Breaking News:

Kunci Jawaban

Soal & Kunci Jawaban Post Test Modul 4 Merdeka Belajar, Tolok Ukur Keberhasilan dalam Mengajar

Berikut ini soal dan kunci jawaban Post Test Modul 4 Merdeka Belajar, tahapan identifikasi GPS dalam mengajar

Editor: Talitha Desena
Freepik.com
Ilustrasi, soal dan kunci jawaban Post Test Modul 4 Merdeka Belajar 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Berikut ini soal dan kunci jawaban Post Test Modul 4 Merdeka Belajar, dalam artikel ini, pendidik akan menjawab soal mengenai tahapan identifikasi GPS.

Dalam soal dan kunci jawaban Post Test Modul 4 Merdeka Belajar, para pendidik dapat mempelajari mengenai tolok ukur keberhasilan dari mengajar anak-anak di sekolah.

Dalam kunci jawaban berikut, simak pembahasan Post Test Modul 4.

Simak materi kunci jawaban Post Test Modul 4.

Rangkuman kunci jawaban Post Test Modul 4 hanya sebagai panduan, jawaban dari setiap soal tidak terpaku dari kunci jawaban ini.

Jawaban bisa berbeda dan tidak terpaku pada kunci jawaban yang disajikan dalam artikel ini.

Baca juga: Soal & Kunci Jawaban Post Test Modul 1 Merdeka Belajar, Peran Pendidik yang Diibaratkan Petani

Baca juga: Soal & Kunci Jawaban Ilmu Pengetahuan Alam atau IPA kelas 9 Halaman 47 Kurikulum 2013, Apa Ovarium?

442 PPPK Guru dan PPPK Non-Guru yang lolos seleksi CASN 2021 mengundurkan diri.
 (Tribunsumsel.com/khoiril)

Diharapkan guru bisa mencari jawaban sendiri dari setiap soal yang disajikan.

Simak pembahasan kunci jawaban Post Test Modul 4 selengkapnya berikut ini.

Kunci jawaban Post Test Modul 4

Soal: Di bawah ini merupakan pertanyaan pemantik yang dapat digunakan kepala satuan pendidikan saat memberikan umpan balik pada tahapan identifikasi GPS, kecuali ...

A. Apa yang jadi tolok ukur keberhasilan kita hari ini?

B. Dari beberapa cara yang tadi disampaikan, boleh pilih 1 atau 2 dulu yang akan dikerjakan?

C. Bagaimana ibu/bapak merasa kurang maksimal saat mengajar tadi? Mengapa?

D. Bagaimana caranya agar partisipasi peserta didik dapat lebih meningkat saat pembelajaran?

Kunci jawaban: A. Apa yang jadi tolok ukur keberhasilan kita hari ini?

*) Disclaimer: Artikel ini hanya ditujukan untuk mengevaluasi hasil belajar. Soal ini berupa pertanyaan terbuka yang artinya ada beberapa jawaban tidak terpaku seperti di atas.

 

80 Persen Sekolah Telah Terapkan Kurikulum Merdeka

Ilustrasi sekolah swasta di Jakarta.
Ilustrasi (ist)

 

Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) mengaku sudah hampir 80 persen sekolah Indonesia menerapkan kurikulum merdeka.

Plt. Kepala Pusat Kurikulum dan Pembelajaran Kemendikbud Ristek, Zulfikri menyatakan, pencapaian kurikulum merdeka ini merupakan besutan dari Kemendikbud lewat program Merdeka Belajar.

"Ini adalah pemulihan pembelajaran, setelah mulai 2021 kemudian kita kembangkan lagi, kita telah terapkan selama dua tahun dan saat ini hampir 80 persen sekolah se-Indonesia sudah menerapkan kurikulum merdeka secara sukarela," kata Zulfikri mengutip laman Antara, Minggu (21/5/2023).

Dia mengaku, sebanyak 80 persen sekolah yang menerapkan kurikulum merdeka adalah mereka yang sudah siap, baik mandiri belajar, mandiri berubah, atau mandiri berbagi.

"Itu tergantung pada kesiapan sekolah tersebut," ungkap dia.

Untuk jenis sekolah yang telah menjalankan kurikulum merdeka, Zulfikri mengatakan bahwa persentase tersebut merupakan gabungan dari sekolah negeri dan swasta.

"Pada awal-awal mungkin lebih banyak swasta, mungkin negeri masih beradaptasi, seiring waktu secara merata negeri dan swasta berimbang," ucap dia.

Meski demikian, dia mengaku, saat ini masih dalam tahap pengenalan kurikulum merdeka, sehingga belum diwajibkan untuk dilakukan.

Namun pada 2024, kementerian merencanakan untuk menjadikan ini sebagai kurikulum nasional.

"Namun itu tetap pilihan, tetap belum diwajibkan semuanya, tetap bertahap sebetulnya, jadi kami tetap kawal sekolah-sekolah ini karena prinsipnya paham dulu siap dulu dan kurikulum merdeka ini disesuaikan dengan kesiapan satuan pendidikan jadi tidak pukul rata semuanya," tutur dia.

Terkait penerapan kurikulum merdeka sekolah di Jawa Barat, dia mengaku sudah terjadi peningkatan yang cukup signifikan.

Itu karena aktifnya komunitas-komunitas belajar dan komunitas pengajar yang sudah banyak mempelajari secara mandiri melalui platform Merdeka Mengajar.

"Kami dorong sebetulnya belajar secara mandiri dengan berkelompok gitu kan di masing-masing itu akan lebih bisa rasa memiliki itu lebih tinggi daripada menerima sosialisasi satu arah, itu yang kita harapkan," tukas dia.

(TribunBanten.com)

Artikel ini diolah dari berita yang sudah tayang di TribunBanten.com dan Kompas.com

Tags:
soalkunci jawabanPost TestModul 4Merdeka Belajar
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved