Breaking News:

Berita Viral

INNALILLAHI! 1 Rumah Ambruk Diterjang Derasnya Air Sungai Cicatih Sukabumi, 1 Orang Penghuni Tewas

Sebuah rumah ambruk diterjang derasnya air sungai Cicatih Sukabumi, Jawa Barat.

Editor: Eri Ariyanto
Kompas.com
1 rumah ambruk diterjang derasnya air sungai Cicatih Sukabumi 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sebuah rumah ambruk diterjang derasnya air sungai Cicatih Sukabumi, Jawa Barat.

Akibat insiden itu, satu orang wanita dilaporkan meninggal dunia.

Ambruknya rumah itu terjadi pada Hari Minggu (3/12/2023) sekitar pukul 19.32 WIB.

Ilustrasi korban tewas akibat kecelakaan.
Ilustrasi korban tewas akibat rumah ambruk. (SHUTTERSTOCK)

Baca juga: INNALILLAHI! Pasutri Lansia Tewas Tertimbun Longsor di Bangli Bali, Keluarga Korban Syok dan Trauma

Peristiwa ini tepatnya terjadi di Kampung Pamuruyan RT 02 RW 01 Desa Cisarua, Kecamatan Nagrak.

Saat itu hujan deras mengguyur wilayah Sukabumi beberapa jam.

"Satu korban meninggal dunia akibat tertimbun reruntuhan rumah bagian dapurnya yang ambruk," kata Petugas Penanggulangan Bencana Kecamatan (P2BK) Nagrak, Winda Tri Sutrisno, saat dikonfirmasi Kompas.com melalui jaringan telepon Minggu malam.

Menurut Micky, sapaan akrab Winda rumah yang terdampak berdiri di sempadan sungai.

Saat Sungai Cicatih meluap menyebabkan pondasi rumah tergerus hingga akhirnya ambrol.

"Karena pondasi ambrol berdampak pada robohnya bangunan rumah bagian dapur," ujar dia.

1 rumah ambruk diterjang derasnya air sungai Cicatih Sukabumi
1 rumah ambruk diterjang derasnya air sungai Cicatih Sukabumi (Kompas.com)

Baca juga: INNALILLAHI! Diduga Hasil Hubungan Gelap, Mayat Bayi Ditemukan di Depan Makam Desa Pesantunan Brebes

Saat bagian dapur ambruk, korban berada di dalam ruangan, infonya sedang memasak. Sedang anaknya berada di tengah rumah.

"Jenazah korban sudah berhasil dievakuasi dari reruntuhan bangunan dan anaknya selamat," kata MIcky.

Zona merah bencana

Sebelumnya, Bupati Sukabumi Marwan Hamami mengatakan, seluruh wilayah Kabupaten Sukabumi merupakan daerah zona merah rawan bencana. Untuk itu masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan, terlebih saat cuaca ekstrem.

"Kabupaten Sukabumi ini zona merah rawan bencana, ada banjir, pergerakan tanah, longsor, angin puting beliung, dan bencana lainnya," kata Marwan kepada awak media di Kebonpedes, Selasa (28/11/2023).

"Dalam menghadapi musim hujan masyarakat di Kabupaten Sukabumi harus tetap waspada dari segala kemungkinan." imbau Marwan.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Tags:
berita viral hari inirumahAmbruksungaiCicatihSukabumikorban tewas
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved