Berita Viral
Diterima Beasiswa 4 Kampus Top Dunia, Ahmad Abdullah Kini Kuliah di Australia, Ungkap Perjuangan
Sosok Ahmad Abdullah Zawawi, yang diterima beasiswa di 4 kampus top dunia, ungkap perjuangan belajar selama ini
Editor: Talitha Desena
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sosok Ahmad Abdullah Zawawi, pemuda Indonesia yang diterima beasiswa di empat universitas top dunia.
Ahmad Abdullah Zawawi yang alumnus Universitas Negeri Surabaya (Unesa) ini membocorkan perjuangannya bisa kuliah di luar negeri.
Ahmad Abdullah Zawawi bisa diterima 4 kampus top dunia lewat beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Perlu diketahui, pendaftaran LPDP rutin dibuka setiap tahun dalam 2 gelombang.
Beasiswa ini dibuka oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan diperuntukkan bagi mahasiswa untuk kuliah S2 dan S3. Terutama, kuliah di dalam maupun di luar negeri.
Ahmad Abdullah Zawawi yang saat ini masih menempuh studi magister di Universitas Sydney, Australia, berbagi kisah untuk calon mahasiswa yang ingin kuliah lewat beasiswa LPDP.
Baca juga: SEGERA DAFTAR! Beasiswa KJMU 2023 Dibuka, Mahasiswa Bisa Kuliah Gratis & Diberi Bantuan Rp 9 Juta
Baca juga: SELAMAT! 3 Beasiswa S1-S3 2023 ke New Zealand Dibuka, Kuliah Gratis ke Luar Negeri Diberi Uang Saku
Menurut Ahmad, semua orang punya kesempatan yang sama untuk bisa kuliah di luar negeri, termasuk bagi yang underprivileged. Kuncinya ada pada kemauan, kerja keras, dan konsisten.
Kuliah di luar negeri bukan untuk terlihat hebat. Tetapi benar-benar sebagai jalan untuk meningkatkan kompetensi dan memperdalam disiplin keilmuan yang diminati.
"Ada banyak benefit kuliah di luar negeri, baik itu dari aspek pengalaman, jaringan, kemampuan bahasa, bahkan karir," kata dia, saat menjadi pembicara seminar secara daring dengan tema ‘Unlocking Scholarship Opportunities Abroad’ oleh Unesa beberapa waktu lalu.
Ia mencoba memberikan beberapa tips bagi mereka yang ingin melakukan studi lanjut di luar negeri.
Dia menyarankan, agar persiapan itu mulai sejak awal perkuliahan seperti 'menyicil' kemampuan bahasa asing (Inggris), bisa ikut kursus dan tes kemampuan bahasa asing secara berkala.
Ini penting dilakukan, mengingat kualifikasi utama beasiswa di luar negeri yaitu kemampuan bahasa asing.
Apalagi banyak kampus yang mensyaratkan kemampuan Bahasa Inggris dengan nilai tertentu.
Dengan persiapan sejak awal, seseorang bisa lebih siap dan mudah meng-apply beasiswa yang dituju.
Selain itu, juga bisa melatih diri dalam hal komunikasi dengan aktif dalam berbagai kegiatan di kampus atau organisasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Ahmad-Abdullah-Zawawi-penerima-beasiswa-LPDP-dari-Unesa.jpg)