Pilkada 2024
Elektabilitas Pilkada Sumedang 2024, Eni vs Dony vs Irwansyah vs Hendrik, Terjawab Cabup Terkuat
Hasil survei elektabilitas terbaru Pilkada Sumedang 2024. Eni Sumari vs Dony Ahmad Munir vs Irwansyah Putra vs Hendrik Kurniawan, siapa terkuat?
Editor: Eri Ariyanto
TRIBUNNEWSMAKER.COM - Inilah hasil survei elektabilitas terbaru Pilkada Sumedang 2024. Eni Sumari vs Dony Ahmad Munir vs Irwansyah Putra vs Hendrik Kurniawan, siapa terkuat?
Seperti diketahui, empat pasangan calon bupati dan wakil bupati Sumedang pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 mengeklaim mereka mendapatkan nomor urut sesuai keinginan.
Pengundian nomor urut tersebut dilakukan dalam rapat pleno yang diselenggarakan KPU Sumedang.
Baca juga: Elektabilitas Pilkada Kabupaten Bekasi 2024, Dani vs BN Holik vs Ade Kuswara, Terjawab Cabup Terkuat
Dalam hasilnya, nomor urut 1 diperoleh pasangan Eni Sumari dan Ridwan Solichin, yang diusung Partai Golkar dan PKS.
Kemudian nomor urut 2 didapat pasangan petahana Dony Ahmad Munir dan Fajar Aldila, yang didukung PPP, PAN, PKB, dan Gerindra.
Selanjutnya, pasangan Irwansyah Putra dan Mustikaningrat dari PDI Perjuangan mendapatkan nomor urut 3.
Terakhir nomor urut 4 diraih pasangan Hendrik Kurniawan dan Luky Djohari Soemawilaga dari jalur perseorangan.
Belum lama ini, Indikator Politik Indonesia merilis hasil survei tren elektabilitas empat pasangan calon bupati dan dan wakil bupati yang bakal bertarung di Pilkada Sumedang 2024. Rilis dilaksanakan pada Jumat (18/10/2024).
Hasil dari survei yang dilakukan pada periode 8-13 September 2024 menunjukkan bahwa Dony Ahmad Munir-Fajar Aldila unggul jauh dari pasangan-pasangan lainnya.
Pasangan calon nomor urut 2, Dony Ahmad Munir-Fajar Aldila, unggul dibandingkan tiga paslon lainnya dengan memperoleh 72,3 persen suara.
Pada urutan kedua ada pasangan cabup-cawabup nomor urut 3, Irwansyah Putra-Mustikaningrat dengan 8,3 persen.
Pasangan dari PDI Perjuangan itu disusul pasangan cabup-cawabup nomor urut 1, Eni Sumarni-Ridwan Solichin dengan memperoleh 7,3 persen.
Terakhir, pasangan cabup-cawabup independen atau nomor 4, Hendrik Kurniawan-Radya Anom Lucky Djohari Soemawilaga memperoleh 2,9 persen.
Sedangkan sebanyak 9,2 persen responden belum menjawab.
Hendro Prasetyo, Peneliti Utama Indikator mengatakan responden memilih pasangan Dony Ahmad Munir karena berbagai macam alasan di antaranya karena dianggap sudah ada bukti nyata hasil kerjanya, dan berpengalaman di pemerintahan.
"Dari semua alasan itu, sebanyak 72,3 responden memilih Dony-Fajar Aldila," kata Hendro dikutip TribunJabar.id dari YouTube Indokator Politik Indonesia, Jumat sore.
Selain itu, kata Hendro, sebanyak 8,3 responden memilih Irwasyah Putra karena kesamaan identitas kepartaian.
Kemudian, kata Hendro, alasan utama 7,3 responden memilih pasangan Eni Sumarni karena dianggap berpengalaman di pemerintahan setelah menjabat menjadi Anggota DPD, dan alasan responden memilih Hendrik Kurniawan karena alasan putra daerah.
Penyebab Elektabilitas Dony Ahmad Munir Sulit Disaingi
Dony Ahmad Munir bisa disebut sukses menjadikan Kabupaten Sumedang lebih maju dalam semua bidang.
Diketahui, Dony Ahmad Munir tumbuh dan besar di Partai Persatuan Pembangunan (PPP).
Baca juga: Kantongi Dukungan 10 Partai, Elektabilitas Andra Soni Masih Kalah Jauh dari Airin di Pilgub Banten
Terkini menjelang Pilkada Sumedang 2024, dinilai sulit untuk menggeser elektabilitas Dony Ahmad Munir. Paling tidak, demikianlah yang disampaikan pengamat politik.
Pengamat Komunikasi Politik Universitas Padjajaran (Unpad) Abdul Basith agak sulit menggeser elektabilitas Dony Ahmad Munir.
Sebab, berbagai lembaga survey menyebutkan hasil bahwa Dony tetap yang tertinggi potensi keterpilihannya sebagai Bupati Sumedang.
“Untuk sekarang ini, sulit menggeser nama Dony Ahmad Munir dari posisi teratas," kata Abdul Basith kepada Tribun, Kamis (8/8/2024) melalui sambungan telepon.
Abdul Basith mengungkapkan empat alasan mengapa elektabilitas incumbent Dony Ahmad Munir "pageuh":
1. Merubah Wajah Sumedang
Selama kepemimpinan Dony Ahmad Munir pada 2018-2023, wajah Kabupaten Sumedang bersolek. Kini lebih cantik penampilannya dan unggul dalam banyak hal.
Jika sebelumnya hanya unggul di beberapa bidang, seperti kebudayaan, kini dalam penyelenggaraan pemerinatah pun Kabupaten Sumedang unggul bahkan di tingkat nasional.
“Banyak inovasi yang lahir di masa kepemimpinan Dony ini, dan kita bisa lihat bagaimana kini SPBE (siten pemerintahan berbasis elektronik) Kabupaten Sumedang ada di tingkat pertama secara nasional, sebelumnya belum pernah,” kata Abdul Basith.
Inovasi Dony Ahmad Munir dalam menerapkan digitalisasi dalam sistem pemerintahan bahkan sampai direplikasi oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah lain. Dan replikasi itu merupakan pengakuan kemajuan Kabupaten Sumedang.
2. Menyedot Banyak Perhatian
Dony Ahmad Munir dipanggil oleh Presiden RI Joko Widodo untuk membahas keberhasilan Kabupaten Sumedang dalam penanganan stunting dan SPBE. Kemudian Jokowi memerintahkan Dony untuk berkeliling ke kabupaten/kota di Indonesia, membantu pengentasan stunting agar seperti di Sumedang.
Hal ini menjadikan Dony menjadi sosok yang mampu menyedot perhatian banyak pihak untuk memperhitungkan Kabupaten Sumedang. Sebab, ternyata penanganan stunting dengan data berbasis digital bisa dioptimalkan.
“Kalangan pemerintah pusat, bahkan istana sudah melihat bagaimana perkembangan Sumedang,” kata Badul Basith.
3. Infrastruktur Mantap
Abdul Basith menilai dari segi pembangunan infrastruktur di Sumedang, banyak yang sudah dilakukan di masa kepemimpinan Dony Ahmad Munir.
Jika dibandingkan dengan kondisi Sumedang sebelum dipimpin Dony, perubahan sangat terasa. Banyak infrastruktur dalam kondisi mantap.
“Inilah yang akan membuat keterpilihan Dony terus terjaga karena ada yang terasa oleh warganya saat dipimpin Dony,” katanya.
4. Tokoh Penting Partai di Tingkat Pusat
Dony adalah salah satu Ketua DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Posisi yang strategis karena dia berada di tengah-tengah elit nasional. Daya tawarnya sebagai calon kepada daerah sangat tinggi.
Dia juga terlibat dalam desk Pilkada yang pernah diembannya di partai berlambang kabah tersebut.
“Dony ini menjadi sosok penting di partainya dan sudah diakui oleh partai lainnya,” kata Abdul Basith.
| Sosok 2 Pasang Kakak-Adik Sama-Sama Jadi Kepala Daerah di Sulawesi Selatan, Karier Politiknya Moncer |
|
|---|
| Rekam Jejak Constant Karma, Cawagub Baru Pasangan Benhur Tomi Mano, Gantikan Yeremias Bisai |
|
|---|
| Bupati Termuda di Jawa Barat Ini Punya Harta Kekayaan Rp1,4 Miliar di Usia 28 Tahun, Dulu Kerja Apa? |
|
|---|
| Harta Kekayaan Fahmi Muhammad Hanif, Bupati Purbalingga yang Tawari Vokalis Sukatani Jadi Guru Lagi |
|
|---|
| Breaking News! Putusan MK Pilkada Barito Utara, 2 TPS Ini Wajib Pemungutan Suara Ulang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/newsmaker/foto/bank/originals/Hasil-survei-elektabilitas-terbaru-Pilkada-Sumedang-2024.jpg)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.