Berita Viral
Potret Lapangan IKN yang Bakal Dipakai untuk Upacara 17 Agustus, Tiang Bendera Setinggi 17 Meter
Pemerintah kini memastikan akan menggunakan lapangan di IKN untuk upacara 17 Agustus 2024 nanti.
Penulis: Candra Isriadhi
Editor: Candra Isriadhi
Diketahui Budi Harta Winata merupakan pengusaha sekaligus pemilik perusahaan konstruksi PT Artha Graha Mas Andalan.
Perusahaan tersebut berlokasi di Cikarang, Jawa barat.
Budi Harta Winata mengaku memberikan tiang tersebut kepada pemerintah sebagai wujud rasa kebanggan.
Tiang bendera tersebut dibuat oleh Budi Harta Winata beserta tim dalam kurun waktu 14 hari.
Budi Harta Winata membuat tiang tersebut dari bahan plate besi yang kokoh dengan lapisan cat anti luntur.
Saat ditanya total biaya untuk mengerjakan tiang tersebut, Budi Harta Winata tak mau membocorkannya.
Fasilitas air minum masuk IKN mulai 15 Juli 2024
Terpisah, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, air minum rencananya akan masuk kawasan IKN mulai 15 Juli 2024.
"15 Juli ini rencananya air minum sudah bisa masuk ke IKN. Nanti tanggal 19 (Juli) saya akan cek ke sana," ungkap Basuki, seperti dikutip Antara, Selasa (9/7/2024).
Basuki menyampaikan, sarana dan prasarana untuk upacara 17 Agustus di IKN berjalan sesuai dengan target yang ditentukan.
Misalnya, selesainya pembangunan Istana Presiden dan kantor-kantor Menteri Perekonomian yang terdiri dari empat tower.
Tidak hanya itu, beberapa perumahan untuk para menteri juga diharapkan dapat selesai pada bulan ini.
"Mudah-mudahan akan selesai Juli ini. Besok ini Pak Menteri Perhubungan (Budi Karya Sumadi) sudah di sana dengan Ibu, ngecek rumahnya," tuturnya.
Total 47 tower untuk tempat tinggal Aparatur Sipil Nasional (ASN) pun telah disiapkan, dengan 12 tower di antaranya berperabot, sehingga dapat dimanfaatkan oleh peserta upacara.
"Jadi intinya insyaallah prasarana untuk kesiapan 17 Agustus sudah siap," kata Basuki.
Sumber: Tribunnewsmaker.com
| Kecil-kecil Cabe Rawit! Sosok Zeline Putri Asal Pekalongan Lolos Finalis Putri Kebaya Indonesia 2026 |
|
|---|
| Pilu Curhat Ortu Korban Little Aresha Daycare Jogja, Anak Divonis Pneumonia, Trauma: Merasa Salah |
|
|---|
| Memanas, Iran Minta Blokade Selat Hormuz Dicabut, Trump Batalkan Utusan AS ke Pakistan: Telepon Kami |
|
|---|
| Sosok Rafid Pemilik Daycare Little Aresha, Tega Aniaya Anak-anak hingga Luka & Trauma, Lulusan UGM |
|
|---|
| Didemo Massa, Rudy Masud Janji Hidup Sederhana, Batal Beli Kursi Pijat Pakai Uang Rakyat: Saya Sadar |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Potret-Lapangan-di-IKN-yang-akan-dipakai-upacara-HUT-ke-79-RI.jpg)