Kasus Ferdy Sambo
Putri Candrawathi Kukuh Jadi Korban Pelecehan Brigadir J, Kamaruddin Bongkar Keanehan: Malah Dikawal
Putri Candrawathi kukuh mengaku jadi korban pelecehan Brigadir J, Kamaruddin ungkap keanehan, kejadian ini tak masuk akal.
Editor: ninda iswara
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Putri Candrawathi telah diperiksa sebagai tersangka kasus pembunuhan terhadap Brigadir J.
Dalam pemeriksaan tersebut, Putri Candrawathi masih kukuh mengkau menjadi korban pelecehan.
Terkait pengakuan istri Ferdy Sambo tersebut, kuasa hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak, ungkap keanehan.
Kamaruddin Simanjuntak, kuasa hukum keluarga Brigadir J, masih tak percaya jika pembunuhan Brigadir J dilatari motif pelecehan seksual terhadap Putri Candrawathi saat mereka berada di Magelang, Jawa Tengah.
Ia tak percaya karena bagaimana mungkin Istri Ferdy Sambo selaku korban pelecehan seksual masih dikawal Brigadir J, orang yang dituduh sebagai pelaku.
Menurut Kamaruddin, jika memang ada tindakan Brigadir J yang melecehkan istri Ferdy Sambo di Magelang, mengapa harus sampai di Jakarta terlebih dahulu untuk membuat laporan polisi.
Seharusnya, lanjut dia, Irjen Ferdy Sambo bisa melaporkan tindakan Brigadir J kepada polisi yang berada di Magelang, Jawa Tengah.
Baca juga: Misteri Raibnya Uang 200 Juta Brigadir J, Hotman Paris Bahas Rahasia Dapur Ferdy Sambo, Ini Asalnya
Baca juga: Tersangka, Putri Candrawathi Kukuh Akui Korban Pelecehan Brigadir J, Pakar: Menutupi Peristiwa Lain
Atau setidaknya, lanjut Kamaruddin, Ferdy Sambo dapat memerintahkan Kabid Propam Polda Jawa Tengah untuk menangkap Brigadir J saat itu juga.
Tapi yang terjadi justru sebaliknya, ungkap Kamaruddin, Ferdy Sambo justru membiarkan Putri Candrawathi tetap dikawal oleh Brigadir J sampai ke Jakarta.
Padahal, Ferdy Sambo telah mengetahui bahwa Brigadir J adalah orang yang jelas-jelas disebut telah melakukan pelecehan kepada istrinya.
"Tapi malah istrinya dikawal dengan baik dan tidak masalah sampai Jakarta. Itu ngawur itu," ucap Kamaruddin seperti dikutip KompasTV.
Selain itu, ungkap Kamaruddin, pada keterangan awal polisi disebutkan bahwa Ferdy Sambo tidak berada di lokasi ketika Brigadir J terbunuh karena sedang tes PCR.
Namun, faktanya Ferdy Sambo ada di lokasi kejadian.
Ia tertangkap kamera CCTV sedang melakukan tes PCR di rumahnya.
Kamaruddin mengatakan, Ferdy Sambo mengubah alibinya karena merasa sudah terpojok.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/kamaruddin-simanjuntak-bongkar-kelicikan-ferdy-sambo-dan-putri-candrawathi.jpg)