Breaking News:

Bocah SD di Cianjur Jarang Masuk Sekolah, Guru Menangis Tahu Alasannya: Terlalu Berat Bebanmu, Nak

Jarang masuk sekolah, alasan bocah SD di Cianjur ini buat gurunya menangis. Terkuak kisah pilunya.

Editor: ninda iswara
TikTok/ Pixabay
Jarang masuk sekolah, alasan bocah SD di Cianjur ini buat gurunya menangis. Terkuak kisah pilunya. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Kisah pilu seorang bocah SD di Cianjur jarang masuk sekolah.

Bukan karena malas, ada kisah sedih di balik murid SDN 1 Pacet Cianjur ini tak masuk sekolah.

Sang guru, Endah Rosmalina, tak kuasa menahan air mata ketika mengetahui alasannya.

Cerita mengiris hati tersebut dibagikan Endah di akun TikTok-nya beberapa hari yang lalu.

Endah menceritakan, awalnya ia penasaran dengan murid lelakinya itu yang jarang ke sekolah.

Ia mengira muridnya itu malas sehingga tidak masuk sekolah.

Namun, ia juga mendengar murid tersebut hanya berada di rumahnya saja, tidak ke mana-mana.

Baca juga: Kisah di Balik Tingkah Polos Bocah Okky Boy, Pekerja Keras, Jadi Tukang Parkir hingga Cuci Piring

Baca juga: PILU Bocah SD Hamil, Keluarga Syok Tahu Pelaku yang Melecehkan Anaknya, Kini Kondisi Mengkhawatirkan

Jarang masuk sekolah, alasan bocah SD ini buat gurunya menangis
Jarang masuk sekolah, alasan bocah SD ini buat gurunya menangis (Kolase TribunJakarta)

"Awal nya ibu kira kamu jarang masuk sekolah itu karena memang malas, atau ada faktor lain. Karena tidak sedikit yang bilang kamu ada di rumah terus," bunyi caption video Ibu Endah.

Saat mengetahui alasan yang sebenarnya mengapa murid tersebut memilih untuk tidak masuk sekolah, hati Endah terasa sesak.

"Air mata ibu benar-benar pecah begitu kamu ceritain apa yang kamu rasa dan alasan kamu jarang masuk sekolah," lanjutnya.

"Terlalu berat beban yang kamu pikul nak… sabar yah sayang kehidupan ini harus tetap berjalan meski ibu tahu bagaimana rasanya kehilangan," tambahnya.

Murid itu bercerita kepada sang ibu guru bahwa dia sangat rindu dengan sosok mamanya.

Anak yang seharusnya masih mendapatkan kasih sayang orangtua itu, merasa kangen dengan momen saat sang mama membangunkannya untuk sekolah.

"Kamu juga bilang kangen dibangunin mamah kayak dulu," sebut Ibu guru.

Halaman
1234
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved