Berita Viral
Cari Pilot Susi Air di Nduga, Panglima TNI Tingkatkan Status Siaga Tempur: Terjunkan 36 Prajurit
Masih mencari keberadaan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens. Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meningkatkan status siaga tempur.
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWSMAKER - Masih mencari keberadaan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens yang disandera kelompok kriminal bersenjata (KKB). Panglima TNI Laksamana Yudo Margono meningkatkan status siaga tempur.
Upaya penyelamatan pilot Susi Air, Kapten Philip Mark Mehrtens masih terus dilakukan.
Laksamana Yudo Margono juga menyebut jika pihaknya tidak ada pendekatan humanis bagi KKB dalam operasi tersebut.
"Operasi humanis itu bukan untuk KKB, tapi untuk semua masyarakat Papua di daerah operasi.
Tapi kalau melihat KKB lagi kontak (senjata), masa kita humanis, ya habis kita,” kata Yudo dalam konferensi pers di Lanud Yohanis Kapiyau Timika, Papua Tengah, Selasa (18/4/2023).

Baca juga: VIRAL Kades di Jember Beri THR Baju Lebaran untuk 112 Anak Yatim, Heboh Rombongan Sampai 3 Bus
Yudo pun memastikan pihaknya telah meningkatkan status operasi militer di Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan, menjadi siaga tempur.
Langkah ini menyusul penyerangan teroris KKB terhadap sejumlah prajurit TNI dalam operasi penyelamatan Philip Mark Mehrtens, baru-baru ini.
"Ditingkatkan dari yang tadinya soft approach, dengan menghadapi serangan yang seperti seperti terjadi tanggal 15 April yang lalu, tentunya kita tingkatkan menjadi siaga tempur," ujar Yudo.
Baca juga: KRONOLOGI Pesawat Asian One Ditembak KKB Papua di Distrik Beoga, Dihujani Tembakan dari Arah Samping
Pada Sabtu (15/4/2023), sebanyak 36 prajurit TNI diterjunkan di Distrik Mugi, Kabupaten Nduga, untuk melakukan patroli guna mencari keberadaan pilot Susi Air yang disandera teroris KKB.
Sebelumnya, para prajurit mendapat informasi bahwa pilot Susi Air yang disandera teroris KKB berada di distrik tersebut.
Mulanya, kata Yudo, pihaknya ingin mengupayakan negosiasi damai untuk mengupayakan pembebasan pilot Susi Air. Namun, dalam upaya tersebut, tiba-tiba saja para prajurit diserang oleh KKB.
"Barangkali kita bisa laksanakan untuk komunikasi, koordinasi supaya (pilot Susi Air) diserahkan, mungkin tidak perlu dengan kekerasan, harapan kita seperti itu.
Tapi ternyata belum sampai sana, di jalan sudah dihadang dan ditembaki seperti itu," tuturnya seperti dilansir Kompas.com.
Akibat kontak tembak antara prajurit TNI dengan KKB tersebut, satu prajurit bernama Pratu Miftahul Arifin gugur. Selain itu, empat prajurit lain terluka terkena tembakan.
Namun demikian, Yudo memastikan, keempat prajurit tersebut berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.
Sumber: Warta Kota
Nama Akun IG Diduga Istri Polisi, Salahkan Ojol Affan Kurniawan yang Tewas Dilindas Rantis: Minggir |
![]() |
---|
Ikut Berduka Atas Kematian Affan Kurniawan, Dedi Mulyadi Izin Jadikan Adik Korban Sebagai Anak Asuh |
![]() |
---|
Salsa Erwina Tak Puas Ahmad Sahroni Cuma Dimutasi, Minta Dipecat, Bakal Kejar Sampai ke Lubang Semut |
![]() |
---|
Tampang Ahmad Sahroni Diduga Hendak Kabur ke Singapura, Ferry Irwandi: Kalau Benar, Maka Pengecut |
![]() |
---|
Timothy Ronald Anak Siapa? Viral Beli 11 Juta Saham BBCA hingga Dijuluki The Next Warren Buffett |
![]() |
---|