Kasus Ferdy Sambo
HARU! Sekilas Tampak Cuek, Ayah Brigadir J Ternyata Usap Kepala Bharada E Saat Simpuh Minta Maaf
Bertemu langsung di persidangan, Bharada E langsung simpuh di kaki orangtua Brigadir J. Perlakuan Samuel Hutabarat bikin terenyuh.
Editor: octaviamonalisa
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Bertemu langsung di persidangan, Bharada E langsung simpuh minta maaf di depan orangtua Brigadir J.
Sambil menahan tangis, Bharada E memberanikan diri meminta maaf langsung kepada orangtua Brigadir J.
Tampak Bharada E sampai simpuh di kaki Samuel Hutabarat dan Rosti Simanjuntak.
Momen haru tersebut terekam kamera sebelum persidangan lanjutan kasus kematian Brigadir J dimulai.
Baca juga: Sampai Mimpiin Yosua Pengacara Kasihan, Bharada E Kian Pilu, Kecam Skenario Sambo: Jangan Dirusak!
Baca juga: Tak Mampu Menolak Perintah Jenderal Bharada E Menyesal, Bergetar Minta Maaf ke Keluarga Brigadir J
Bharada E yang awalnya duduk di kursi saksi pun langsung berdiri saat melihat orangtua Brigadir J masuk ruang sidang.
Ia tampak menyalami dan terlihat menunduk meminta maaf.
Kemudian ia melanjutkan berlutut dihadapan Ibunda Brigadir J Rosti Simanjuntak.
Meski sekilas terlihat cuek, namun rupanya Samuel Hitabarat menyambut niat baik Bharada E.
Terlihat tangan Samuel Hutabarat memegang kepala Bharada E dan Ibunda Rosti Simanjuntak mengamini permintaan maaf tersebut.
Setelah kembali ke tempat duduk, mata Bharada E tampak berkaca-kaca seperti menangis.
Keluarga Brigadir J Memaafkan Bharada E yang Menembak Atas Perintah Ferdy Sambo, 'Kami Memaklumi'
Sementara itu, keluarga Brigadir J rupanya telah memaafkan perbuatan Bharada E yang menebak putra mereka.
"Tanggapan kami dari orang tua almarhum, memang selalu diajarkan selaku kita umat beragama. Apalagi Eliezer mengakui kesalahannya."
"Apabila kita tidak memaafkan seseorang yang sudah mengakui kesalahannya, itu berarti kita sudah bersalah juga," ujarnya, Selasa, dikutip dari Kompas.com.
Diberitakan TribunJambi.com, Bharada E kembali mengucapkan belasungkawa dan permintaan maaf kepada keluarga Brigadir J.
Ibu Brigadir J, Rosti Simanjuntak, telah mengetahui permintaan maaf dari Bharada E itu.
Rosti Simanjuntak lalu mendoakan agar Bharada E diampuni oleh Tuhan.
"Semoga diampuni Tuhan kau, Nak," ucap dia, Selasa.
Meski sudah memaafkan Bharada E, Samuel Hutabarat minta proses hukum atas perkara pembunuhan berencana Brigadir J tetap berjalan.
"Kami memaafkan Eliezer, tapi kita ikuti terus proses hukum yang berjalan," ungkapnya, Selasa, dilansir TribunJambi.com.
Samuel mengaku memaklumi posisi Bharada E dalam situasi rencana pembunuhan Brigadir J.
"Dalam hal ini kami memaklumi posisi RE dalam peristiwa itu."
"RE kan yang diperintah oleh atasannya untuk menghabisi nyawa almarhum Yosua," jelas dia.
Keluarga Brigadir J Akan Sampaikan Isi Hati di Persidangan, Bicara Sesuai Fakta
Keluarga Brigadir J mengatakan akan menyampaikan langsung apa isi hati mereka kepada Ferdy Sambo dan istrinya Putri Candrawathi.
Keluarga Brigadir J memastikan akan menjadi saksi dalam kasus dugaan pembunuhan berencana Brigadir Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat.
Bibi Brigadir J, Rohani Simanjuntak mengonfirmasi keluarganya akan hadir secara langsung di persidangan Bharada E atau Richard Eliezer pekan depan.
"Kami langsung datang ke sana (pengadilan -red), berhadapan langsung di pengadilan nanti," kata Rohani di Kompas Malam KOMPAS TV, Selasa (18/10/2022).
Ia mengatakan bahwa keluarga Brigadir J sangat ingin bertemu langsung dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi di persidangan.
"Nanti di persidangan saja kami sampaikan, apa yang ada di dalam hati kami, apa yang ingin kami sampaikan kepada Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi," jawab dia saat ditanya apa yang ingin disampaikan keluarga kepada para terdakwa.
Rohani juga mengatakan ada sebelas saksi, termasuk keluarga dan kekasih Brigadir J, yang akan datang ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Ia mengatakan, pihaknya akan menjawab pertanyaan jaksa dan hakim berdasarkan fakta yang mereka ketahui, rasakan, dan lihat.
"Apa nanti yang ditanyakan Jaksa Penuntut Umum dan hakim, apa yang kami tahu dan rasakan, apa yang kami lihat, di sana (pengadilan -red) kami ceritakan," jelasnya.
Ia mewakili keluarga Brigadir J berharap agar Jaksa dan hakim mengungkap kasus pembunuhan berencana Brigadir J dengan transparan.
"Jangan ada yang ditutupi, jangan berbelit-belit lagi, karena selama ini yang kami lihat berbelit-belit, jadi harus transparan," tegasnya.
"Betul-betul lah keadilan itu ditunjukkan," pungkasnya.
JPU Bakal Hadirkan 12 Saksi
Sidang Bharada E akan dilanjutkan Selasa (25/10/2022) hari ini dengan menghadirkan 12 saksi.
Ke-12 saksi tersebut yakni:
1. Kamaruddin Simanjuntak;
2. Samuel Hutabarat;
4. Mahareza Rizky;
5. Yuni Artika Hutabarat;
6. Devianita Hutabarat;
7. Novita Sari;
8. Rohani Simanjuntak;
9. Sangga Parulian;
10. Roslin Emika Simanjuntak;
11. Indrawanto Pasaribu;
12. Vera Maretha Simanjuntak.
Saksi-saksi tersebut merupakan pengacara dan keluarga korban hingga kekasih mendiang Brigadir J.
Total ada 61 Saksi untuk Sidang Bharada E
Sebanyak 12 saksi yang akan dihadirkan pada sidang Selasa (24/10/2022) merupakan tahap awal.
Total akan ada 61 saksi dalam perkara untuk terdakwa Bharada E.
Hal ini berdasarkan jumlah dari Berita Acara Pemeriksaan (BAP).
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun-Medan.com dan Tribunnews.com dengan judul Momen Haru Bharada E Nangis Berlutut Cium Tangan Ayah dan Ibu Brigadir J, Samuel Pegang Kepalanya!, Sudah Maafkan Bharada E, Besok Keluarga Brigadir J Siap Jawab Pertanyaan dari Hakim dan Jaksa
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/ayah-brigadir-h-usap-kepala-bharada-e-saat-ia-simpuh-minta-maaf-di-kakinya.jpg)