Breaking News:

Merdeka Belajar Akan Diganti Aplikasi Rumah Pendidikan, Kemendikdasmen Rombak Sistem, Apa Fungsinya?

Merdeka Belajar akan diganti aplikasi Rumah Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) rombak sistem lagi.

Tayang:
Editor: Candra Isriadhi
Repro/Kompas TV dan DOK. Tangkapan layar Rumah Pendidikan
RUMAH PENDIDIKAN - Ilustrasi logo aplikasi Rumah Pendidikan yang diunduh dari Repro/Kompas TV dan tangkapan layar Rumah Pendidikan pada Kamis (30/1/2025). Aplikasi Rumah Pendidikan digadang akan menggantikan Merdeka Mengajar. 

TRIBUNNEWSMAKER.COM - Merdeka Belajar akan diganti aplikasi Rumah Pendidikan, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) rombak sistem lagi.

Kemendiksamen diketahui baru saja meluncurkan aplikasi Rumah Pendidikan.

Aplikasi Rumah Pendidikan merupakan layanan digital terintegrasi dukungan transformasi sistem pendidikan hingga 2029.

Adapun versi Beta (awal) Super Aplikasi Rumah Pendidikan dapat diakses melalui laman rumah.pendidikan.go.id atau diunduh melalui aplikasi Android Play Store.

Sempat ramai, apakah Rumah Pendidikan gantinya program Merdeka Mengajar?

Rumah Pendidikan bukan menggantikan secara langsung layanan digital yang pernah dibangun.

Kemendikdasmen menyebut, aplikasi ini mempersatukan berbagai layanan agar lebih mudah diakses dan tidak ada platform yang dibangun yang tumpang tindih ke depannya.

Baca juga: Wacana Libur Sekolah Satu Bulan saat Ramadan Apakah Akan Terwujud? Ini Kata Menteri Agama Nasaruddin

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu'ti, menyatakan bahwa transformasi digital bukan hanya soal teknologi. Tetapi juga soal menciptakan ekosistem pendidikan yang lebih inklusif, efisien, dan memudahkan untuk mendorong kemajuan pendidikan Indonesia.

“Dengan semangat bergerak cepat, bekerja cepat, Alhamdulillah Rumah Pendidikan ini bisa kita luncurkan bersama-sama dan bisa menjadi bagian dari layanan pendidikan yang mudah-mudahan bermanfaat untuk meningkatkan kualitas pendidikan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujar Mendikdasmen di Kantor Pusdatin, Tangerang Selatan, Banten, Selasa (21/1/2025), dilansir dari laman Kemendikdasmen.

RUMAH PENDIDIKAN - Tampilan aplikasi Rumah Pendidikan yang diunduh dari tangkapan layar aplikasi Rumah Pendidikan pada Kamis (30/1/2025). Aplikasi Rumah Pendidan digadang menjadi pengganti Merdeka Mengajar.
RUMAH PENDIDIKAN - Tampilan aplikasi Rumah Pendidikan yang diunduh dari tangkapan layar aplikasi Rumah Pendidikan pada Kamis (30/1/2025). Aplikasi Rumah Pendidan digadang menjadi pengganti Merdeka Mengajar. (DOK. Tangkapan layar Rumah Pendidikan)

Rumah Pendidikan ini terang Menteri Mu'ti adalah nama baru yang diambil dari budaya yang sedang Kemendikdasmen yakni menjadikan kementerian sebagai Rumah Pendidikan dengan layanan publik yang RAMAH.

RAMAH adalah akronim dari Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis.

Baca juga: Libur Panjang Isra Mikraj dan Tahun Baru Imlek 2025, Umbul Pelem Klaten Diserbu Ribuan Pengunjung

Menteri Mu’ti mengungkapkan, bahwa transformasi digital adalah sebuah keniscayaan yang harus dihadapi dan dilalui dengan adaptasi. Ia berharap digitalisasi bisa membawa banyak manfaat.

Menurutnya, teknologi memiliki dua sisi, yang pertama mempermudah akses dalam melakukan kegiatan pendidikan berbasis data.

Sementara di sisi lain juga bisa menimbulkan persoalan jika datanya tidak digunakan secara bertanggung jawab.

8 fitur lengkap Rumah Pendidikan

RUMAH PENDIDIKAN - Ilustrasi logo aplikasi Rumah Pendidikan yang diunduh dari Repro/Kompas TV pada Kamis (30/1/2025). Aplikasi Rumah Pendidikan digadang akan menggantikan Merdeka Mengajar.
RUMAH PENDIDIKAN - Ilustrasi logo aplikasi Rumah Pendidikan yang diunduh dari Repro/Kompas TV pada Kamis (30/1/2025). Aplikasi Rumah Pendidikan digadang akan menggantikan Merdeka Mengajar. (Repro/Kompas TV)
Halaman 1/2
Tags:
Merdeka MengajarpendidikanKemendikdasmen
Rekomendasi untuk Anda

BERITA TERKINI

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved