Breaking News:

2 Kebohongan YA yang Terbongkar Polisi, Browsing CCTV Kolam Renang& Kekerasan Pada Tamara Tyasmara

Polisi baru saja mengungkapkan adanya dua indikasi kebohongan yang dilontarkan oleh Yudha Arfandi.

Editor: Sinta Manila
Kolase Istimewa
Berdasarkan hasil pemeriksaaan, terdapat kebohongan soal history Yudha Arfandy membrowsing CCTV kolam renang. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Perkembangan penyelidikan kasus kematian Raden Andante Khalif Pramudityo sampai tahap pengetesan ahli poligraf pada Yudha Arfandi.

Selepas melakukan serangkaian tes, polisi telah mengantongi dua indikasi kebohongan Yudha Arfandi.

Hal itu guna mencari motif pembunuhan Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante.

Baca juga: Karaoke di 40 Harian Dante, Tamara Tyasmara Cuek Dicibir, Cari Hiburan Biar Tak Sedih: Diajak Temen

Polemik kasus meninggalnya anak Tamara Tyasmara dan Angger Dimas, Raden Andante Khalif Pramudityo alias Dante masih belum usai. 

Tersangka sekaligus pacar Tamara Tyasmara, Yudha Arfandi hingga saat ini masih terus diselidiki oleh pihak kepolisian.

Terbaru, polisi baru saja mengungkapkan adanya dua indikasi kebohongan yang dilontarkan oleh Yudha Arfandi.

Hal tersebut dibongkar oleh pihak polisi usai Yudha Arfandi menjalani serangkaian tes poligraf. 

Baca juga: Daddy Kangen Banget Nak Yudha Arfandi Tulis Surat dari Balik Jeruji Besi, Beri Pesan untuk Anak

Pengakuan itu dikatakan oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Ade Ary Syam Indradi, dikutip dari YouTube Cumicumi, Selasa (19/3/2024). 

"Penyidik telah melakukan pemeriksaan terhadap tersangka yang dilakukan oleh ahli poligraf beberapa waktu lalu." 

"Hasilnya sudah keluar, ada dua kebohongan yang didapat berdasarkan hasil pemeriksaan ahli poligraf," ucap K Kombes Ade Ary Syam Indradi. 

Terungkap pekerjaan asli tersangka kasus kematian Dante anak artis Tamara Tyasmara, Yudha Arfandi.
Terungkap pekerjaan asli tersangka kasus kematian Dante anak artis Tamara Tyasmara, Yudha Arfandi. (Kompas.com)

Berdasarkan hasil pemeriksaaan, Kombes Ade Ary juga berujar terdapat kebohongan soal history Yudha Arfandy membrowsing CCTV kolam renang.

"Tentang browsing CCTV kolam renang. Hasil pemeriksaan ahli poligraf menyatakan bahwa jawaban dari pertanyaan yang disampaikan ahli menunjukkan bahwa subjek yang diperiksa atau tersangka itu berbohong atau deception indicated," sambungnya. 

Tak hanya itu, kebohongan yang lain juga terdeksi terkait kekerasan fisik yang dilakukan Yudha Arfandi kepada Tamara Tyasmara.

"Kemudian hal yang kedua yang ditemukan berbohong tentang pertanyaan terkait kekerasan fisik terhadap saudari Tamara." 

"Dari pertanyaan yang disampaikan ahli, menunjukkan bahwa tersangka berbohong atau deception indicated," sambungnya.

Sumber: Tribun Seleb
Halaman 1/2
Tags:
Tamara TyasmaraCCTVDanteYudha Arfandi
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved