Berita Viral
Astagfirullah! Buru-buru Pergi Padahal Tungku Api Masih Menyala, Rumah di Situbondo Ludes Terbakar
Astagfirullah! lupa matikan tungku api, satu rumah ludes dilalap 'si jago merah'.
Penulis: Candra Isriadhi
Editor: Candra Isriadhi
“Dia masuk,
Adiknya membacakan salah satu surat cinta yang saya tulis untuknya,
Saya berdiri di belakangnya, saya berlutut dan saya melamarnya, ” sambungnya.
Ditengah acara tersebut, meraka merasa jika asap semakin parah.
Namun mereka masih saja tak menghiraukan asap tersebut.
"Ya," mereka merayakannya dengan segelas prosecco saat aroma berasap melayang di udara.
Nunne pergi untuk mengganti pakaiannya, kenang Pryer, saat itulah alarm kebakaran mulai berbunyi.
Ibu Nunne menariknya dari kamar dan memesannya di lantai bawah.
Jason langsung panik dan mencari tunangan barunya dalam kekacauan itu.
Baca juga: TERNYATA PRANK, Niat Melamar Pekerjaan Antimainstream, Pemuda Ini Justru Dicekal FBI, Kok Bisa?
“Adiknya mencengkeram lenganku dan berkata, 'Jay, kita harus pergi,
Saya tidak tahu seberapa dekat itu dengan kami, tetapi kami harus pergi,'” kenangnya.
Mereka bergegas keluar dari tingkat yang lebih rendah.
Akhirnya menuju ke pantai saat puing-puing api berhamburan dari hotel berusia 200 tahun yang terbakar itu.
“Salah satu papan kayu yang terbakar mendarat di sebelah saya,
Saya benar-benar membeku, dan pasangan saya mencengkeram lengan saya dan berkata, 'Jay, kita harus pergi ke sini,'” kenangnya.
Begitu mereka menemukan polisi, mereka diperintahkan untuk mencari staf Royal Albion di Hotel Leonardo, lebih dari satu mil jauhnya.
Atas kejadian tersebut, hotel akan memerikan penginapan gratis.
Bahkan hotel juga akan mengganti semua kerugian yang ada.
“Saya menjelaskan kepada mereka apa yang terjadi, dan bahwa Mel memiliki paru-paru yang buruk, radang paru-paru, dan perlu keluar dari flu,” kata Pryer tentang Nunne, ibu dari seorang anak perempuan berusia 2 tahun.
Syukurlah, Kapal Tua memberi mereka minuman, sarapan, dan mantel gratis agar mereka tetap hangat.
Keluarga itu tidak membawa harta benda mereka (kecuali cincin kawin dan kotaknya) saat api berkobar.
Kemduian, pasangan itu berusaha memburu barang-barang mereka, termasuk ponsel dan pakaian tidur mereka.
Mereka mengklaim petugas pemadam kebakaran dan perusahaan induk Royal Albion, Britannia Hotels, belum memberikan jawaban.
“Ini membuat stres, tidak tahu apa yang sedang terjadi. Itu memang menyakitkan, ” pungkas Jason.
(Tribunnewsmaker.com/Candra/Klara Sinta)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/ilustrasi-kebakaran-rumah-yang-disebabkan-oleh-tungku.jpg)