Breaking News:

Berita Viral

SUMBER UANG Edi Darmawan Ayah Mirna Salihin, Sebut Kini Hanya Menanam Cabai, 'Gak Punya Bisnis'

Sering dinilai orang kaya, ternyata ini bisnis Edi Darmawan, Ayah Mirna Salihin, mengaku kini hanya menanam cabai

Editor: Talitha Desena
TRIBUNNEWS/HERUDIN dan Instagram Hotman Paris
Terungkap bisnis Edi Darmawan, Ayah Mirna Salihin 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Terungkap profesi Edi Darmawan, ayah Mirna Salihin, yang sering dinilai masyarakat sebagai orang kaya.

Edi Darmawan memang berpenampilan parlente khas orang kaya, apalagi bisa menyekolahkan anak-anaknya di luar negeri.

Selain itu, Edi disebut-sebut merupakan orang penting hingga memiliki kenalan banyak polisi.

Mulai dari Krishna Murti, Ferdy Sambo hingga Tito Karnavian.

Saat proses persidangan kasus kopi sianida pun Edi disebut-sebut memiliki bekingan kuat untuk menjembloskan Jessica Wongso ke penjara.

Pengacara sekaligus paman Jessica Kumala Wongso Yudi Wibowo Sukinto bahkan menyebut bahwa Edi Darmawan merupakan anggota BIN.

Edi Darmawan mengakui memiliki kenalan anggota polisi.

Baca juga: SOSOK Ni Ketut Sianti, Ibu Mirna Salihin yang Jarang Menampakkan Diri, Sudah Maafkan Jessica Wongso

Baca juga: Kasus Kopi Sianida Viral Lagi, Hotman Paris Beberkan Satu-satunya Cara Selamatkan Jessica Wongso

Ayah Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin menegaskan kalau jasad putrinya diotopsi. (Kolase Youtube/Ist)
Ayah Wayan Mirna Salihin, Edi Darmawan Salihin (Kolase Youtube/Ist) ((Kolase Youtube/Ist))

"Sejak kasus Mirna saya memang kenal beberapa (polisi)," kata Edi menjawab pertanyaan Karni Ilyas.

Ia mengaku kenal polisi dan Densus dari hobinya menembak.

Edi Darmawan mengaku sebagai atlet menembak dari Perbakin.

Ia juga mengaku sering meraih penghargaan dari lomba atau kompetisi menembak.

"Gimana sih, saya yang ngurus orang Densus nembak-menembak, gimana gak kenal sih, kenal aja," kata Edi.

Karni Ilyas juga menanyakan bisnis Edi Darmawang di bidang senjata api.

"Suplier senjata polisi ?" tanya Bang Karni.

"Gak, saya waktu itu angkatan darat. Babek (Badan Bembekalan), ABRI," kata Edi.

"Oh penyuplai Babek ?" kata Karni Ilyas.

"Iya pernah sama teman dulu. Bayarnya tahu sendiri kan," kata Edi.

"Logistik Polri gak ?" tanya Bang Karni.

"Bangkrut, gak mau terusin," kata Edi Darmawan.

Sekarang Edi Darmawan mengaku sudah pensiun.

Ia memiliki berkebun menanam cabai di wilayah Pamijahan, Kabupaten Bogor.

"Om sekarang udah pensiun, udah tua. Om ke gunung, ke Bogor daerah Pamijahan, Cemplang, nanem cabe udah panen dua kali, lumayanlah buat hidup," kata Edi.

Ia juga memiliki tanah di wilayah Bitung yang dimanfaatkan untuk bisnis singkong.

"Tanah om di Bitung, buat ngumpulin singkong dari Lampung, semua dari Sumatera turun ke bos saya Haji Tabroni dia kirim ke Merak, deket kan sama pelabuhan Merak saya punya tanah," katanya.

Edi Darmawan Salihin ayah Mirna Salihin berada di makam anaknya di TPU Gunung Gadung I di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, ia mencurahkan hatinya saat di makam tersebut
Edi Darmawan Salihin ayah Mirna Salihin berada di makam anaknya di TPU Gunung Gadung I di Kelurahan Cipaku, Kecamatan Bogor Selatan, Kota Bogor, ia mencurahkan hatinya saat di makam tersebut (Istimewa/tangkapan layar)

Singkong tersebut kemudian dijual ke Korea, namun Edi mengaku tak ikut dalam bisnis ekspornya.

"Nah itu kita jual ke si orang Korea. Kita gak ikut ekspor karena ekspor sekali gagal, ditolak. Melalui Korea ini dibayar terus, biarinlah, untung lebih dikit, gak apa-apa," kata Edi Darmawan.

Edi mengaku tak memiliki bisnis dengan ribuan karyawan seperti dulu kala.

"Itu kerjaan om kaya gitu, bukan lagi kerja hebat yang karyawannya sampai 6 ribu, pak Karni juga tahu. Jasa semua kartu kredit kita handle itu," kata Edi Darmawan.

Kini Edi mengaku tak memiliki bisnis lain.

"Gak punya bisnis," katanya.

Namun Karni Ilyas membuka bahwa Edi Darmawan masih memiliki bisnis properti.

"Bukan properti, itu sisa om waktu hebat, waktu jaya-jayanya properti om banyak. Dijualin buat makan hidup. santai aja," kata Edi.

Jawaban Edi pun menjadi sindiran oleh Karni Ilyas.

"Hebat, properti yang djual buat makan hidup," kata Bang Karni.

"Oh iya, separo harganya," kata Edi.

"Ya masa perumahan mewah buat makan," kata Karni Ilyas.

(TribunnewsBogor/Sanjaya Ardhi)

Diolah dari di TribunnewsBogor.com

Sumber: Tribun Bogor
Tags:
Edi DarmawanMirna SalihincabaiKarni Ilyas
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved