Pilkada 2024
Menakar Kekuatan 4 Paslon di Pilkada Ende 2024, Djafar Achmad dan Emanuel Rede Bersaing Ketat
Menakar kekuatan dua pasangan calon (paslon) di Pilkada Kabupaten Ende 2024. Djafar Achmad dan Emanuel Rede bersaing ketat.
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Menakar kekuatan dua pasangan calon (paslon) di Pilkada Kabupaten Ende 2024. Djafar Achmad dan Emanuel Rede bersaing ketat.
Terkini, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur (NTT), menetapkan empat paslon bupati dan wakil bupati pada Pilkada Ende 2024.
Keempat paslon tersebut yakni Laurentius Gadi Djou-Damran Baleti, Erikos Emanuel Rede-Awaludin, Yosef Benediktus Badeoda-Dominikus Mere, dan Djafar Achmad-Yustinus Sani.
Baca juga: Profil Suhartina Kader Golkar, Gagal Jadi Calon Wakil Bupati Maros 2024, Terindikasi Positif Narkoba
Dari beberapa paslon tersebut, ada dua figur yang merupakan mantan bupati dan wakil bupati, yaitu Djafar Achmad, mantan Bupati Ende; dan Erikos Emanuel Rede selaku mantan wakil bupati.
Ketua KPU Ende Wilhelmus Hermanto Lose mengatakan, keempat paslon tersebut telah memenuhi syarat untuk ditetapkan sebagai pasangan calon pada Pilkada Ende 2024.
"Keputusan ini tertuang dalam keputusan KPU Kabupaten Ende nomor 1250 tahun 2024 tentang Penetapan Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupati Ende Pada Pemilihan Serentak Tahun 2024," ungkap Wilhelmus saat dihubungi, Senin (23/9/2024).
Wilhelmus menerangkan, paslon Laurentius Gadi Djou-Damran Baleti didukung partai Golkar, PKS, PAN, dan Hanura.
Sementara, Erikos Emanuel Rede-Awaludin didukung partai Nasdem, Gerindra, dan PSI.
Lalu, paslon Yosef Benediktus Badeoda-Dominikus Mere didukung Partai Demokrat, PDI Perjuangan, Ummat, Garuda, dan PPP.
Kemudian, Djafar Achmad-Yustinus Sani didukung lima partai, yakni PKB, Gelora, PBB, Buruh, dan Partai Persatuan Indonesia.
Wilhelmus menuturkan, tahapan selanjutnya akan dilaksanakan pengundian nomor urut calon pada Senin (23/9/2024) ini di Aula PSE Ende.
Maju di Pilkada Ende, Paket Deo-Do Usung Tagline Ende Baru
Berkas pendaftaran pasangan Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) Yosep Benediktus Badeoda dan Dominikus Minggu Mere dinyatakan lengkap oleh KPU Kabupaten Ende saat pendaftaran hari terakhir, Kamis, 29 Agustus 2024 sore.
Sebelum melakukan pendaftaran di KPU Ende guna mengikuti kontestasi Pilkada 2024, lima partai pengusung melakukan deklarasi dukungan terhadap pasangan Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) Yosep Benediktus Badeoda dan Domikus Mere atau dikenal dengan nama Paket Deo-Do yang dihadiri ribuan pendukung dan simpatisan.
Kelima partai pengusung pasangan Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) Yosep Benediktus Badeoda dan Domikus Mere atau dikenal dengan nama Paket Deo-Do yang mengusung tagline Ende Baru yakni Partai Demokrat, PDIP, PPP, Partai Garuda dan Partai Ummat.
Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup), Dominikus Mere saat konferensi pers usai pendaftaran di KPU Ende menjelaskan, tagline Ende Baru yang diusung paket Deo-Do melalui permenungan mendalam Yosep Benediktus Badeoda selaku Bakal Calon Bupati (Bacabup) Ende periode 2024-2029.
"Dengan pemikiran bahwa yang sudah dibuat itu bukan semuanya tidak baik, ada baik dan ada yang belum baik, Ende Baru itu sebetulnya berangkat dari falsafah atau paradigma berpikir bahwa untuk membangun Ende kita membutuhkan kolaborasi dengan berbagai pihak," jelas mantan Kadis Kesehatan Provinsi NTT ini.
Paradigma Ende Baru, lanjut Domi Mere, terutama cara pandang yang melibatkan seluruh komponen stakeholder yang ada di Kabupaten Ende termasuk para mosalaki agar mereka juga ikut memberikan kontribusi pikiran terhadap kebijakan pembanguan di Kabupaten Ende menuju kesejahteraan.
Tagline Ende Baru juga berarti Ende yang bebas dari sekat ras, suku dan agama. Pemimpin baru yang bebas dari persoalan lama di Kabupaten Ende yakni pemimpin baru yang bebas praktik KKN
Konsep dan pendekatan baru sebagai pemimpin pelayan yang mencari uang untuk membangun Ende yang lebih baik, lebih cerdas, lebih sehat, lebih adil dan lebih sejahtera.
Pemimpin pelayan sangat cocok dengan nama paket ini Deo-Do yang dalam bahasa latin artinya Tuhan saya memberi/melayani.
| Sosok 2 Pasang Kakak-Adik Sama-Sama Jadi Kepala Daerah di Sulawesi Selatan, Karier Politiknya Moncer |
|
|---|
| Rekam Jejak Constant Karma, Cawagub Baru Pasangan Benhur Tomi Mano, Gantikan Yeremias Bisai |
|
|---|
| Bupati Termuda di Jawa Barat Ini Punya Harta Kekayaan Rp1,4 Miliar di Usia 28 Tahun, Dulu Kerja Apa? |
|
|---|
| Harta Kekayaan Fahmi Muhammad Hanif, Bupati Purbalingga yang Tawari Vokalis Sukatani Jadi Guru Lagi |
|
|---|
| Breaking News! Putusan MK Pilkada Barito Utara, 2 TPS Ini Wajib Pemungutan Suara Ulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Menakar-kekuatan-dua-pasangan-calon-paslon-di-Pilkada-Kabupaten-Ende-2024.jpg)