Berita Viral
REKAYASA Perawat Palsu RS Al Shifa oleh Israel, Kebohongan Terbongkar, Warna Stetoskop Jadi Bukti
Inilah sosok perawat palsu di RS Al Shifa Gaza yang menyudutkan Hamas menyabotase peralatan medis dan obat-obatan untuk menyembuhkan pasien bayi.
Penulis: Dika Pradana
Editor: Dika Pradana
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Rekayasa perawat palsu RS Al Shifa di Gaza, Paletina oleh Israel akhirnya terbongkar setelah sebuah video viral di media sosial.
Dalam video yang beredar di media sosial, tampak seorang perawat menangis tersedu-sedu meratapi nasib pasien dan memojokkan pasukan Hamas.
Sosok perawat palsu tersebut melakukan propaganda untuk membuat disinformasi dengan pernyataan palsunya yang menyudutkan Hamas.
Baca juga: Kecanggihan Oketz & Samur, Robot Anjing yang Dipakai Israel Lumpuhkan Terowongan Gaza: Bisa Gigit!
Penampilan perawat serta peralatan medisnya juga terlihat tidak sesuai dengan perawat di RS Al Shifa.
Pada stetoskop perawat itu berwarna merah. Sudah bisa dipastikan bahwa stetoskop di RS Al Shifa semuanya berwarna biru.
Kelir biru seragam tidak mungkin ada kelir lain di RS tersebut.

Perawat gadungan yang ternyata adalah seorang kreator konten tersebut berusaha mengaburkan informasi kematian bayi-bayi di RS Gaza.
Cara propaganda lewat penyebaran informasi palsu di media sosial ini beberapa kali terungkap dengan ceroboh, namun diakui sering kali cukup efektif.
Dilansir TribunnewsMaker.com dari kantor berita AlJazeera pada Minggu, (19/11/2023), dalam video tersebut tampak perawat yang gelisah dan mengaku Hamas telah menyerbu RS Al Shifa.
Baca juga: SOSOK Sheikh Ahmed Yassin, Pendiri Hamas yang Lumpuh tapi Mampu Perang Lawan Israel dari Kursi Roda
Baca juga: SOSOK Hammam Alloh Dokter yang Tak Gentar Dibom Israel, Ogah Tinggalkan Pasien, Kini Gugur:Legenda
Menurutnya, Hamas telah mengambilalih RS Al Shifa dan digunakannya untuk markas.
Perawat gadungan tersebut juga membuat keterangan palsu bahwa Hamas telah mengambil semua bahan bakar dan pasokan medis yang dibutuhkan, termasuk morfin.
Diketahui, video perawat gadungan tersebut diviralkan oleh Kementerian Luar Negeri Israel.
Perawat itu mengklaim karena Hamas telah mencuri morfin, dia tidak dapat menggunakannya untuk seorang anak berusia lima tahun yang mengalami patah tulang.
Perawat tersebut, yang tampak menangis dan tampak tertekan.

Dia mendorong warga sipil meninggalkan rumah sakit karena adanya ancaman.
Sumber: Tribunnewsmaker.com
Tangis Akbar Cowok 20 Tahun Dipaksa Ikut Demo di Gedung DPR 28 Agustus, Terisak di Pinggir Jalan |
![]() |
---|
Sosok Robin Westman Pelaku Penembakan Brutal di Sekolah Minneapolis AS, Meninggal Usai Bunuh 2 Bocah |
![]() |
---|
Sosok Said Iqbal, Komandan Aksi Ribuan Buruh Hari Ini yang Terus Lantang Suarakan Keadilan |
![]() |
---|
Heboh Penemuan Potongan Kaki di Tempat Sampah, Ternyata Milik Pasien RS di Ternate Setelah Amputasi |
![]() |
---|
Nasib Dosen Wanita di Nias Sumut yang Lempar Skripsi hingga Bikin Mahasiswa Emosi, Jalani Pembinaan |
![]() |
---|