Breaking News:

Berita Viral

KISAH Pria Dibesarkan Serigala 12 Tahun, Sempat Mau Kembali Usai Diselamatkan: Manusia Bikin Pusing!

Berikut kisah seorang pria yang dibesarkan serigala selama 12 tahun. Bahkan pria tersebut juga sempat tak mau kembali.

Tayang:
Penulis: Eri Ariyanto
Editor: Eri Ariyanto
DailyStar
Sosok Marcos Rodriguez Pantoja dan ilustrasi serigala 

Jadi gadis kecil itu tidak ragu untuk bertanya kepada ibunya dengan sangat polos: "Bu, apakah ada suara dari kamar sebelah? Apa itu?"

Dengar suara pasangan berhubungan badan di kamar sebelah, bocah 10 tahun bingung
ILUSTRASI Dengar suara pasangan berhubungan badan di kamar sebelah, bocah 10 tahun bingung (Tribunnews)

Baca juga: Wanita Menghilang Berhari-hari, Tetangga Curiga Lihat Gundukan Tanah di Rumahnya, Siapa yang Ngubur?

Sebelum pertanyaan tak terduga putrinya, A Le cukup bingung dan tidak tahu bagaimana menjelaskannya kepada putrinya dengan tepat.

Tetapi dia juga tidak menolak pertanyaan putrinya atau menolak untuk menjawab, karena dia tahu bahwa jika dia tidak menjelaskan, gadis-gadis itu pasti ingin tahu lebih banyak, dan itu bisa berdampak negatif atau kesalahan dari masalah ini.

Oleh karena itu, ayah A Le memilih untuk dengan sabar menjelaskan kepada putrinya: "Ini adalah suara yang dibuat oleh pasangan, atau orang dekat seperti suami istri saat mereka bersama, dan ini sangat pribadi."

"Jika saya menguping atau menanyakan hal-hal pribadi orang lain, Itu akan sangat tidak sopan." sambung sang ayah.

"Kalau begitu, aku bukan anak yang baik, dan tentu saja seorang anak perempuan tidak pernah mengecewakan orang tuanya, bukan?” lanjutnya.

Mendengar penjelasan ayahnya, My My juga sepertinya sedikit demi sedikit memahami masalahnya, mengetahui bahwa itu adalah masalah pribadi orang dewasa, jadi dia tidak lagi penasaran, tetapi patuh menonton TV bersama orang tuanya.

Melihat anak perempuannya mengerti dan patuh, A Le dan suaminya merasa sangat senang dan puas karena telah mendidik anak-anaknya ke arah yang benar.

Kenyataannya, pendidikan seks untuk anak sering diabaikan, banyak orang tua akan merasa terlalu malu untuk membicarakan masalah ini dengan anaknya, dan berpikir bahwa nantinya anak akan mengerti sendiri.

Namun, hal ini merupakan salah pengertian yang cukup merugikan orang tua dalam pendidikan seks bagi anaknya, dan perlu segera diluruskan.

Karena jika anak-anak tidak menerima pendidikan seks tepat waktu dari orang tua mereka ketika mereka masih muda, pertama-tama akan menyebabkan mereka hal-hal yang salah karena kurangnya pengetahuan mereka tentang seks, dan kedua, itu akan berdampak negatif pada pandangan mereka tentang seks dan cinta. tumbuh besar.

Kesalahpahaman tentang pendidikan seks untuk anak

- Anak tidak perlu memahami pengetahuan gender terlalu dini

Banyak orang tua yang memiliki pemahaman yang salah tentang pendidikan seks untuk anaknya, beranggapan bahwa anak tidak membutuhkan pendidikan sejak
dini mengenai hal ini, karena menjadi masalah ketika anaknya sudah cukup dewasa, sehingga dapat membimbing dan mengajarinya setelah anak tumbuh besar. ke atas.

Namun kenyataannya tidak demikian, ketika anak memasuki masa pubertas dan terpapar beberapa informasi dari dunia luar, kesadaran gender sudah mulai
muncul.

Saat ini, orang tua harus melihat waktu yang tepat untuk memberikan pendidikan seks kepada anak-anaknya secara tepat waktu, untuk menghindari membiarkan mereka mengambil "jalan memutar", sehingga menimbulkan konsekuensi negatif, mempengaruhi perkembangan sehat anak.

- Hindari semua topik seksual di depan anak

Kadang-kadang akan ada beberapa hal yang berhubungan dengan gender di depan anak, anak memasuki masa remaja sangat ingin tahu, tetapi beberapa orang tua akan menghindari menjawab, berpikir bahwa anak itu tidak akan keberatan.

Namun sebaliknya, hal ini akan sering membuat anak semakin penasaran, karena rasa ingin tahu tersebut, anak bisa melakukan beberapa hal yang salah karena kurangnya pemahaman tentang gender.

- Anak-anak akan mengerti secara alami, tanpa pengajaran

Ada juga orang tua yang secara membabi buta percaya bahwa anak mereka secara alami akan memahami gender saat mereka tumbuh dan berkembang secara fisik, tanpa perlu disebarluaskan atau dididik terlebih dahulu.

Namun, tujuan sebenarnya dari pendidikan seks adalah untuk membantu anakanak memiliki pandangan yang benar tentang seks dan cinta, untuk menghindari mereka memiliki "pikiran buruk", sehingga jika mereka dididik sedini mungkin cocok untuk setiap anak. kelompok akan bermanfaat bagi anak-anak di masa depan.

(Tribunnewsmaker.com/ Eri Ariyanto)

Halaman 4/4
Tags:
berita viral hari inipria dibesarkan serigala12 tahunManusiaMarcos Rodriguez PantojaSpanyol
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved