Breaking News:

Ferdy Sambo Diminta Berhenti Bohong & Stop Ucap Kekerasan Seksual, Keluarga Brigadir J Ogah Maafkan

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi diminta berhenti berbohong soal narasi kekerasan seksual, agar tak memberatkan hukuman

Editor: Talitha Desena
YouTube TVOne, Kompas TV
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi diminta jujur dan tak bohong atas pembunuhan Brigadir J 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Irjen Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi diminta berhenti berbohong soal narasi kekerasan seksual yang disebut dilakukan Brigadir J alias Nofriansyah Yosua Hutabarat.

Seperti yang diketahui, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tengah diperiksa atas kasus pembunuhan Brigadir J.

Pengacara keluarga Brigadir J atau Yoshua, Martin Simanjuntak minta Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi untuk berkata jujur dan berhenti berbohong.

Martin menyebut, kebohongan justru akan menyulitkan mereka dan tentunya penyidik.

“Yang paling baik dan benar adalah berkata jujur,” ujar Martin, Sabtu (27/8).

“Untuk berbohong itu sulit, harus menutupinya lagi untuk kebohongan. Secara spontanitas komunikasi kita akan ada jeda waktu,” tuturnya.

Martin mengatakan sebaiknya para tersangka tak lagi menggunakan strategi menyebut kekerasan seksual sebagai motif pembunuhan.

Baca juga: Dia Pikir Bisa Selamatkan Suaminya Guru Besar UI Sebut Putri Sulit Jujur Demi Lindungi Ferdy Sambo

Baca juga: Sudah Curhat ke Kapolri Gak Mau, Sosok Ini Pilu, Kini Terancam Bertemu Langsung dengan Ferdy Sambo

Guru Besar UI sebut Putri Candrawathi akan sulit jujur demi selamatkan Ferdy Sambo
Guru Besar UI sebut Putri Candrawathi akan sulit jujur demi selamatkan Ferdy Sambo (YouTube TVOne, Kompas TV)

Jika hal tersebut diteruskan, Martin menilai itu justru akan memberatkan hukuman mereka.

“Kalau masih melakukan narasi kekerasan seksual, bukan meringankan ini malah akan memberatkan mereka,” ungkapnya.

Martin menyebut kebohongan malah akan menjauhkan para tersangka dari simpati dan maaf keluarga korban.

Padahal, Martin menyebut dari perkara yang pernah ia tangani, maaf dari keluarga korban punya bobot besar di persidngan untuk meringankan hukuman.

“Kalau ini (kekerasan seksual) masih menjadi narasinya dan strateginya, keluarga tidak akan pernah mau memaafkan mereka,” ungkap Martin

“Salah satu pertimbangan hakim itu dalam tindak pidana adanya perdamaian, kesepakatan atau pemberian maaf.  Itu bobotnya besar dalam persidangan,” lanjutnya.

Keluarga Brigadir J Ingin ke Jakarta Temui Ferdy Sambo & Putri Candrawathi

Ferdy Sambo kekeh inginkan resign, Polri langsung pecat tanpa proses surat pengunduran diri.
Ferdy Sambo kekeh inginkan resign, Polri langsung pecat tanpa proses surat pengunduran diri. (Istimewa)
Halaman
123
Sumber: Kompas TV
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved