Breaking News:

Kunci Jawaban

Jawaban Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi Guru Penggerak: Pak Dudidam Guru SMP Materi Iklan

Inilah jawaban dari soal Ruang Kolaborasi Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi, Pendidikan Guru Penggerak, skenario situasi Pak Dudidam Guru SMP.

Penulis: Dika Pradana
Editor: Dika Pradana
Kemendikbud
Jawaban dari soal Ruang Kolaborasi Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi, Pendidikan Guru Penggerak, skenario situasi Pak Dudidam Guru SMP. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah jawaban terakurat dari soal Ruang Kolaborasi Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi, Pendidikan Guru Penggerak.

Dalam soal Ruang Kolaborasi Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi Pendidikan Guru Penggerak ini, Anda akan menemukan skenario situasi Pak Dudidam Guru SMP.

Anda diminta untuk memahami kondisi yang sedang dialami oleh Pak Dudidam agar Anda bisa menyelesaikan tugas dalam Pendidikan Guru Penggerak.

Anda dapat mengerjakan soal tersebut dengan mengakses Platform Merdeka Mengajar.

Ketika dihadapkan dengan soal dalam Platform Merdeka Mengajar atau PMM, Anda perlu berpikir kritis.

Dengan berpikir kritis, Anda akan dengan mudah memberikan jawaban terbaik yang ada dalam pikiran Anda.

Jika Anda kesulitan dalam mengerjakan soal tersebut, simaklah penjelasan dalam artikel ini.

Baca juga: Apa saja Upaya Anda untuk Mempelajari Target Perilaku? Kunci Jawaban Modul 2 Merdeka Mengajar

Jawaban dari soal Ruang Kolaborasi Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi, Pendidikan Guru Penggerak, skenario situasi Pak Dudidam Guru SMP.
Jawaban dari soal Ruang Kolaborasi Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi, Pendidikan Guru Penggerak, skenario situasi Pak Dudidam Guru SMP. (Kemendikbud)

Artikel ini akan memberikan jawaban secara lengkap dan detail terkait pertanyaan tersebut.

Selain itu Anda juga bisa mengembangkan jawaban Anda sendiri sesuai dengan pola pikir Anda.

Dengan demikian, Anda tak akan kesulitan saat dihadapkan dengan soal tersebut.

Namun, alangkah baiknya Anda dapat mengerjakan soal tersebut secara mandiri terlebih dahulu.

Bacalah ulasan berikut ini hingga tuntas!

Baca juga: Jawaban Modul 3.3 Guru Penggerak, Pertanyaan Pemantik: Siapa yang Memegang Kendali Pembelajaran?

Jawaban dari soal Ruang Kolaborasi Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi, Pendidikan Guru Penggerak, skenario situasi Pak Dudidam Guru SMP.
Jawaban dari soal Ruang Kolaborasi Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi, Pendidikan Guru Penggerak, skenario situasi Pak Dudidam Guru SMP. ((Tribunsumsel.com))

MODUL 2.1 RUANG KOLABORASI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI 

SKENARIO PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI 
KELOMPOK 2 

Saeful Hadi 
SDS IT Prestasi Cendekia

Dapih Mahriza 
SMPN Satu Atap Cavangbungin

Sri Eka Rahmawati 
SDN Simpangan 03

Hidayanti N
SDN Bantarjaya 02

Baca juga: Analisislah 2 Iklan Saus Tomat Marincha! Jawaban Bahasa Indonesia Kelas 8 Hal 54 Kurikulum Merdeka

Jawaban dari soal Ruang Kolaborasi Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi, Pendidikan Guru Penggerak, skenario situasi Pak Dudidam Guru SMP.
Jawaban dari soal Ruang Kolaborasi Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi, Pendidikan Guru Penggerak, skenario situasi Pak Dudidam Guru SMP. (Edusiana)

SKENARIO SITUASI SMP

Pak Dudidam, seorang guru SMP, ingin mengajarkan murid-muridnya materi tentang iklan. Tujuan pembelajarannya adalah murid-murid dapat menangkap makna secara kontekstual terkait fungsi sosial, struktur teks, dan unsur kebahasaan dari iklan tentang produk dan jasa. Pak Dudidam lalu membuat skenario pembelajaran sbb: 

1. Diskusi Seluruh Kelas Di awal pembelajaran. Pak Dudidam melakukan diskusi untuk memperkenalkan murid pada topik tentang iklan dengan menggunakan beberapa 

Pertanyaan Pemandu seperti:

Apa yang membedakan antara iklan dengan bentuk tulisan lain?

Iklan apa yang benar-benar menarik untuk kalian? 

Apakah dibutuhkan biaya untuk membuat sebuah iklan? 

Jenis pekerjaan apa yang tersedia dalam periklanan?

2. Kerja Individu/Pasangan/Kelompok Kecil 

Setelah itu, Pak Dudidam meminta murid melakukan kegiatan Tulis - Berbagi dengan pasangan - Berbagi dengan pasangan lain.

Secara individu, murid akan diminta menulis tiga hingga lima iklan yang menarik bagi mereka. 

Mereka lalu berbagi apa yang dituliskan dengan satu teman lain (secara berpasangan). Saat berbagi, mereka boleh menambahkan pendapat. 

Setiap pasangan kemudian berbagi dengan pasangan lain. 

Setelah itu Pak Dudidam melakukan diskusi dengan seluruh Kelas. Ia akan menggunakan daftar iklan yang ditulis oleh masing-masing kelompok sebagai contoh, kemudian membahasnya dengan menekankan pada: Target audiens sasaran, pesan utama, mengapa beberapa iklan lebih efektif daripada yang lain. 

Pak Dudidam lalu memperjelas konsep dan istilah periklanan sesuai kebutuhan. 

Murid akan diminta untuk membentuk kelompok yang terdiri dari empat sampai lima orang untuk mendiskusikan kelebihan dan kekurangan berbagai jenis iklan. Setiap kelompok akan diberikan selembar kertas dan bekerja di meja mereka.

Setiap lembar kertas grafik memiliki T-Chart untuk menuliskan kelebihan dan kekurangan untuk jenis iklan tertentu (misalnya, radio, TV, Internet, cetak, billboard). 

Setiap kelompok akan melakukan brainstorming dan mencatat dua kelebihan dan dua kekurangan dari jenis iklan tertentu Dengan menggunakan isyarat yang diberikan guru, setiap kelompok kemudian pindah ke meja kelompok lain.

Mereka membaca masukan yang telah ditulis sebelumnya dan menambahkan dua kelebihan dan kekurangan lagi.

Terus berlanjut demikian, sampai setiap kelompok memiliki kesempatan untuk membahas semua jenis iklan. 

Jawaban dari soal Ruang Kolaborasi Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi, Pendidikan Guru Penggerak, skenario situasi Pak Dudidam Guru SMP.
Jawaban dari soal Ruang Kolaborasi Modul 2.1 Pembelajaran Berdiferensiasi, Pendidikan Guru Penggerak, skenario situasi Pak Dudidam Guru SMP. (Kemendikbud)

3. Kerja kelompok Kecil.

Murid akan diminta untuk membentuk kelompok yang terdiri dari empat sampai lima orang untuk mendiskusikan kelebihan dan kekurangan berbagai jenis iklan. 

Setiap kelompok akan diberikan selembar kertas dan bekerja di meja mereka. 

Setiap lembar kertas grafik memiliki T-Chart untuk menuliskan kelebihan dan kekurangan untuk jenis iklan tertentu (misalnya, radio, TV, Internet, cetak, billboard). 

Setiap kelompok akan melakukan brainstorming dan mencatat dua kelebihan dan dua kekurangan dari jenis iklan tertentu Dengan menggunakan isyarat yang diberikan guru, setiap kelompok kemudian pindah ke meja kelompok lain. 

Mereka membaca masukan yang telah ditulis sebelumnya dan menambahkan dua kelebihan dan kekurangan lagi.

Terus berlanjut demikian, sampai setiap kelompok memiliki kesempatan untuk membahas semua jenis iklan. 

4. Pak Dudidam lalu mengumpulkan kembali murid sebagai satu kelompok besar.

Ia lalu memfasilitasi diskusi yang diperlukan untuk memperjelas dan/atau memperluas pemahaman konsep seperti: target audiens, kejelasan pesan, dan penggunaan fitur kebahasaan dan desain seperti pemilihan judul, teks , gambar, dan format.

