Pilpres 2024
Gerindra Kaget! Candaan Acara Internal Bisa Tersebar, Video Prabowo Sebut 'Ndasmu Etik' Kini Ramai
Dasco memastikan bahwa kata "ndasmu etik" diucapkan bukan untuk menghina calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan.
Editor: Sinta Manila
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Perkataan calon presiden nomor urut 2 yang menyebut kata-kata "ndasmu etik" kini ramai diperbincangkan.
Rupanya, menurut perwakilan dari Partai Gerindra, parkataan Prabowo itu diucapkan pada acara internal partai.
Dengan asumsi bahwa hanya anggota partai dan berkepentingan saja yang berada di acara itu.
Baca juga: Potongan Video Prabowo Ucap Ndasmu Etik Disebut Hanya Bercanda, Ganjar: Masyarakat Bisa Menilai
Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad menanggapi video viral pidato calon presiden nomor urut 2, Prabowo Subianto, mengucapkan kata-kata "ndasmu etik" di Rakornas Gerindra.
Menurut Dasco, apa yang diucapkan Prabowo itu hanya merupakan candaan biasa saja ketika acara forum internal partai
Baca juga: Elektabilitas Capres-Cawapres Nomor 2 Kokoh di Puncak, Ganjar Sadar Pemilih Jokowi Pindah ke Prabowo
"Itu video internal yang kemudian biasa kalau di acara internal itu pak Prabowo memang lepas begitu, dan biasa terbuka," kata Dasco saat ditemui usai acara konsolidasi relawan Posko Pemilih Prabowo-Gibran yang dinamakan (Kopi Pagi) di SICC, Sentul, Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (16/12/2023).
Dasco mengakui bahwa setiap acara forum internal partai sudah terbiasa terlontar candaan-candaan terbuka.
Oleh karena itu, Dasco memastikan bahwa kata "ndasmu etik" diucapkan bukan untuk menghina calon presiden nomor urut 1, Anies Baswedan.
"Ya kami biasa kalau internal itu bercanda itu biasa. (ejekan?) enggak ada.
Kita itu biasa bercanda-canda, terbuka, tuh enggak ada jaim-jaim (jaga-image) kalau di internal," ucapnya.
Baca juga: Harun, Pendukung Prabowo Tewas Misterius, Diungkit Anies Saat Debat, Kini Terungkap Ciri Si Pembunuh
Kaget video menyebar
Dasco bingung dan tak mengerti mengapa rekaman video Prabowo di acara internal itu bisa tersebar dan viral di media sosial.
Ia menegaskan bahwa video tersebut bukan dari pihak Partai Gerindra dan pihaknya pun tak bisa mengontrol semua hadirin.
"Ya saya juga bingung ya, dan saya rasa itu bukan dari pihak kami.
Jadi memang belakangan itu setiap acara itu pasti ada selalu yang kemudian, apa yah, masuk ke dalam dan kita susah ngontrol juga di antara semua para peserta itu," terangnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Ketum-Partai-Gerindra-yang-juga-Calon-Presiden-Capres-Nomor-Urut-2-Prabowo-Subianto.jpg)