Breaking News:

Berita Viral

Dihantui Suara Jeritan Menyayat Setiap Malam, Pria Ini Menggigil Begitu Melihat Benda di Lantai Atas

Satu keluarga tak bisa tenang karena mereka merasa diteror di malam hari dengan suara tangisan yang menyayat.

Tayang:
Penulis: Sinta Manila
Editor: Sinta Manila
eva.vn
Suara aneh tersebut terus muncul setiap malam dan berlangsung selama beberapa jam, sekitar pukul 7 hingga 10 malam, membuat para pendengarnya merinding. 

Tetapi penghuni 401 langsung membantah, namun Trieu Cuong melihat melalui pintu ada sebuah speaker besar di kamar wanita itu.

Bahkan speaker itu lokasinya berseberangan dengan kamar putrinya.

Baca juga: Kebakaran di Sebuah Rumah di Rawamangun, Tetangga Sebut Ada yang Sengaja Bakar, Ada Bau Bensin

Pada bulan Januari 2022, Trieu Cuong membawa kasus ini ke pengadilan dan meminta perintah penahanan.

Penghuni 401, Quach My Kinh harus mengakui bahwa suara mengerikan dari hantu dan serigala memang diciptakan olehnya.

Yang membuat penasaran semua orang adalah kenapa wanita ini tidak tinggal di rumahnya dan malah mengeluarkan suara aneh itu?

Ternyata semua itu bermula dari konflik antara Quach My Kinh dan Paman Ngo, tetangganya.

Paman Ngo mengalami cedera telinga saat masih kecil sehingga menyebabkan gangguan pendengaran, sehingga jika berada di rumah, ia selalu menyalakan TV dengan suara keras.

Apalagi setiap hari Paman Ngo bangun pagipagi sekali dan sering mengganggu Quach My Kinh di sebelah.

Speaker yang mengeluarkan suara menyeramkan, lokasinya berseberangan dengan kamar putrinya.
Speaker yang mengeluarkan suara menyeramkan, lokasinya berseberangan dengan kamar putrinya. (Foto Ilustrasi)

Teman Quach My Kinh, menyuruhnya untuk menyalakan suara menakutkan di rumah untuk menakuti Paman Ngo.

Siapa sangka Paman Ngo tidak terpengaruh dengan suara-suara seram itu karena gangguan pendengarannya.

Akan tetapi malah, keluarga Trieu Cuong yang tinggal di lantai bawah dihantui oleh suara seram itu.

Di bawah pengawasan staf pengadilan, dia segera membongkar peralatan pengeras suara, meminta maaf secara damai, dan memberikan kompensasi kepada keluarga Trieu Cuong.

Paman Ngo pun menyadari kesalahannya dan menyatakan kesediaan untuk mengurangi volume TV.

Masalah kebisingan yang selama bertahun-tahun membuat sakit kepala keluarga Trieu Cuong akhirnya teratasi.

(TribunNewsmaker.com/MNL)

 

Halaman 3/3
Tags:
tangisankamartetanggahantu
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved