Berita Viral
BRUTAL! Geng Motor di Jambi Nekat Bacok Polisi hingga Kritis, Kapolda Jambi: Tidak Ada Kompromi
Peristiwa mencekam terjadi di Jambi, lantaran adanya pembacokan terhadap anggota polisi.
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Peristiwa mencekam terjadi di Jambi, lantaran adanya pembacokan terhadap anggota polisi.
Menurut informasi, pelaku dari penganiayaan sadis itu merupakan geng motor.
Kejadian tersebut juga membuat warga sekitar lokasi kejadian cemas dan saksi mata sampai demam.
Tidak ada warga yang mengenal pelaku dan tidak ada masalah, tetapi tiba-tiba ada penyerangan tersebut.

Baca juga: TRAGIS! Sempat Hilang, Bocah SD di Palu Ditemukan Tewas, Ternyata Dibunuh, Dicekik hingga Meninggal
Menurut saksi mata bernama Wi, pada Senin (30/10/2023) sekitar pukul 20.30 WIB, dia sedang duduk di beranda rumahnya bersama tetangganya, Brigadir Andri Sitompul.
Saat itu mereka melihat banyak remaja menggunakan motor bolak-balik di kawasan Jalan Kimaja RT 19 itu.
Tiba-tiba satu motor berhenti di depan rumah Wi dan menggeber-geber gasnya sehingga membuat berisik. Andri berdiri dan menegur. Namun pengendara itu tiba-tiba menyerang Andri dengan senjata tajam atau samurai.
Wi (50) menghindar dan berteriak memanggil warga. Sementara Andri yang menangkis samurai, diserang dari sisi lain oleh anggota kelompok pengendara ini menggunakan samurai sehingga terkena tengkorak kepalanya. Selepas kejadian Wi menjadi agak demam karena kecemasan.
Tetangganya, Can keluar rumah dan hendak menolong juga diserang oleh remaja pengendara lain menggunakan senjata tajam sehingga kepalanya ikut luka.

Baca juga: Mabuk Berujung Penganiayaan di Nunukan, Buruh Angkut Ditusuk Oleh Temannya, Korban Berlumuran Darah
Sekitar tujuh pengendara itu mengeroyok Andri sampai warga keluar dan membuat kelompok pengendara remaja itu kabur dengan motornya.
Saat kejadian, ada pengendara motor yang jatuh dan berhasil ditangkap Andri.
Kejadian ini membuat takut beberapa warga. Nur (62) demam semenjak kejadian itu. Pasalnya tepat dia baru masuk rumah, keributan terjadi. Darah berceceran di mana-mana. Rasa cemas pada malam hari semakin menjadi-jadi.
Can yang menjadi korban mengatakan, dirinya awalnya mendengar ada keributan dan ada yang meminta tolong.
“Kami keluar nengok Andri sedang dikeroyok dan satu orang memegang samurai dengan ciri fisik tinggi badan tidak gemuk dan tidak kurus, dia menebas samurai ke arah kepala Andri. Spontan kami langsung tolong bantu Andri nangkap,” katanya pada Kompas.com, Rabu (1/11/2023).
Saat dia ikut bergelut dari belakang ada yang membacok kepalanya dengan senjata tajam.
Keluarga korban yang tak ingin disebut namanya mengatakan, ada sekitar 6 motor melintas masuk mondar-mandir dengan geber-geber motor dalam gang rumah. Dia menyebut remaja-remaja itu gangster dan memukuli Andri. Kejadian berlangsung cepat sekitar 20.48 sampai 20.51 WIB.
Warga setempat mengatakan, tidak ada yang mengenal satupun anggota gangster itu. Mereka menegur pengendara itu malah diserang. Beberapa warga mengatakan adanya isu mereka melerai dua geng motor itu salah. Tidak ada yang melerai sebab kondisinya warga sudah masuk rumah dan pelaku menggeber-geber motor dan ditegur, seperti kronologi awal.
Kapolda Jambi: Tidak Ada Kompromi
Kepala Kepolisian Daerah Jambi Irjen Pol Rusdi Hartono mengatakan tidak ada kompromi terhadap kelompok berandalan bermotor.
Dia mengatakan ini meresahkan masyarakat. Dia mengatakan pihaknya telah mengamankan tujuh pelaku yang terlibat dalam aksi pembacokan itu.
“Masih ada lima orang lagi. Sudah kita kantongi identitasnya. Kita terus lakukan pengejaran terhadap lima orang itu,” katanya selepas menjenguk Brigadir Andri Sitompul di Rumah Sakit Bhayangkara Jambi pada Selasa (31/20/2023).
Menurut keterangan Nal, salah satu keluarga Brigadir Andri, kondisinya sudah membaik. Hanya saja tengkoraknya sempat terkena tempurung kepalanya.

Berita Lainnya, Pria Mabuk Nekat Bacok Tetangga di Medan pakai Samurai, Gegara Tersinggung Tawaan Korban
Seorang pria sedang mabuk nekat membacok tetangganya di Medan, Sumatera Utara menggunakan samurai.
Pada saat kejadian, pelaku merasa tersinggung ketika korban tertawa di dekatnya.
Diketahui, pelaku pembacokan tersebut bernama Handoko Sinaga alias Koko berusia 44 tahun.
Kejadian tragis ini terjadi di Jalan Garu II, Kecamatan Medan Amplas, Medan.
Kapolsek Patumbak, Kompol Faidir Chaniago mengatakan, pelaku ditangkap polisi.
Pelaku ditangkap polisi usai membacok warga pada Kamis (26/10/2023) sekira pukul 20.30 WIB.
Pelaku berhasil diringkus tanpa adanya perlawan.
Baca juga: TEGA! Seusai Salat Subuh, Pria di Riau Bacok Parang Istrinya, Tewas, Kini Khilaf:Ortu Dengar Jeritan
"Pelaku sudah tertangkap, satu orang cuma satu pelakunya," kata Faidir kepada Tribun-medan, Minggu (29/10/2023).
Kejadian ini bermula saat pelaku melintas di depan rumah korban.
Pada saat itu, pelaku mendengar korban tertawa.
Merasa tersinggung, pelaku pun menghampiri korban dengan membawa samurai.
"Kondisi pelaku sedang mabuk. Jadi pelaku ini lewat lalu dengar korban ketawa, cuma korban bukan ketawa sama dia," sebutnya.
Katanya, ketika itu pelaku langsung menghampiri korban.
Keduanya pun terlibat percekcokan sengit.
Baca juga: DETIK-DETIK Anggota TNI di Manokwari Bacok Komandan usai Apel, Diduga Rasis: Dapat 12 Jahitan

Lantaran tak kunjung usai, pelaku langsung membacok korban dibagian bahunya.
Korban mengalami luka pada tubuhnya akibat bacokan samurai dari pelaku.
"Pas pelaku memang membawa senjata tajam, diambilnya lalu dibacokkannya korban, cuma lukanya sedikit," bebernya.
Faidir menyampaikan bahwa, antara korban dan pelaku memang tinggal di satu lingkungan yang sama.
Keduanya disinyalir merupakan tetangga satu lingkungan.
Saat ini pelaku pun sudah ditahan di Polsek Patumbak dan masih dalam pemeriksaan.
Dari tangan pelaku polisi juga menyita satu buah senjata tajam jenis pedang samurai yang dipakai untuk melukai korbannya.
Kini pelaku dikenai pasal atas tindakan kriminalnya.
"Pasal yang dipersangkakan 351 ayat 1," pungkasnya.
Diolah dari berita tayang di Kompas.com
Sumber: Kompas.com
Heboh Penemuan Potongan Kaki di Tempat Sampah, Ternyata Milik Pasien RS di Ternate Setelah Amputasi |
![]() |
---|
Nasib Dosen Wanita di Nias Sumut yang Lempar Skripsi hingga Bikin Mahasiswa Emosi, Jalani Pembinaan |
![]() |
---|
Sosok Bripda MA, Polisi Lempar Helm ke Pelajar Violent Agara Castillo hingga Jatuh Koma |
![]() |
---|
Pacaran 9 Tahun Tak Kunjung Dinikahi, Wanita di Banyumas Gugat Mantan Kekasih Rp1 M: Sudah Ada Anak |
![]() |
---|
Harta Kekayaan Haji Isam, Crazy Rich Batulicin Dapat Penghargaan dari Prabowo, Ini Gurita Bisnisnya |
![]() |
---|