Breaking News:

Kasus Ferdy Sambo

Bocor Percakapan Rahasia Ferdy Sambo & Nikita Mirzani, Pengacara Suami Putri Candrawathi Membantah

Viral di media sosial, bocoran percakapan rahasia antara Ferdy Sambo dengan Nikita Mirzani.

Editor: galuh palupi
TikTok@realnikitamirzani
Kolase Nikita Mirzani dan Ferdy Sambo 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Viral di media sosial, bocoran percakapan rahasia antara Ferdy Sambo dengan Nikita Mirzani.

Informasi itu kini tegas dibantah oleh Ferdy Sambo melalui pengacaranya, Arman Hanis.

Pada Sabtu 17 September 2022, Arman Hanis membantah rumor soal viralnya percakapan Ferdy Sambo dan Nikita Mirzani.

"Kami tim kuasa hukum membantah keterkaitan klien kami dalam percakapan yang sedang beredar luas," kata Arman.

Arman mengaku enggan menanggapi lebih lanjut mengenai kehebohan percakapan yang viral itu.

Dia menegaskan bahwa saat ini dirinya dan Ferdy Sambo hanya fokus pada perkara yang kini tengah dihadapi, yakni dugaan pembunuhan berencana.

Baca juga: Kamaruddin Yakini Hal Ini Jadi Motif Ferdy Sambo Bunuh Brigadir J: Ketahuan Nikah dengan Si Cantik

Kolase Nikita Mirzani dan Ferdy Sambo
Kolase Nikita Mirzani dan Ferdy Sambo (TikTok@realnikitamirzani)

"Kami tidak ingin memberikan tanggapan lebih lanjut, karena tidak berhubungan dengan perkara yang kami tangani," ujar Arman.

Seperti diketahui rekaman suara Nikita Mirzani dengan seorang pria yang diduga Ferdy Sambo, beredar dan vira; di media sosial.

Dalam rekaman itu, Nikita membicarakan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang tengah dihadapinya.

Nikita tampak meminta bantuan Ferdy Sambo agar kasusnya menjadi pasti dan tidak dijerat pasal berat.

Percakapan tersebut diduga terjadi saat Nikita berperkara dengan Dipo Latif, mantan suaminya.

Dimana Nikita dilaporkan atas dugaan kekerasan dalam rumah tangga dan penganiayaan.

Dalam percakapan itu, pria yang disebut sebagai Sambo itu tak banyak bicara. Tampak Nikita Mirzani yang lebih banyak melontarkan pertanyaan terkait kasus KDRT.

Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi jalani rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J selama 7 jam.
Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi jalani rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J selama 7 jam. (Youtube channel Kompas tv)

"Ini, kan, ranahnya KDRT, ya, kenapa jadi 351 KUHP Juncto 355 KUHP. Itu, kan, pasal ngeri-ngeri," kata Nikita dalam unggahan itu dikutip, Sabtu (17/9).

Halaman
1234
Sumber: Tribun Medan
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved