Breaking News:

Pilkada 2024

Profil Sudewo Bupati Terpilih Pilkada Pati 2024, Ada 3 Poin Penting di Program 100 Hari Pertamanya

Profil Sudewo kini menjadi bupati terpilih di Pilkada Pati 2024, cek program 100 hari pertamanya.

Editor: Delta Lidina
Newsmaker Kolase/IG@sudewoofficial
Profil Sudewo kini menjadi bupati terpilih di Pilkada Pati 2024, cek program 100 hari pertamanya. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Sosok Sudewo kini menjadi bupati terpilih di Pilkada Pati 2024.

Sudewo menggandeng sosok Risma Ardhi Chandra sebagai wakilnya.

Pasangan Sudewo-Risma Ardhi Chandra berhasil memperoleh 53.53 persen suara sah.

Angka ini mengalahkan dua pesaingnya di Pilkada Pati 2024, yakni Wahyu Indriyanto-Suharyono yang mendapatkan 42.77 persen.

Sementara itu Budiono-Novi Eko Yulianto mendapatkan 3.69 persen.

Atas keunggulannya ini, Sudewo sudah menggelar syukuran di kediamnnya, di Desa Slungkep, Kecamatan Kayen, dipadati ribuan orang, Kamis (28/11/2024).

Pasangan Calon (Paslon) Sudewo-Chandra menggelar tasyakuran karena mereka mengklaim telah unggul dari dua Paslon lain dalam real count yang dilakukan tim mereka.

Sudewo mengatakan, berdasarkan hasil penghitungan suara riil yang mereka lakukan, pihaknya berhasil mengantongi sekira 54 persen suara.

"Kami sudah real count, hasilnya 54 koma sekian persen, dengan suara 410 ribu sekian," kata Sudewo.

Profil Sudewo

Sudewo merupakan politikus dari fraksi Gerindra.

Dirinya lahir di Pati, Jawa Tengah pada 11 Oktober 1968 dan saat ini berusia 56 tahun.

Ia pernah menjabat sebagai anggota DPR-RI selama periode yaitu 2009-2013 dan 2019-2024.

Ia merupakan anggota DPR RI dapil pemilihan Jawa Tengah III, meliputi 

Kabupaten Grobogan, Kabupaten Blora, Kabupaten Rembang, dan Kabupaten Pati. 

Riwayat Pendidikan:

- Lulus SMA Negeri 1 Pati (1988)
- Lulus S-1 Teknik Sipil, Universitas Sebelas Maret (1993)
- Lulus S-2 Teknik Pembangunan, Universitas Diponegoro (2001)

Program 100 Hari Pertamanya

Bantuan pendidikan untuk masyarakat rentan, optimalisasi agroindustri, hingga penanggulangan bencana banjir bakal menjadi program prioritas Sudewo dan Risma Ardhi Chandra dalam 100 hari pertama masa kepemimpinan mereka.

Sudewo-Chandra merupakan Bupati dan Wakil Bupati Pati terpilih pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 lalu.

Saat ini mereka masih mematangkan rencana kerja sembari menunggu pelantikan yang dijadwalkan Maret mendatang.

Sudewo mengatakan, di sektor pendidikan, pihaknya bakal mengoptimalkan peran Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya melalui program Tanggungjawab Sosial dan Lingkungan Perusahaan (TJSL) atau Corporate Social Responsibility (CSR).

Sudewo-Risma Ardhi Chandra di Pilkada Pati 2024
Sudewo-Risma Ardhi Chandra di Pilkada Pati 2024 (TribunJateng/Mazka Hauzan Naufal)

“(BUMN) baik yang ada di provinsi maupun pusat agar memberikan perhatian pada masyarakat yang tergolong ekonomi lemah namun punya prestasi tinggi,” ujar Sudewo saat diwawancarai TribunJateng di kediamannya, Desa Slungkep, Kecamatan Kayen, Pati, Minggu (5/1/2025).

Politisi Gerindra ini mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pertamina agar bisa memfasilitasi pendidikan gratis bagi anak-anak berprestasi yang kondisi perekonomiannya lemah.

Selanjutnya, dalam 100 hari pertama masa kerjanya, Sudewo juga bakal mengoptimalkan potensi agroindustri di Kabupaten Pati.

“Ada juga program agroindustri di Gunungwungkal dan Gembong yang sudah kami survei untuk kami eksplorasi agar bisa melakukan pemasaran lebih luas, baik skala nasional maupun internasional,” kata dia.

Sektor perikanan pun tak luput dari perhatian Sudewo

Dia mengatakan, relasinya dari Jakarta menjadi calon pembeli yang akan memasarkan produk perikanan di Pati, khususnya ikan nila, ke sektor industri.

“Beberapa kawan sudah datang ke Kecamatan Tayu untuk masalah pemasaran ikan nila. 

Desa Tunggulsari dan beberapa desa lain sudah didatangi calon pembeli dari Jakarta. 

Ikan nila dari sana akan dipasarkan ke industri-industri. Ini termasuk gebrakan 100 hari kerja,” jelas Sudewo.

Tak lupa, dirinya juga memasukkan program penanganan banjir. 

Terlebih, masa awal kepemimpinannya nanti masih merupakan puncak musim penghujan. Risiko banjir pun mengintai.

“Karena masih pada masa banjir, saatnya menangani banjir. Pada masa menunggu pelantikan, kami konsolidasikan perencanaan lebih matang untuk mengatasi banjir. 

Misalnya di Kayen, Jakenan, dan Pati Kota, terutama masalah sistem drainasenya,” tandas dia.

Jadwal Pelantikan Kepala Daerah

Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan akan mengadakan rapat bersama Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) terkait jadwal pelantikan kepala daerah hasil Pilkada 2024.

Pelantikan ini rencananya digelar pada Februari 2025, namun Mahkamah Konstitusi (MK) masih memproses sengketa hasil Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada).

Menurut Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, jadwal pelantikan masih akan dibahas bersama Presiden Prabowo dalam waktu dekat.

"(Jadwal pelantikan) akan dirapatkan dengan Bapak Presiden," kata Bima kepada media, Senin (6/1/2025).

Ia menambahkan, Kemendagri juga akan berkonsultasi dengan MK untuk memastikan jadwal tersebut.

Pelantikan gubernur dan wakil gubernur terpilih rencananya akan dilakukan pada 7 Februari 2025, sementara pelantikan bupati, wakil bupati, wali kota, dan wakil wali kota dijadwalkan pada 10 Februari 2025.

Namun, proses perselisihan hasil pemilu di MK yang dijadwalkan selesai paling lambat 13 Maret 2025 dapat memengaruhi jadwal ini.

Proses Sengketa di MK

Tercatat, ada 284 gugatan terkait hasil Pilkada 2024 yang diajukan ke MK. Pemerintah menghormati proses hukum yang sedang berlangsung.

“Ada daerah yang tidak mengalami gugatan, tetapi banyak juga yang harus melalui proses di MK. Jadi, kita harus menunggu hasil akhirnya untuk menjamin keserentakan pelantikan,” jelas Bima.

Sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2024, pelantikan kepala daerah terpilih dilakukan secara serentak.

Namun, dengan adanya proses sengketa, jadwal tersebut kemungkinan akan disesuaikan.

Kemendagri berencana mengatur jadwal baru dalam waktu dekat untuk memastikan pelaksanaan pelantikan berjalan lancar.

Selain menentukan jadwal pelantikan, Kemendagri juga mengimbau pemerintah daerah untuk menyiapkan anggaran terkait kemungkinan pelaksanaan Pilkada ulang, terutama di daerah yang menghadapi sengketa. 

Langkah ini penting untuk mengantisipasi jika hasil sengketa memutuskan perlunya pemungutan suara ulang. (TribunNewsmaker | TribunJateng/Like/Mazka Hauzan Naufal)

Sumber: Tribun Jateng
Tags:
SudewoPilkada Pati 2024
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved