Kasus Ferdy Sambo
Alasan Syarifah 'Kesengsem' Ferdy Sambo, Ngefans hingga Terobos Sidang, Beri Surat & Bantal
Syarifah Ima Sahab menjadi sorotan setelah nekat menerobos masuk ke ruang sidang untuk menemui Ferdy Sambo.
Editor: galuh palupi
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Syarifah Ima Sahab menjadi sorotan setelah nekat menerobos masuk ke ruang sidang untuk menemui Ferdy Sambo.
Memakai kaos putih bergambar Ferdy Sambo, Syarifah mengaku ngefans dengan mantan Kadiv Propam Polri tersebut.
Sontak hal itu membuat masyarakat bertanya-tanya apa yang membuat syarifah menggemari terdakwa pembunuh berencana?
Fans atau penggemar Ferdy Sambo tersebut bernama Syarifah Ima Sahab.
Pada sidang kemarin, Selasa (29/11/2022), dia sampai nekat menerobos ruang sidang untuk menemui idolanya, Ferdy Sambo.
Di tengah-tengah ruang sidang, perempuan berhijab itu tampak memberikan sebuah bantal berwarna hitam dan cokelat.
Baca juga: Pengacara Brigadir J Curiga, Gaji Ferdy Sambo Rp 35 Juta, Belanja Bulanannya Rp 600 Juta, Janggal!
Tak hanya bantal, sepucuk surat pun terselip dari pemberiannya itu.
"Ada bantal kecil, ada surat," kata Syarifah saat diwawancarai awak media pada Selasa (29/11/2022) malam.
Berdasarkan pengakuannya, dia hendak memberikan dua benda tersebut untuk kenang-kenangan darinya sebagai fans.
"Saya mau kasih kenang-kenangan buat Pak Sambo."
Untuk memberikan kenang-kenangan itu, Syarifah berupaya menemui idolanya.
Tak peduli kondisi Ferdy Sambo sedang dalam pengawalan ketat di ruang sidang.
Dengan mengenakan kaus putih bergambar wajah Sambo, dia pun menerobos ruang sidang sesaat setelah Majelis Hakim menskors persidangan.
Menurutnya, upaya tersebut dilakukan secara spontan dan murni karena naluri seorang fans.
"Saya langsung lupa sendiri karena spontan. Nge-fans banget," ujarnya.
Namun sayang, Ferdy Sambo tak menerima surat dan bantal pemberian Syarifah saat itu.
Baca juga: NEKAT Terobos Sidang, Wanita Ini Ngaku Fans Ferdy Sambo, Beri Suami Putri Hadiah: Sayang Sama Bapak
Meski demikian, Syarifah tetap berupaya mencari jalan lain agar dua benda itu sampai ke tangan Ferdy Sambo.
Ke depannya dia akan berupaya menjalin komunikasi dengan tim penasehat hukum Ferdy Sambo.
"Nanti kita lihat situasi. Andai kata pengacaranya mengizinkan, yah kita memberi. Kita harus izin sama pengacaranya dulu kan," ujarnya.
Akibat perbuatannya menerobos ruang sidang, Syarifah langsung diamankan oleh pihak Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.
Dia pun menyatakan permohonan maaf atas aksi nekatnya tersebut.
"Kita minta maaf atas keteledoran tadi. Kita tidak ada niat apa-apa. Sebagai seorang fans hanya ingin memberikan sebuah bingkisan kepada idolanya."
Termasuk kemarin, Syarifah mengaku baru dua kali mengikuti sidang Ferdy Sambo di PN Jakarta Selatan.
Akan tetapi, dia rutin menyaksikan persidangan Ferdy Sambo melalui layar televisi di rumah.
"Baru kali ini bisa masuk. Ngikutin di TV selalu di rumah," ujarnya.
Baca juga: Bak Tak Kapok, ART Ferdy Sambo Lagi-lagi Disemprot Hakim, Diminta Jujur: Jangan Kamu Tutup-tutupi!
Idolanya itu dianggap Syarifah bak pahlawan bagi istrinya, Putri Candrawathi.
"Karena dia membela istrinya, jadi saya salut dia membela istrinya," katanya.
Meski telah ditetapkan sebagai terdakwa kasus dugaan pembunuhan berencana, Syarifah tetap mendukung Ferdy Sambo.
Dia berharap agar hukuman Mantan Kadiv Propam Polri itu dapat diringankan oleh Majelis Hakim.
"Mudah-mudahan Pak Sambo diringankan biar bisa bertobat, ada kesempatan buat kumpul lagi sama keluarganya," kata Syarifah.
OBROLAN Ferdy Sambo & Putri Sebelum Bunuh Brigadir J
Fakta-fakta baru soal kasus pembunuhan Brigadir J yang didalangi oleh Ferdy Sambo mulai terungkap satu per satu.
Dalam sidang lanjutan pada Rabu (30/11/2022), Bharada E kembali berikan kesaksian di depan majelis hakim.
Dalam kesaksiannya, Bharada E mengaku sempat mendengar obrolan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Bukannya melarang sang suami akan membunuh Brigadir J, Putri Candrawathi justru mengingatkan Ferdy Sambo agar tidak meninggalkan jejak di barang bukti.
Baca juga: CCTV Baru Kasus Ferdy Sambo Diputar di Sidang, Terekam Kepanikan Setelah Brigadir J Ditembak Mati
Obrolan tersebut tak sengaja didengar Bharada E sebelum dirinya diperintahkan untuk menembak Brigadir J.
Dalam ceritanya, Richard Eliezer menuturkan, Ferdy Sambo berkali-kali menenangkan dan meyakinkan dirinya untuk siap menjalani perintah menembak Brigadir Yosua.
Di saat itu, Putri Candrawati yang duduk di sebelah Sambo, kata Richard Eliezer, berbisik kepada Ferdy Sambo membahas perihal CCTV Duren Tiga dan sarung tangan.
Baca juga: Simpan Uang di Rekening Brigadir J & Bripka RR, Ferdy Sambo Kena Batunya, Terancam Pidana Perpajakan
“Disambil dia menceritakan itu yang mulia, itu sempat ngobrol sama Ibu, Ibu kan di samping kiri, Ibu sempat ngobrol-ngobrol lah.
Karena Ibu suaranya pelan yang mulia, saya minta maaf saya tidak mendengarkan secara detail yang dia sampaikan,” ujar Richard Eliezer di Pengadilan Negeri (PN) Jakarta Selatan, Rabu (30/11/2022) dipantau secara daring.
“Tapi Ibu ngomong tentang CCTV pertama, CCTV Duren Tiga yang mulia, kedua tentang sarung tangan.
Sampai Bapak ada sempat kayak bisik juga ke Ibu, tenang pakai sarung tangan,” tambah Richard Eliezer.
Hakim Wahyu Iman Santoso sempat bertanya kepada Eliezer, apa yang dibahas Putri Candrawati dan Ferdy Sambo soal CCTV.
Richard Eliezer mengaku tidak begitu mendengar percakapan Putri Candrawati dan Ferdy Sambo yang dilakukan dengan bisik-bisik.
“Cuma bilang CCTV aja yang mulia,” ucap Richard Eliezer. (Tribun Jateng)
Sebagian artikel ini telah tayang di Tribun Jateng dengan judul 'Inilah Sosok Syarifah Terobos Pengadilan Ngaku Ngefans Ferdy Sambo, Alasannya Terungkap'
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/sososk-syarifah-ima-syahab-fans-ferdy-sambo.jpg)