Breaking News:

1 September 2022, Syarat Membeli BBM Subsidi di SPBU Pertamina Harus Tunjukkan Barcode Khusus

Mulai 1 September 2022, membeli BBM subsidi di SPBU Pertamina harus tunjukkan barcode.

Editor: Candra Isriadhi
Otomania.com/Naufal Aziz
Ilustrasi penggunaan aplikasi MyPertamina. Mulai 1 September 2022, membeli BBM subsidi di SPBU Pertamina harus tunjukkan barcode. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - 1 September 2022, membeli BBM subsidi di SPBU Pertamina harus tunjukkan barcode.

Pengguna BBM subsidi di Stasiun Pengisian Bahan bakar Umum (SPBU) harus menggunakan barcode khusus.

Hal itu bertujuan agar penyaluran BBM bersubsidi agar tepat sasaran kepada mereka yang berhak.

Peraturan baru tersebut hanya berlaku untuk kendaraan roda empat.

Ketentuan itu disampaikan PT Pertamina (Persero) lewat Pertamina Patra Niaga, Sub Holding Commercial & Trading dalam Sosialisasi Transaksi BBM Bersubsidi tepat via MyPertamina untuk wilayah Pulau Sumba di Walakiri Hall, Hotel Kambaniru - Waingapu Sumba Timur, Senin 29 Agustus 2022 pagi.

Tujuan dari aturan baru distribusi BBM Bersubsidi tersebut agar tepat sasaran dan tepat kuota.

Mekanisme baru penyaluran BBM Bersubsidi tersebut juga merupakan bentuk komitmen PT Pertamina (Persero) dalam menjalankan amanah penugasan Pemerintah dalam menyalurkan bahan bakar minyak atau BBM Bersubsidi.

Baca juga: Siap-siap! 20,6 Juta Warga Dapat BLT Pengalihan Subsidi BBM Rp 600.000, Ini Tahap Penyalurannya

Baca juga: Update Harga BBM Pertamina Terbaru, Kini Pertamax Turbo Jadi Rp 17.800 di Jakarta

Ilustrasi aplikasi MyPertamina, banyak keuntungan jika rajin pakai aplikasi ini
Ilustrasi aplikasi MyPertamina, banyak keuntungan jika rajin pakai aplikasi ini (Pertamina)

Untuk diketahui, PT Pertamina (Persero) menerapkan mekanisme baru yakni dengan cara pendaftaran pengguna BBM Bersubsidi lewat website subsiditepat.mypertamina.id khusus untuk kendaraan roda empat (mobil).

Hal itu disampaikan Pihak PT Pertamina (Persero) Wilayah Nusa Tenggara Timur saat melakukan

Sosialisasi terkait transaksi BBM Bersubsidi menggunakan aplikasi itu disampaikan Tim dari PT Pertamina (Persero) yang terdiri dari Sales Branch Manajer Pertamina NTT, Muhammad Hardiansyah Putra dan Manajer Pertamina FT Waingapu Dedi Sulistyo Wododo.

Mereka didampingi, Supervisor FT Waingapu Juan, Cheker sbm IV NTT, Muhammad Fahrizal dan Cheker Fuel Gas SBM IV NTT Ardy Naben.

Kepada POS-KUPANG.COM, Muhammad Hardiansyah Putra menyebutkan bahwa sosialisasi kepada seluruh pemerintah kabupaten di Pulau Sumba dilaksanakan agar dinas terkait dapat membantu dalam pelaksanaan lapangan apabila program tersebut dilaksanakan secara menyeluruh untuk penyaluran BBM Bersubsidi tepat via MyPertamina.

Baca juga: Aplikasi MyPertamina di Hari Pertama Banyak yang Error, Sejumlah Pembeli BBM Tidak Bisa Mengakses

Baca juga: Kalangan Ekonom Sebut Aturan Beli BBM Pakai MyPertamina Merepotkan, Rata-rata Konsumen Sulit Akses

Petugas SPBU di Rest Area KM 19 Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, sedang melayani pelanggan, Selasa (26/4/2022). Berikut harga BBM Pertamina terbaru setelah harga BBM nonsubsidi resmi naik lagi mulai hari ini, Rabu (3/8/2022).
Petugas SPBU di Rest Area KM 19 Tol Jakarta-Cikampek, Bekasi, Jawa Barat, sedang melayani pelanggan, Selasa (26/4/2022). Berikut harga BBM Pertamina terbaru setelah harga BBM nonsubsidi resmi naik lagi mulai hari ini, Rabu (3/8/2022). (WARTA KOTA/YULIANTO)

Hardiansyah menyebut bahwa program penggunaan aplikasi MyPertamina dilakukan untuk memastikan transaksi BBM Subsidi tepat sasaran dan tepat kuota bagi masyarakat penerima subsidi.

Penerapan program tersebut akan mulai dilaksanakan di SPBU di Pulau Sumba mulai 1 September 2022 mendatang.

"Mekanismenya, masyarakat kita wajibkan untuk melakukan pendaftaran menggunakan web yang sudah tersedia di subsiditepat.mypertamina.id, setelah itu masyarakat mengisi data diri dan kendaraan, setelah itu akan dilakukan verifikasi dan akan mendapatkan barcode," ujar Muhammad Hardiansyah Putra yang didampingi Dedi Sulistyo Wododo.

Sumber: Pos Kupang
Halaman 1/4
Tags:
BBMSPBUPertaminaPertalitePertamaxPerserosubsidi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved