Breaking News:

Materi Pembelajaran

PPKN Kelas 12: Perbedaan Sentralisasi dan Desentralisasi? Berikut Ini Penjelasanya

Apa yang dimaksud dengan sentralisasi dan desentralisasi? lalu apa perbedaan dari keduannya? berikut penjelasannya...

YouTube Key Differences
Apa yang dimaksud dengan sentralisasi dan desentralisasi? lalu apa perbedaan dari keduannya? berikut penjelasannya... 

TRIBUNNEWSMAKER.COM –   Apa yang dimaksud dengan sentralisasi dan desentralisasi? lalu apa perbedaan dari keduannya? berikut penjelasannya...

Sentralisasi sendiri adalah pengaturan kewenangan dari pemerintah daerah kepada pemerintah pusat untuk mengurusi urusan rumah tangganya sendiri berdasarkan prakarsa dan aspirasi dari rakyatnya dalam kerangka negara kesatuan Republik Indonesia.

Sedangkan, Desentralisasi merupakan suatu bentuk pemberian kewenangan kepada unit-unit atau pengelola-pengelola dengan tingkat kewenangan yang lebih rendah di dalam suatu struktur organisasi. Tujuannya untuk membentuk delegasi yang mampu mengadakan pengambilan keputusan secara mandiri.

Sentralisasi dan desentralisasi adalah sistem pengelolaan pemerintahan yang biasanya ada di tingkat nasional dan daerah.

Kedua sistem ini memiliki sejumlah perbedaan yang bisa dilihat dari beberapa karakteristiknya, terutama soal pembagian wewenang.

Apa sajakah perbedaan sentralisasi dan desentralisasi?

Bedanya sentralisasi dan desentralisasi
Menurut Hessel Nogi S. Tangkilisan dalam buku Manajemen Publik (2007), berikut desentralisasi adalah pembagian dan pelimpahan wewenang.

Dalam sistem ini, pengelolaan pemerintahannya dilakukan dengan membagi serta melimpahkan wewenang kepada sejumlah pihak.

Sebaliknya, sentralisasi adalah sistem pengelolaan pemerintahan yang memusatkan wewenangnya hanya pada satu pihak.

Desentralisasi
Perbedaan sentralisasi dan desentralisasi

Dikutip dari buku Kewirausahaan Teori dan Praktik (2019) karya Tanto Gatot dan Supardi, dalam sentralisasi, seluruh wewenang terpusat pada pemerintah pusat.

Adapun sistem pengelolaan pemerintahan ini pernah digunakan di Indonesia sebelum munculnya otonomi daerah.

Pada satu sisi, sentralisasi memberi keuntungan. Salah satunya perencanaan dan pengembangan peraturan jadi lebih mudah dilakukan.

Kekurangan dari sistem ini adalah sulitnya proses pengambilan keputusan, terutama dalam situasi genting. (Kompas.com/ Vanya Karunia Mulia Putri)

Diolah dai artikel Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Tags:
sentralisasidesentralisasitingkat kewenangan
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved