Kasus Ferdy Sambo
Bharada E Beber Ferdy Sambo & Putri Candrawathi Sudah Setahun Pisah Rumah, Ketemu Hanya Sabtu-Minggu
Sidang kasus pembunuhan Brigadir J mengungkap sejumlah fakta baru, di antaranya adalah relasi yang terjalin antara Ferdy Sambo & Putri Candrawathi.
Editor: galuh palupi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sidang kasus pembunuhan Brigadir J mengungkap sejumlah fakta baru, di antaranya adalah relasi yang terjalin antara Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Pada pemeriksaan saksi-saksi, Senin, majelis hakim, antara lain, menggali hubungan perkawinan hingga anak terakhir Ferdy Sambo dan Putri Chandrawathi yang tidak bernama belakang "Sambo".
Morgan Simanjuntak, anggota majelis hakim juga menggali pertanyaan mengapa ajudan Putri Candrawathi yang semuanya berjenis kelamin laki-laki.
Biasanya, kalau majikannya perempuan, yang kawal ya perempuan.
Bharada Richard Eliezer alias Bharada E membantah keterangan soal tempat tinggal Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo yang disampaikan Susi, asisten rumah tangga atau ART Putri Candrawathi.
Menurut Bharada Eliezer, keterangan yang disampaikan Susi bahwa Putri Candrawathi tinggal serumah dengan Ferdy Sambo, bohong.
Baca juga: Kesaksian Adzan Romer, Dipaksa Tanda Tangani BAP, Ferdy Sambo Telepon Sosok Ini, Putri Makan-makan

Susi terancam tuduhan memberikan keterangan bohong persidangan.
Siapa Susi? Susi lahir di Sampang, Madura, Jawa Timur, tapi alamat domisili di Kecamatan Kepil, Wonosobo, Jawa Tengah. Susi lahir tahun 1992 atau berusia 20 tahun dan sudah bekerja sebagai ART Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dua tahun terakhir.
Kecamatan Kepil terletak 127 km dari Semarang, ibu kota provinsi Jawa Tengah.
Selain Susi, sejumlah orang membantu keluarga Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi, antara lain Kuat Ma'ruf.
Kuat Ma'ruf, yang dibawa Ferdy Sambo sewaktu bertugas di Polres Brebes, Jawa Tengah, ikut tersangka.
Tidak Serumah
Bharada Eliezer menegaskan bahwa Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo sudah pisah rumah selama setahun.
Putri Candrawathi tinggal di rumah di Jl Saguling, sedangkan Ferdy Sambo tinggal di rumah Jl Bangka, Jakarta.
Baik rumah di Jl Saguling dan Jl Bangka merupakan rumah pribadi.
Rumah dinas Ferdy terletak di Kompleks Polri, Duren Tiga. Rumah dinas tersebut merupakan TKP pembunuhan Brigadir J.
Baca juga: Dipecat dari Polri, Perjalanan Hendra Kurniawan Terseret Kasus Ferdy Sambo, Datangi Rumah Brigadir J
Rumah Saguling dan Duren Tiga berjarak sekitar 300 meter tapi di kompleks yang berbeda.
Keduanya hanya bertemu selama akhir pekan, yakni pada hari Sabtu dan Minggu di rumah Saguling.
Hal itu disampaikan Bharada Eliezer dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan pada Senin (31/10/2022).

"Saudara saksi (Susi) mengatakan Pak FS lebih sering di Saguling dan saudara saksi sering menyediakan sarapan untuk saudara FS."
"Faktanya, saudara FS ini lebih sering di kediaman di Bangka untuk Sabtu-Minggu baru balik ke Saguling," kata Bharada E dikutip dari tayangan Kompas Tv.
Pernyataan Bharada E ini menjelaskan sekaligus membantah keterangan Susi yang mengatakan bahwa Putri Candrawathi dan Ferdy Sambo sering bertemu.
Sebelumnya, Susi mengatakan kepada Majels Hakim bahwa Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi tinggal serumah di rumah Jl Bangka, Jakarta.
Namun, setelah Hari Raya Idul Fitri atau setelah Lebaran 2021, Putri Candrawathi pindah dari rumah Bangka ke rumah Saguling.
Adapun kepindahannya ini, kata Susi, diikuti Ferdy Sambo.
Ferdy Sambo, kata Susi, sering mengunjungi dan tidur di rumah Saguling.
Ia pun mengatakan bahwa ia sering melihat Ferdy Sambo pagi hari berada di rumah.
Baca juga: GARA-GARA Nurut Disuruh Putri Candrawathi, Kini Kakak Ferdy Sambo Terseret: Saya Diminta Mengamankan
Meskipun ia tidak mengetahui pukul berapa Ferdy Sambo pulang.
Susi juga memeberikan keterangan bahwa dirinya setiap pagi sering menyiapkan sarapan untuk Ferdy Sambo sebelum berangkat bertugas.

"Sejak 2021 (Putri Candrawathi pindah ke Saguling), sejak sesudah Lebaran 2021."
"(Ferdy Sambo) pindah ikut ke Saguling."
"Tidak juga (sering ke Saguling), (Ferdy Sambo ikut) tidur di Saguling, tapi sering juga."
"Kalau nginap pasti nginap, saya tidak tahu (kapan pulangnya Ferdy Sambo), tapi pagi sudah ada Bapak di Rumah Saguling," kata Susi.
Anak Keempat
Daden Miftahul Haq, salah satu ajudan Ferdy Sambo, mengungkapkan mengenai anak keempat Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Pada pemeriksaan saksi Susi terungkap bahwa Ferdy Sambo dan Putri punya anak keempat tidak tidak bernama belakang Sambo seperti tiga anak lainnya.
Daden Miftahul Haq, dalam persidangan mengatakan, anak tersebut merupakan anak hasil adopsi.
Pernyataan Daden tersebut disampaikan saat ia bersaksi pada sidang kasus dugaan pembunuhan berencana terhadap Brigadir J atau Nofriansyah Yosua Hutabarat dengan terdakwa Bharada E atau Richard Eliezer di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Senin (31/10/2022).
Baca juga: Saya akan Bela Kamu Janji Ferdy Sambo ke Bharada E, Brigadir Daden Sempat Geledah Reza Hutabarat
Dalam sidang dengan agenda pemeriksaan saksi tersebut, Daden menjawab pertanyaan majelis hakim tentang Putri Candrawathi, istri Ferdy Sambo.
“Di tahun 2019 Putri pernah melahirkan?” tanya hakim dalam persidangan.

“Setahu saya tidak yang mulia,” jawab Daden.
Setelah Daden menjawab pertanyaan itu, jaksa pun menyinggung pengakuan Susi, asisten rumah tangga (ART) Ferdy Sambo, yang menyatakan bahwa anak keempat majikannya merupakan anak kandung.
“Susi tadi katakan anak Putri 1,5 tahun. Saudara sebagai ajudan enggak pernah lihat Putri hamil?” tanya jaksa.
“Sejak kapan bayi ada di rumah?” kata jaksa melanjutkan pertanyaan.
Awalnya Daden mempertanyakan relevansi pertanyaan jaksa tersebut dengan kasus yang sedang disidangkan.
“Mohon izin apa pertanyaan menyangkut kasus,” kata Daden.
“Ini menyangkut kasus,” kata hakim.
Daden mengaku khawatir jika jawabannya akan berdampak pada masa depan anak keempat Ferdy Sambo tersebut.
Hakim kemudian menjelaskan bahwa hal ini perlu disampaikan agar permasalahan mengenai kasus yang disidangkan bisa terungkap.
“Lho ini menyangkut kasus, bukan untuk merusak masa depan,” kata hakim.
“Siap yang Mulia, untuk anak ibu PC (Putri Candrawathi) dan bapak yang paling kecil itu anak adopsi yang mulia,” kata Daden.
Namun, Daden mengaku tidak bisa menjelaskan lebih jauh terkait proses adopsi anak tersebut.
“Untuk prosesnya saya tidak tahu,” ujar Daden.
Nama Daden muncul setelah Vera Simanjuntak, pacar Brigadir J, menjelaskan bahwa almarhum pernah bertengkar dengan Daden. (Tribunnews)
Sebagian artikel ini telah tayang sebelumnya di Tribunnews dengan judul 'Pisah Rumah Selama Setahun, Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Hanya Bertemu Sabtu-Minggu'