Seorang Karyawan Dilarang Cuti Oleh Bosnya, Jika Tak Masuk Diancam Dipecat Lewat WhatsApp
Seorang karyawan dilarang cuti oleh bosnya dan jika tak patuh bisa dipecat melalui teks WhatsApp
Penulis: Talitha Desena Darenti
Editor: Talitha Desena
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Seorang wanita bernama Roberra curhat mengenai kelakukan bosnya yang tak memperbolehkan dirinya untuk cuti.
Dikutip dari Newsweek pada 26 September 2022, wanita tersebut curhat di situs Reddit.
Dirinya masih usia remaja dan membongkar tingkah dari bosnya sendiri.
"Apa yang perlu saya lakukan? Saya berumur 16 tahun, dan saya tidak boleh bekerja hari ini,
Saya meletakkan ketersediaan saya, saya hanya boleh bekerja pada hari Jumaat," tulisnya.
Walaupun mengecewakan, di Amerika tidak menyalahi undang-undang bagi majikan untuk meminta pekerja masuk pada hari cuti mereka.
Kebanyakan bos bisa "sesuka hati" memecat pekerja mereka.
Baca juga: Dapat Gaji Puluhan Juta, Mantan Supervisor Ini Pilih Resign, Jadi Badut Jalanan, Terkuak Alasan Haru
Baca juga: HARU, Ingat Suami Resign Demi Rawat Istri Sakit Kanker Otak? Kini Bahagia Istrinya Sudah Bisa senyum

Termasuk yang enggan masuk pada hari cuti yang dijadualkan.
"Bos boleh menukar syarat pekerjaan anda sebarang sebab atau tanpa sebab,
Bos Roberra kononnya memintanya untuk mengisi masa cutinya pada dua waktu yang berbeda.
Dalam dua pesan itu bos Roberra menjelaskan bahawa beberapa orang telah menelefon dalam keadaan sakit, tetapi pada kedua-dua, Roberra enggan masuk.
Bosnya tidak berkata apa-apa selepas penolakan pertama Roberra.
Selepas yang kedua, bagaimanapun, bosnya mengancam untuk memecatnya.

"Anda mesti datang hari ini, dan jika anda tidak datang hari ini untuk bekerja saya akan memecatmu,
Anda tidak perlu datang untuk seterusnya. Terima kasih," kata bos Roberra melalui teks.