5. Pak Dudidam lalu memberikan tugas Individu. Ia membedakan penugasannya sesuai dengan kemampuan murid.

Tugas yang harus dikerjakan murid adalah: Membuat iklan yang secara efektif akan mempromosikan produk atau jasa atau acara, sesuai dengan yang dijelaskan dalam skenario yang diberikan

6. Pak Dudidam menetapkan skenario tugas yang berjenjang sesuai dengan pengetahuan dan pemahaman konsep murid-muridnya. Perbedaan skenarionya adalah:

Skenario 1 bersifat lebih konkret dan terstruktur dengan petunjuk langkah demi langkah dan mencakup semua informasi yang diperlukan untuk menyelesaikan tugas; 

Skenario 2 kurang terstruktur dan lebih terbuka dibandingkan Skenario 1; dan 

Skenario 3 bersifat konseptual dan terbuka dan membutuhkan riset. 

7. Pak Dudidam mendorong murid untuk memilih lokasi di kelas yang mendukung cara mereka belajar dengan baik, misalnya, sendirian di tempat yang tenang, dekat teman untuk memudahkan bertanya jika bingung, atau di area ruangan yang lebih ramai bersama murid -murid lain yang memungkinkan mereka untuk saling berbagi ide.

ANALISIS SKENARIO SMP

1. APAKAH KEBUTUHAN BELAJAR MURID YANG BERUSAHA DIPENUHI OLEH GURU TERSEBUT? 

Kebutuhan belajar murid yang berusaha dipenuhi oleh guru adalah

Kesiapan belajar murid 

Minat belajar murid 

Profil belajar murid 

2. BAGAIMANA CARA GURU TERSEBUT MENENTUKAN KEBUTUHAN BELAJAR MURIDNYA? 

Kesiapan Belajar
Pak Dudidam memberikan tugas individu dengan cara memberikan penugasannya sesuai dengan kemampuan murid. 

Pak Dudidam menetapkan skenario tugas yang berjenjang sesuai dengan pengetahuan dan pemahaman konsep murid-muridnya. 

Minat Belajar
Pak Dudidam meminta murid menulis 3-5 iklan yang menarik bagi mereka. 

Profil belajar murid:
Pak Dudidam mendorong murid untuk memilih lokasi di kelas yang mendukung cara mereka belajar dengan baik. 

3. STRATEGI PEMBELAJARAN BERDIFERENSIASI APA YANG DIGUNAKAN? 

Diferensiasi Konten: 

Menulis tiga hingga lima iklan yang menarik bagi mereka. 

Diferensiasi Proses:

Berbagi dan menambahkan pendapat Diskusi seluruh kelas, kerja individu, diskusi berpasangan, kerja kelompok kecil, mengumpulkan kembali pada kelompok besar. 

Diferensiasi Produk:

Memberikan tugas individu sesuai dengan kemampuan murid, menetapkan skenario tugas yang berjenjang sesuai dengan pengetahuan dan pemahaman konsep muridmuridnya. Diferensiasi Konten: 

4. BAGAIMANA GURU TERSEBUT MELAKUKAN PENILAIAN? 

Guru tersebut melakukan penilaian Asesment Of Learning 

Pak Dudidam melakukan penilaian formatif yang meliputi: Tes diagnostik kognitif dengan cara memberikan pertanyaan pemandu.

Penilaian selama proses diskusi (observasi) Penilaian produk yaitu membuat iklan Penilaian praktek dengan diberi lembar kerja kertas grafik yang memiliki T-Chart 

Dan penilaian Asesment As Learning

Penilaian antar teman yaitu membaca masukan dari teman kemudian menuliskan kelebihan dan kelemahan yang lain. 

Semoga artikel ini membantu!

Semoga beruntung!

Sumber: anyflip.com-Saeful Hadi

(TribunNewsmaker.com/Dika Pradana)

Tags:
kunci jawabanModul 2Guru PenggerakPak DudidamMerdeka Mengajar
Berita Terkait
AA

BERITA TERKINI

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved