Breaking News:

Rekaman CCTV Rumah Ferdy Sambo yang Beredar di Publik Sudah Diedit, Pakar Sebut Ada yang Dipotong

Komnas HAM sebut video CCTV yang beredar sebelumnya sudah diedit, pakar menyebut ada area yang dipotong

Editor: Talitha Desena
Facebook
Rekaman CCTV sebelum Brigadir J dibunuh, komnas HAM sebut sudah diedit demi rekayasa Ferdy Sambo 

TRIBUNNEWSMAKER.COM -  Rekaman CCTV rumah Ferdy Sambo yang sebelumnya beredar disebut sudah diedit, terdapat bagian area yang dipotong.

Komisioner Komnas HAM, Choirul Anam mengungkapkan rekaman kamera CCTV yang beredar di publik yang menunjukkan momen sebelum pembunuhan Brigadir Novriansyah Yoshua Hutabarat alias Brigadir Jadalah hasil rekayasa.

 Choirul Anam mengatakan video tersebut sengaja direkayasa oleh Ferdy Sambo untuk memuluskan skenario yang dibuatnya.

"(Rekaman CCTV) dibuat video (rekayasa) guna menyesuaikan dengan skenario (yang dirancang Ferdi Sambo)."

"Jadi video yang beredar itu dalam konteks konstruksi peristiwa, itu tidak lengkap, itu disesuaikan dengan skenario yang di buat (Ferdy Sambo) nah (rekayasa) ini adalah konteks untuk membuat narasi," kata Anam, Kamis (1/9/2022) dikutip dari tayangan Kompas Tv.   

Sebagaimana disampaikan Anam, narasi yang sempat dibangun adalah pelecehan seksual yang dilakukan Brigadir J terhadap Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.

Baca juga: Cara Ferdy Sambo Hipnotis Anak Buah, Percaya Skenario: Kalau Terjadi pada Kamu, Gimana Posisinya?

Baca juga: Kak Seto Lindungi Anak Ferdy Sambo, Ayah Brigadir J Sindir: Orang Berkecukupan yang Diperhatikan

Rekaman CCTV tunjukkan kejanggalan pada Brigadir J
Rekaman CCTV tunjukkan kejanggalan pada Brigadir J (YouTube Kompas TV)

"(Narasi yang dibangun) menjelaskan peristiwa terjadi di (rumah dinas Ferdy Sambo) Duren Tiga dan dilatarbelakangi dengan tindakan Brigadir J yang diduga melakukan perjanjian seksual sambil menodongkan senjata api terhadap saudara PC, serta menembak Bharada E."

"Ini narasi yang awal-awal memang dimunculkan."

"Terus berikutnya dibuatnya dua laporan ke Polres Metro Jakarta Selatan tentang dugaan percobaan pembunuhan terhadap para Bharada E dan dugaan tindak pidana pelecehan seksual terhadap PC, ini yang basisnya di Duren Tiga," jelas Anam.

Rekaman CCTV sebelum Brigadir J dibunuh, bibi soroti kaos yang dipakainya
Rekaman CCTV sebelum Brigadir J dibunuh, bibi soroti kaos yang dipakainya (Facebook)

Rekaman CCTV Sudah Diedit

Pernyataan Anam soal rekayasa hasil rekaman CCTV ini menjawab dugaan Ahli Digital Forensik Abimanyu Wachjoewidajat.

Sebelumnya, Abimanyu menduga rekaman CCTV yang berhasil didapatkan penyidik tim khusus (Timsus) Polri dalam kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J, tidak murni.

Rekaman CCTV dari sebuah garasi rumah merekam kegiatan Ferdy Sambo, Putri Candrawathi dan para ajudan, menurut Abimanyu, sudah diedit.

Pertama, kendaraan berwarna hitam, terkompresi.

Halaman
12
Sumber: Tribunnews.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved