kuat Maruf disebut sempat memergoki Putri Candrawathi menangis dengan baju acak-acakan.
"Lalu kemudian ada kejadian pada sore hari jam 17.30 WIB menjelang Magrib, ini sebenarnya pemicu,"
"Saat itu Brigadir J masuk ke dalam kamar, Putri di lantai dua, dan keluar dari kamar, dilihat oleh Kuat, mengendap-ngendap. Lalu kemudian ditegur kenapa masuk ke kamar ibu. Kemudian lari. Mendengar ada tangisan di dalam kamar oleh Putri, didengar oleh Kuat, didengar oleh Susi, lalu kemudian ingin mengkonfirmasi apa yang sedang terjadi, apa yang dialami oleh Putri,"
"Lalu kemudian Kuat menyarankan ke ibu agar kejadian ini dilaporkan ke Ferdy Sambo," jelas Sarifuddin Sudding dalam RDP DPR RI bersama Kapolri pada Rabu (24/8/2022).
Malam harinya sekitar pukul 23:00 WIB, Putri Candrawathi melaporkan kejadian tersebut kepada Ferdy Sambo.
"Kuat melihat ibu dalam posisi nangis, pakaian acak-acakan dan sebagainya sambil menangis,"
"Tolong saya sampaikan benar tidaknya tentang informasi, tentang motif ini," kata Sarifuddin Sudding melanjutkan.
Atas kronologi yang disampaikan tersebut, Kapolri Listyo Sigit Prabowo memberikan respon.
Kapolri sudah mendapatkan keterangan tentang motif dari Ferdy Sambo.
Namun, pihaknya bakal memastikannya kembali besok ketika memeriksa Putri Candrawathi.
"Dari yang disampaikan beliau ada banyak hal yang memang sesuai,"
Namun kami ingin memastikan sekali lagi untuk memeriksa ibu PC, sehingga nanti yang kami dapat, apakah berubah atau tidak," ungkap Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sampai saat ini, polisi mendalami motif peristiwa yang menyebabkan Brigadir J terbunuh antara pelecehan atau perselingkuhan.
Baca juga: Brigjen Hendra Turuti Sambo Lakukan Peran Ini, Termasuk Datang ke Jambi, Keluarga Brigadir J Curiga
Baca juga: Janji Brigadir J soal Wisuda yang Tak Terwujud, Berharap Dipeluk Sosok Ini, Ibu Drop: Tidak Sanggup
Pengacara Brigadir J: Bu Putri dan Brigadir J happy-happy aja di Magelang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/kapolri-jenderal-listyo-sigit-prabowo.jpg)