Breaking News:

Kasus Ferdy Sambo

Setelah Susi, ART Ferdy Sambo Diryanto Kini Disorot, Jaksa Nilai Saksi Berbohong: Jadikan Tersangka!

Diryanto alias Kodir dihadirkan sebagai saksi untuk terdaka Brigjen Hendra Kurniawan. Sejumlah keterangannya dianggap tak sesuai.

Youtube Kompas TV via TribunMataraman
Asisten rumah tangga Ferdy Sambo, Daryanto alias Kodir dicecar oleh jaksa penuntut umum (JPU) hingga hakim Pengadilan Negeri Jaksel. Foto Daryanto dan Ferdy Sambo 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sosok ART Ferdy Sambo, Diryanto alias Kodir tengah menjadi sorotan setelah memberikan kesaksian soal kasus Brigadir J.

Apa yang diutarakan Diryanto di persidangan ternyata membuat Jaksa Penuntut Umum (JPU) perkara obstruction of justice terkait pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat, geram.

Seperti yang diberitakan, Diryanto alias Kodir dihadirkan sebagai saksi untuk terdaka Brigjen Hendra Kurniawan.

Pada saat memberikan kesaksian, sejumlah keterangan yang disampaikan Diryanto dianggap tidak masuk akal.

Selain itu menurut jaksa, saksi diduga memberikan keterangan palsu di persidangan.

"Majelis hakim, kami melihat saksi ini berbelit-belit dan berbohong. Kiranya majelis hakim mengelurkan penetapan saksi ini menjadi tersangka," harap JPU, Kamis (3/11/2022).

Saat JPU menyampaikan permohonan tersangka kesaksian palsu itu, terlihat raut muka Diryanto langsung berubah jadi murung, tatapan diarahkan ke lantai ruang persidangan.

Kegeraman jaksa bahkan hakim itu bermula saat ditanya tentang posisinya saat terjadi peristiwa penembakan Brigadir Yosua di Komplek Polri Duren Tiga No 46.

Diryanto alias Kodir mengatakan, memang dia mendengar ada tembakan dari arah rumah.

Baca juga: Karier Hancur Terseret Kasus Sambo, Hendra Kurniawan Bereaksi Dipecat Tidak Hormat: Sudah Lupa Saya!

Baca juga: TEGA! Dua Hari Setelah Brigadir J Tewas, Putri Candrawathi Gelar Makan-makan, Para Ajudan & ART Ikut

Diryanto alias Kodir saat menjadi saksi di PN Jakarta Selatan
Diryanto alias Kodir saat menjadi saksi di PN Jakarta Selatan, Kamis (3/11/2022)

Posisinya saat itu berada di luar rumah. "Saya di pinggir jalan, di depan rumah," kata Kodir.

Dia mengaku, berada di depan rumah bersama Rommer dan Yogi.

Saat terjadi penembakan itu, sekitar pukul 17.00, dia tidak langsung masuk ke dalam.

"Saya dan rommer panik," ungkapnya.

Hakim kemudian bertanya kepadanya jam berapa saksi masuk ke rumah.

"Sekitar pukul 20.00," jawanya.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jambi
Tags:
DiryantoFerdy SamboBrigadir J
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved